Suamiku Presdir Kejam

Suamiku Presdir Kejam
Manja


__ADS_3

**Happy Reading



🌺 Vote**


🌺 Like


**🌺 **Saran****


" Nyonya muda ! nyonya ! Tuan Rendra menyuruh anda turun ." Nyung menerakkan kaki shiera yang masih terbalut dengan selimut putih .


Apa benar wanita ini putri orang kaya ? tidurnya saja tengkurap seperti orang mati .Tidak terlihat elegan ,sama sekali tidak .


Shiera masih menengelamkan wajahnya dibantal dan masih bermain indah di alam mimpinya .


KRINGGGGg...


Suara telfon dimeja lampu kamar shiera berbunyi membuat kebisingan ditelinga Shiera ,dia merengek rengek kesal meskipun dia tersadar kalau ada orang lain dikamarnya .


" Angkat !" Rengek shiera dan menyuruh Nyung untuk menhentikan bunyi bising itu .


Nyung mengambil gagang telfon itu ,mendengarkan aba aba dari dalam sana .


" Kalau kau tidak membuatnya turun dalam sepuluh menit maka kau akan berpindah tugas menjadi pawang singaku " Suara mengelegar itu membuat nyung merinding .


Dia tidak bisa membayangkan kalau dia menjadi pawang singa peliharaan Rendra .


" Tidak mungkin tuan rendra punya singa " desis nyung menyangkal perkataan majikannya .


" Rendra punya empat singa dan semuanya sangat gemuk gemuk " Shiera spontan membalas kata kata Nyung yang tidak percaya dengan ucapan suaminya .


" Apa kau menakutiku nyonya ?" Nyung masih belum percaya dan mengoyang goyangkan tubuh shiera .


Shiera risih dan menutupi wajahnya dengan selimut .


" Terserah ,tapi aku pernah dengar singa singa Rendra sangat lucu " balas shiera dengan suara serak khas bangun tidurnya .


 


*Kalau lucu tidak apa apa nyung ,anggap saja mereka kucing besar yang imut* .


 


katanya dalam hati ,tapi dia membayangkan lagi kalau hewan itu sedang bermain cakar cakaran dengannya layaknya kucing yang dia bayangkan membuatnya merinding .


" Nyonya ayo bangun !aku ridak mau menjadi pawang singa ,aku belum menikah ." Teriaknya terus menarik selimut shiera ,menyeret kaki shiera hingga tubuhnya ikut terbawa dan terjatuh dari kasur .

__ADS_1


" baik aku akan bangun .Tapi aku perlu mandi dulu dan aku ingin bilang kalau aku mandi sekitar tiga puluh menitan ,jadi kalau terlambat maaf aku tidak bisa membantu ." Shiera membuat pelayan nya takut mendengar penuturanya.


" Nyonya kau wanita yang samgat bijak sana ,aku tau kau tidak kejam seoerti tuan rendra " Nyung berlutut dikaki shiera ,kini pipihnya sudah basah dengan air matanya yang shiera tidak menyangka akan mengalir begitu cepat .


" Kau bilang Suamiku kejam ?" Shiera mengangkat dagu nyung ,sorot matanya begitu ingin menghakimi nyung .


Aduh nyung kamu bosoh sekali .kamu malah menjelekkan Tuan Rendra didepan istrinya .


" Tidak nyonya ,maksud saya tidak begitu " elaknya masih berlutut .


Shiera berdiri dan memandangi nyung yang masih tertunduk .


" Pergi ! aku suka kau memaki orang gila itu ."


Perkataan shiera diluar kendali dan bayangan Nyung ,benar benar aneh mendengar seorang istri senang kalau ada orang yang mengumpat suaminya .Nyung pergi meninggalkan kamar shiera ,dia tersadar kalau pasangan itu sangat serasi .


🌻🌻🌻


" Dimana istriku? kenapa kalian sangat bodoh tidak bisa membawannya mengahadapku " Teriaknya pada dua pelayang yaitu Enty dan Nyung .


Lagi lagi mereka disalahkan atas pertengkaran kekanak kanakan rumah tangga majikan mereka .


" Nyonya muda bilang kalau dia akan turun setelah selesai mandi " Jawab nyung dengan nada pelan .


" Aku bilang sepuluh menit .Apa kau lebih suka menjadi pawang singa ku "


" Maaf Tuan ,tapi nyonya bilang kalau dia ingin waktu yang lama agar bisa berdandan cantik untuk tuan ."


Rendra tersipu dengan ucapan pelayannya dan menganggap itu kebenaran sesungguhnya .Hatinya mendadak luluh dan menantikan ucapan itu benar apa adanya .


Jadi istriku mau berdandan cantik untukku .Tapi dia akan seperti apa ya ? apa akan memakai gaun seperti malaikat ,atau akan menjadi wanita yang terlihat seksi .Tapi awas saja kalau dia memakai baju seksi ,aku akan langsung mengurungnya agar dia tidak memeprlihatkan pada orang lain .


Bayang bayangan dikepala Rendra mulai bermunculan membuat dia senyum senyum sendiri .


" Ada apa dengan Tuan ?" bisik nyung pada Enty yang ada disebelahnya .


" Tuan bahagia mendengar ucapan nyonya yang disampaikan padamu ."


Perasaan nyung sekarang tidak enak saat menyadari ucapan palsunya sangat berdampak besar untuk Rendra .Dia mulai takut kalau yang dia katakan tadi akan lebih membahayakan dirinya kalau takdir tidak bekerja sama dengannya .


" Enty kalau aku bilang itu bohong apa yang akan terjadi ?" bisiknya lagi pada enty .


Enty melihat wajah nyung dengan tersenyum ." Mati " cetusnya .


Nyonya kali ini tolong selamatkan aku .Aku belum menikahi pria kaya ,aku tidak mau mati sia sia .


Nyung menanti sosok yang dia tunggu hadir ,dia terus melihat kearah tangga apakah orang itu sudah terlihat atau tidak .

__ADS_1


🌻🌻🌻


Masih sepagi ini namun dia sudah berada dimeja kerjanya dengan segala berkas yang belum terselesaikan yang membuat batinnya tersiksa .Tangannya memegang pensil untuk segera mengambar sesuatu diatas kertas yang ada diatas mejanya .


" kenapa otakku tidak bekerja .Ayolah pikirkan bagaimana cara mendesainnya " Ucap kalisa yang mengomeli kertas dan pensil yang telah dia pegang .


Arian diam diam memperhatikan kalisa yang sedang tidak fokus dari cela kecil pintu.Dia tertawa melihat tingkah lucu gadis itu ,membuat itu sebagai hiburan hatinya dipagi hari .


" Itu karna otakmu ada ditanganku sekarang " Kalisa melihat Arian sudah berdiri dihadapannya .


Arian mengepal tangannya seperti sedang mengenggam sesuatu .


" Maksudmu selama ini aku hidup tanpa otak .Dan otakku berada ditanganmu itu ?" Kalisa marah ,dan memgapa sepagi ini sudah ada yang membuatnya kehilangan semangat pagi .


*Dia marah ? Tempramennya sama dengan kakaknya ,memang benar kalau keturunan liu semuanya pemarah* . Arian gemas dengan wajah yang kesal itu .


" Kau ini memang gadis pemarah .Apa.keluarga liu selama ini tidak punya lemari es untuk menyejukkan pikiran kalian ."


Arian membungkukkan badannya ,lalu memegang tangan kalisa .menuntun tangan gadis itu mengambar dengan perlahan .


pipih kalisa memerah saat wajah Arian sangat dekat dengan mukanya .Apalagi tangannya sedang dipegang oleh pria itu sungguh tidak dapat dia utarakan lagi .


" Kau malu ?" bisik Arian ditelinga kalisa


" Tidak !" bantah kalisa yang sebenarnya sangat jauh dari kata malu .


Mendengar suara arian yang benra benar sangat keras ditelinganya ,ditambah lagi nafas pria itu terdengar jelas ditelinganya membuat dia sangat benar benar malu .


" Apa mau kucium lagi ?" bisik Rendra ditelinga shiera .


Shiera terperanjat mendengarnya refleks mendongkakkan kepalanya hingga mengenai dagu arian .pria itu terjatuh dengan cepat ,menahan sakit perih yang dia rasakan sekarang .


" Kau mesum kurang ajar .mau aku hajar ?" bentak kalisa dan tidak membantu arian meski dia melihat pria itu berada dilantai sekarang .


" Aku hanya menawarkan .Aku juga tidak memaksa ." gumel arian dan bangkit berdiri .


" Kau mau ...."


Kalisa kesal dan ingin memukul wajah pria itu ,dan tidak sengaja tersandung oleh sepatunya tersendiri .Arian menangkap tubuh kalisa dan memelukknya .Kalisa kaku dengan jarak yang sangat dekat antara mereka ,dia tidak tau harus mengatakan apa .Dia berusaha untuk menghindar namun dengan sigap arian malah mempererat pelukannya .


" Mau kucium tidak ?" Wajah mereka begitu dekat ,dan senang bagi arian bisa menjahili gadis pemarah seperti kalisa .


" KAU!" pekik kalisa dengan detak jantungnya yang kencang .


***Saling menghargai itu sangat indah loh 😊


Dengan Like dan Vote bisa membuat penulis bersemangat .Apa lagi dengan saran dan masukan kalian bisa menambah ilmu tersendiri dalam referensi cerita.

__ADS_1


Next episode ya 🙏🙏***


__ADS_2