Suamiku Presdir Kejam

Suamiku Presdir Kejam
Kesal


__ADS_3

Sudah seminggu shiera berada di rumah mertuanya, rasanya dia tidak ingin pergi meskipun ayah mertuanya acuh tak acuh kepadanya. Tapi itu lebih baik dari pada di Rumahnya yg hanya ada dia dan rendra, di rumah mertuanya ada kalisa yg sangat baik padanya.


" kakak apa harus pergi sekarang?"


kalisa yg berdiri sedih melihat shiera yg sudah masuk ke mobil bersiap untuk berangkat.


" kalisa, kakak juga tidak mau pergi. Tapi pekerjaan kakakmu mengenai perusahaan kebanyakan dokumen ada di ruamah "


Shiera melirik ke arah rendra yg duduk di sampingnya, takut dia salah bicara dan rendra akan mengamuk nantinya.


" ya sudah kakak harus jaga diri ya "


" iya, kamu juga "


Uhhh ini semua karna rendra sialan, pasti karna dia ingin bebas menyiksaku.


" hey Rendra, kamu harus baik pada kakak ku ya! " nada bicara kalisa memrintah rendra.


" kamu ya anak kecil yang menjadi kakakmu itu aku "


Rendra langsung memasang mata melotot membuat kalisa yg tadinya berani jadi menciut.


" iya iya maaf kakak hehehe..... kak shiera kalau nanti kakak hamil kakak harys hubungi aku ya " mata kalisa yg mengoda shiera.


shiera terdiam malu tidak menjawab pertanyaan kalisa, sedangkan ini menjadi sinyal tersendiri untuk rendra.


" bocah yg satu ini, itu semua tergantung padaku "


Rendra *******!!!! apa maksudmu bilang tergantung padamu.......


Mobilereka oerlahan meninggalkan halaman rumah itu, dari tadi mereka hanya terdiam dalam kebisuan.


" sayang sepertinya kamu sangat merasa kesepian dirumah ya ?"


shiera tidak bernafsu menjawab pertanyaan suaminya itu.


" sayang, kalau kita punya anak nantinya rumah itu tidak akan sepi "


Rendra terus mengoceh meskipun shiera tidak memperdulikannya.


" sayang nanti sampai dirumah aku akan pijit punggungmu ya "


wajah rendra seperti ingin


empermainnkan shiera.

__ADS_1


" tidak "


" ya sudah sayang, nanti kamu saja yg pijit punggung ku ya. Aku tidak kekantor hari ini "


Rendraaaaa sekali lagi kamu ngomong aku patahin hidung kamu ya....


wajah shiera benar benar kesal karna rendra yg tidak berhenti bicara.


" sayang ayo jawab!"


" Rendra berhenti membuat ku kesal " shiera memalingkan wajahnya kesamping melihat jalanan dari kaca spion.


" ohhhh jadi kamu tidak mau ?"


kini nada bicara rendra berubah membuat hati shiera mendadak sedikit takut kalau suami kejamnya ini marah.


" tidak "


" tidak apa? "


" aku tidak mungkin membantah perintah tuan presdir Liu"


" Hahaha bagus, kamu memang harus patuh "


" apa kamu bilang"


" tidak tuan, sialan sekali cuacanya mau hujan sepertinya "


 


shiera pura pura melihat kearah langit yg ke betulan memang sedang mendung.


 


" ini kan bagus sayang kalau hujan sangat mendukung "


Rendra aku harap kau mati saja lahhhh


" sayang kamu harus memijit punggungku ya "


Rendra mengangkat alisnya naik turun seperti nya dia punya maksud lain selain minta pijatan.


" iya "


shiera sudah sangat malas menanggapi rendra yg seoertinya entah kenapa berubah.

__ADS_1


" iya apa "


" ya iyah "


" panggil aku apa di terakhirnya "


Panggil apa? dia mau aku memanggilnya apa? kalaua aku sih penggen panggil dia orang stress. Tapi pasti dia akan langsung mencekikku sampai mati. Ohhh shiera kau masih belum punya kekuatan.


"iya tuan rendra "


" aku sudah memanggil mu sayang, kamu juga harus memanggil ku begitu "


" itu sangat canggung "


" sayang kecanggungan itu karan kebiasaan, jadi kau harus membiasakan diri kepadaku "


" kau mau kupanggil apa "


shiera pura pura tidak tahu berlagak polos tidak mengerti di depan suaminya itu.


" terserah... mau panggil sayang ,suami, jantung hati, pangeran ku.terserah padamu "


Rendra apa yg terjadi padamu mengapa kau jadi se alay ini sekarang, apa dia tidak tau kalau di suadah tua.


" iya sayang... aku akan memijit punggungmu " shiera memaksakan senyumnya di delan suaminya.


" iya sayang, kalau kamu memaksa ingin memijat punggung suami mu ya apa boleh buat. Aku akan. Mengizinkannya."


*Ya Tuhan segera ambil nyawa ku sekarang, dia benar benar lelaki gila.


**Kali ini rendra berhasil membuat shiera terlihat sangat kesal, namun entah mengapa dia jadi gemas melihat wajah imut istrinya yg jengkel kepadanya......


jangan lupa ya


* Vote


* Like


* komen


* tekan love ya ❤


salam dari shiera


😍😘😍😘***

__ADS_1


__ADS_2