Suamiku Presdir Kejam

Suamiku Presdir Kejam
keluarga 3


__ADS_3

 


Kalisa tampak berbeda dimata shiera, dia lembut, humoris, dan yg penting tidak angkuh seperti rendra dan papahnya.


 


Shiera sangat bahagia bisa berbicara dengan adik iparnya ini, yg dari tadi membuatnya tertawa karan menceritakan masa kecilnya dan rendra.


 


" Nyonya muda, tuan memanggil anda di dalam kamar tuan. "


 


kata seorang pelayan wanita dengan sangat sopan.


" baik ,saya akan segera kesana "


" baik nyonya " pelayan itu perlahan mundur dan pergi.


 


Mata kalisa memandang kosong kepergian pelayan itu, dia lengsung mengarahkan lagi Pandangannya ke arah kalisa.


 


UHHGH


 


Jantung shiera mendadak kaget saat melihat mata kalisa yg melotot tepat di hadapan wajahnya.


 


" apa kakak kaget? "


" tidak kalisa, aku hanya terkejut "


" hahahaha "


tawa kalisa begitu bahagia mendengar penuturan shiera yg kesal kepadanya.


" kakak, sepertinya suamimu rindu kepadamu "


kalisa mengangkat alisnya naik turun seperti mengoda shiera.


" ti..ti.. dak"


" ahhk kakak ipar malu ya " kalis memasang wajah imutnya.

__ADS_1


" kalisa! "


shiera tidak mau melihat kalisa karna memang dia sangat malu.


" iya deh, sebaiknya kaka cepat pergi nanti suami kk marah karna lama menunggu "


" aku tidak tau kamar yg mana "


" okey, mari aku tunjukkan "


 


Kalisa menuntun kakak iparnya berjalan menuju kamar rendra. Kamar rendra ada di lantai atas rumah, mungkin orang bisa saja bingung kalau baru pertama kali ke rumah kediaman Liu. karna rumah itu Cukup luas.


 


" ini kakak ipar, kakak cepat masuk. "


 


kalisa mendorong tubuh shiera untuk ceoat masuk kedalam kamar itu. Dia cepat cepat menutup pintunya.


kaki shiera mendadak gemetar saat memasuki kamar rendra. Entah apa perasaannya kali ini seperti memasuki kamar horor dan seram saja.


 


 


Di lihatnya Rendra yg tengah duduk di pinggir kasur, tatapan pada shiera sungguh tidak bisa di tebak.


 


" Maaf tadi aku sedang ngobrol dengan adikmu "



 


kedua tangan shiera saling meremas ,matanya tidak berani menatap mata lelaki itu. Dia tidak tau apa yg harus dia perbuat.


Rendra menghampiri shiera yg tengah berdiri terpaku. Dia memeluk tubuh shiera dengan lembut kali ini sungguh berbeda, dia seperti menyalurkan kehangatannya kepada shiera. Membuat shiera kali ini binggung.


 


" sayang apa saja yg kau bicarakan kepada kalisa tadi? "


" tidak ada "


" sayang, kau sangat bodoh! apa kau duduk bersama nya lama sekali dan tidak berbicara apapun "

__ADS_1


Rendra yg memeluk shiera dari belakang, membuat shiera kegelian apalagi saat rendra berbisik di telinganya .Nafasnya benar hangat durasa shiera.


" Tidak rendra, itu tidaklah penting " shiera perlahan menyentuh tangan rendra untuk melepaskan tangannya yg memeluk erat tubuhnya. Tapi pelukan itu malah semakin kencang dirasa.


" sayang, apa kau menjelek kan suamimu tadi "


**DUGGH


apa rendra tadi mendengar semuanya, tapi kan aku tidak ada menjelekkan dia. Dari tadi adiknya yg menceritakan tentang dia. Aku tidak bersalah**......


" mana berani aku menjelekkan tuan "


shiera memberanikan menatap mata suaminya itu, dia merasa sedikit takut kalau pria itu marah.


" jadi!! apa kalisa yg telah memburukkan namaku "


Entah mengapa nada bicara rendra mendadak tinggi saat menyebut nama adiknya.


Dia berjalan ke arah pintu dan membukanya, Sungguh kaget shiera saat tau ada kalisa yg terjatuh tiba tiba dari balik pintu kamarnya rendra.


" ehhh kakak ku yg ganteng, apa kakak lapar?"


Ternyata kalisa setelah mengantar shiera sebenarnya belum pergi dan ternyata sedang menguping pembicaraan kakaknya dengan istrinya.


" apa sekarang Nona dari keluarga liu sekarang memiliki hobi menguping pembicaraan "


" hehehe kk ,aku sangat rindu dengan kakak. Apa tidak boleh "


Kalisa tertawa kecil pada rendra dia tidak takut sama sekali pada orang itu.


Wajahnya sengaja di buat seimut imutnya.


Bukannya marah, rendra malah memeluk adiknya itu dengan sangat lembut takut dia menakuti kalisa.


****wawww ,pria itu tidak marah.... bahkan dia malah bermanja pada adiknya. Kalau sama ku saja seperti mau menerkam... Kalisa sepertinya aku harus banyak belajar dari mu agar bisa menjinakkan serigala ganas ini****.


Shiera masih menatap takjub pada kalisa yg dengan mudahnya meluluhkan hati pria dingin ini.


***jangan lupa ya


* ***vote


****like


* komen


* tekan love


slam dari shiera 😍😍😘😘*********

__ADS_1


__ADS_2