
***Semoga yang membaca terus di berikan kesehatan 😍😍
Terimakasih atas dukungan kalian semua, karna membuat saya bersemangat 😎😎😎
Kuyy lanjut 👇👇👇***
Shiera dengan terpaksanya mau menemani rendra untuk jallan jalan,perasaannya masih belum bisa menyesuaikan dirinya. Ini pertama kali dia bisa jalan berdua dengan suaminya.
" jangan senang dulu, anggap saja aku berbaik hati mengajakmu jalan jalan. sebenarnya aku malas mengajakmu diluaran begini, kamu tau kamu tidak cukup cantik. Jadi jangan besar kepala ya "
Rendra masih dengan prinsipnya yang sombong, dia masih belum mau mengakui bahwa dia sebenarnya sangat senang bisa berjalan santai dengan shiera.
Taman yang indah itu tidak jauh dari rumah mereka, segar dengan banyak pohon hijau yang tubuh dan ada bunga yang mampu menyegarkan mata yang berada di sana.
Ada di taman di siang hari, tidak pernah terbayangkan oleh shiera. Karna tadi mereka sudah menghabiskan pagi hari dengan perdebatan yang tidak tau entah kemana tujuannya.
Sinar matahari menyentuh tubuh mereka, menyapa wajah shiera dengan sirarnya yang memancar terang. Tapi tidak cukup panas dari hatinya yang sangat memanas tadinya karna ulah suaminya.
Diam diam rendra melirik kearah wajah istrinya yang menawan, terkena paparan sinar matahari .Sambil berjalan mengelililingi sedikit area taman itu, sangat asik baginya memerhatikan aura istrinya jika sudah berinteraksi dengan alam lingungan.
pandangan mereka kini tertuju kearah anak kecil yang tengah bermain air didanau, gadis imut itu sangat senangnya memercikkan air dengan tangan kecilnya hingga tak sengaja mengenai baju shiera.
Entah apa yang mendorong hati suaminya, hingga tampa dia duga langsung menhampiri anak itu.
" Cantik sini agak menjauh,Danau ini dalam sayang, sini dekat paman !.
Rendra mengulurkan tangannya kearah anak itu, hingga anak itu dengan polosnya mengahampiri rendra dan memeluknya.
" paman, apa kamu mau temani aku bermain air. ini sangat seru paman, mau ya? "
Gadis kecil dengan wajah memelas kepada rendra agar mau dengan ajakannya. Rendra dengan senangnya mengendong nya dan menuju lagi kerah pinggir danau.
Shiera tanpa dia sadari juga tertawa bahagia melihat rendra ikut bermain memercikkan air satu sama lain. Dia tidak menduga rendra yang angkuh dengan repitasinya bisa bertingkah seperti anak kecil yang bermain air dan berlari lari mengejar gadis kecil yang baru dia temui.
Si brengsek ini, ternyata punya sisi lembut juga ya. Hahaha
" kakak ayo sini! main sama aku dan paman "
gadis kecil itu mencoba meraih tangan shiera yang tadi menjarak dari mereka.
" gadis cantik, jangan panggil dia kakak ya. karna dia istri paman, panggil dia bibi ok! "
Si kampret ini masih tidak terima dia lebih tua dari usianya. Suruh aku di panggil bibi, kalau kamu yang tua ya kamu saja jangan ngajak ngajak.
" Okey paman, aku akan menurut. "
gadis itu kembali menarik tangan shiera, membuatnya dekat dengan rendra suaminya.
" shiera kamu jangan cemburu ya sama gadis kecil cantik ini "
Rendra dengan angkuhnya lagi menatap shiera, humornya benar benar membuat shiera bergudik kesal.
" Rendra kamu bisa tidak jangan buat ulah disini "
shiera melipat kedua tangannya, sedangkan gadil kecil itu entah di posisi apa dia sebenarnya, berdiri diantara shiera dan rendra yang sebenarnya sedang berdebat kecil.
" paman, kamu jangan buat bibi cantik ini marah. Nanti dia tidak mau bermain denga. kita. "
Dia menatap rendra yang sangat jauh tinggi darinya, hingga rendra akhirnya mengending tubuh munggilnya.
" gadis cantik, kamu tau bibi ini kesal karna kamu jauh lebih cantik darinya. "
" Uhhh rendra "
shiera menghentak hentak kan kainya jaran dia tidak bisa lagi tuk berkata kata.
" Bibi jangan marah dong, mia tidak akan rebut paman kok. Jangan pukul paman ya "
katanya menyebut namanya dan memeluk rendra dengan manja.
__ADS_1
" iya mia cantik, bibi itu emosinya sangat aneh. paman selalu sabar kok "
Entah apa yang dikatakan rendra mencoba membalikkan fakta Sifatnya pada shiera.
" paman belikan aku aice cream ya! "
Mia gadis kecil itu memeluk lagi rendra, dengan manjanya membujuk rendra menuruti keinginan nya.
" iya mia sayang, paman akan belikkan karna mia cantik "
Hebat banget ya ini bocah, bisa bujuk ini setan penuhi kemauannya. Padahal biasanya aku mau gimana pun pasti tidak bisa me. bujuknya. Aku harus belajar banyak dari bocah ini.
" tapi kita main lagi dulu ya "
Rendra menunjuk lagi kearah tempat mereka tadi.
" ayo shiera "
Rendra mengulurkan tangannya pada shiera yang diam membisu.
" lupa umur ahh, udah tua tau "
shiera sama sekali tidak menghiraukan ajakan uluran tangan suaminya dan mencoba untuk pergi.
" ohhhh berani pergi emmm "
Rendra hanya mengancam shiera dengan ekspresi matanya yang di buatnya melotot. Dan kini shiera harus mematuhi suaminya lagi.
Kini dia memegang tangan suaminya dan berjalan mengitari danau sambil berlari lari kecil mengejar satu dengan yang lain.
Rendra dengan senangnya mengejar mia si gadis kecil yang dari tadi berembunyi di balik tubuh shiera, hingga tidak sengaja dirinya malah memeluk tubuh shiera hingga membuat sang istri malu.
" Cieee paman peluk peluk bibi cantik "
mia kecil membuat jarinya menunjuk nunjuk jari kecilnya, membuat shiera dan rendra malu dengan dirinya yang hanya anak kecil.
Ya ampun rendra, kamu memang sangat hebat membalikkan fakta.
" Bibi tenang saja, mia ngak akan ambil paman .Paman itu kan milik bibi seorang. "
" mia sayang, kalau kamu mau paman. Ambil saja! sekalian ikat pakai tali biar ngak lari. "
Shiera melirik kerah rendra, mencoba membalas kata kata rendra yang menyudutkannya.
" Mia lihat kan, bibi itu tidak sayang pada paman. Mia yang sayang sama paman, mia mau kan peluk paman?"
Rendra kini membuat dirinya bersimpuh berharap mia memeluknya.
" Mia ngak mau paman! mia ngak mau jadi perusak hubungan paman dengan bibi. Mia lihat di TV itu perbuatan jahat. "
Ampun deh, korban sinetron dari kecil.
" tapi mia, bibi itu jahat.Dia mau marah marah sama paman "
Rendra masih belum puas mempermainkan shiera di depan anak kecil yang belum mengerti apapun, entah kemana tujuannya berbicara.
" Bibi kasihan paman kalau di marahi "
Mia menatap kesal kearah shiera, dan menghampiri rendra dan memeluknya.
Gadis malang, masih kecil udah banyak di bohongi sama pria gila ini.
" Mia memang paling baik, Paman sayang sama mia "
Rendra memeluk mia dan memandang istrinya denan penuh kemenangan.
" Mia tau, kalau mau ambil paman silahkan saja "
" nanti kamu rindu? "
__ADS_1
Rendra tidak hentinya merayu shiera
" emang boleh bibi cantik? "
Gadis kecil itu menatap shiera memastikan perkataannya itu sunguhan atau tiidak.
" boleh dong! karna bibi sekarang ada yang temani. "
" siapa bibi? "
Rendra dan mia masih menatap shiera bingung.
Shiera berjalan pergi menuju di mana ada anak anak yang bermain bola yang jaraknya tidak jauh dari mereka.
Shiera menarik bocah laki laki dan membawanya kembali kearah rendra dan mia, bicah itu masih belum sadarnya mengikuti shiera karna begitu tiba tiba.
" Ini! bibi sudah punya si ganteng yang temani bibi "
shiera memeluk bocah laki laki itu yang sepertinya belum tersadarkan sebelumya .
" dia bibi? "
Mia menjuk ke arah bocah laki laki itu dan menatap kembali kearah rendra.
" iya dong. Sini peluk bibi anak ganteng "
anak laki laki ini memeluk shiera dengan polosnya yang masih belum mengerti, menuruti shiera begitu saja.
" Hey bocah!! jangan berani kamu peluk dia!! "
Rendra mengacuhkan jarinya agar mengisyaratkan anak laki laki itu berhenti memeluk istrinya.
Anak laki laki itu sekejap ketakutan karna melihat wajah rendra yang mendadak seram.
" Rendra jangan menakutinya "
Shiera memeluk lagi bocah kecil itu.
" heheheh jangan peluk lagi "
rendra akhirnya turun tangan sendiri dan menjauhkan shiera dari anak itu.
" Rendra, sama anak kecil saja pun marah "
" kamu tau jangan sembarangan memeluk istri orang, kamu bisa membuat arimanya berubah "
Rendra memarahi anak kecil itu yang bahkan tidak paham perkataan shiera.
Apa maksudnya dari aroma berubah?
" Ayo aku lapar !"
Rendra menarik tangan shiera dan pergi begitu saja meninggalkan kedua anak kecil yang sebenarnya tidak paham kalau mereka menjadi sesuatu cara membalas kekesalan dari dua orang ini, Shiera dan rendra denga tingkahnya yang sangat aneh .
" kelak kalau kita punya anak laki laki, kamu harus benar didik dia jangan sampai dia jadi pria genit setelah besar nanti "
***What? anak laki laki? Rendra itu tidak mungkin.
Shiera hanya mengikuti suaminya yang menarik tangannya pergi menjauh dari taman tempat mereka bermain hal konyol tadi.
Setelah baca 😎😎
* like
* vote
* komen
biar author semangat ya 🙏🙏***
__ADS_1