Suamiku Seorang Pembalap

Suamiku Seorang Pembalap
Episode 16


__ADS_3

Keesokan harinya, Vano bangun membuka matanya dan melihat Dina masih tidur.


"Dia terlihat lucu dan cantik", ucap Vano dalam hati.


Vano bangun menuju ke kamar mandi dan tak butuh waktu lama Vano selesai mandi. Vano memandangi istrinya sambil tersenyum. Dina mulai membuka matanya dan langsung menutup tubuhnya dengan selimut, dia merasa malu jika dilihat Vano.


"Gk usah malu, aku sudah melihat semuanya", ucap Vano sambil tersenyum


Saat Dina turun dari ranjang, Dina merasa sakit di areanya dan Vano melihatnya kesakitan.


"Apakah masih sakit?", ucap Vano mendekati Dina. Sebelum Dina menjawab pertanyaan dari Vano, tiba-tiba Vano menggendong Dina ala bridal style ke kamar mandi. Vano meletakkan Dina bathub dan meninggalkannya. Vano keluar dari kamar mandi.


Di kamar mandi Dina melihat bekas ****** dari suaminya banyak sekali, Dina semakin malu. Setelah Dina mandi dan ganti pakaian, dia memakai syal untuk menutupi lehernya. Vano melihat Dina memakai syal menahan tawanya.


Mereka berdua turun dan sarapan bareng. Semua masakan sudah disiapkan Bi Minah.


Hari ini hari minggu mereka berdua libur tidak melakukan aktivitas apapun hingga sore.


Saat sore mereka di kamar, Dina menonton TV sambil ngemil makanan ringan, sedangkan Vano terlihat sedang berkutik dengan komputer nya.


Saat Vano selesai, dia mendekati Dina dan ikut nonton TV duduk disebelah Dina.


"Nanti malam kamu ke acara fanmeet ku naik apa?", tanya Vano


"Nanti aku akan pesen taxi online, temen ku akan menunggu di depan tempat acara kamu", jawab Dina


"Hmm.. ya sudah kalau gitu. Eh kamu bisa gk nyetir mobil? kalau kamu bisa, kamu bisa bawa mobil aku", Vano

__ADS_1


"Aku gk bisa mas, aku juga gk punya SIM", jawab Dina


"Nanti kapan-kapan kalau ada waktu, aku akan mengajari kamu nyetir", Vano


"Bener mas?", ucap Dina senang dan refleks memeluk Vano.


Vano hanya tersenyum. Dina sadar memeluk Vano dan melepaskannya, keduanya masih canggung.


-----


Malam pun tiba.


Vano sudah bersiap begitu pun dengan Dina juga sudah bersiap.


"Aku akan bawa mobil. Nanti kalau acaranya sudah selesai kamu ikut aku pulang bareng. Kamu tunggu saja di parkiran acaranya", ucap Vano


Vano meninggalkan Dina sendirian di apart, Vano berangkat duluan karena akan di dandani terlebih dahulu disana.


Dina sedang menunggu taxi online akhirnya datang juga dan langsung berangkat. Saat sampai di tujuan, temennya sudah sampai duluan menunggu Dina di depan. Mereka bertiga masuk ke dalam dan mencari tempat duduk mereka.


Acara telah dimulai, Vano keluar naik panggung semua penonton histeris dan berteriak memanggil Vano.


Di acara tersebut Vano menampilkan bakatnya dengan bernyanyi dan ngedance.



"Wow.. Kak Vano bukan hanya tampan seorang pembalap juga bisa bernyanyi dan ngedance?", ucap Fina kagum

__ADS_1


"Iya lah, loe baru tahu?", ucap Mila ke Fina.


Dina hanya diam, dia merasa beruntung mempunyai suami yang sempurna menurutnya.


Di akhir acara tidak lupa untuk berfoto bersama dengan fans.



Saat acaranya selesai, tiba-tiba ada seorang wanita yang cantik dan seksi menghampiri Vano di belakang panggung.


"Vano", ucap Jessica memanggil Vano


Vano menoleh ke arah sumber suara dan mendekatinya. "Kenapa ada disini?", tanya Vano


"Aku mau kamu", ucap Jessica


"Sudah ya Jes,, kita sudah gk ada hubungan apa-apa. Mending kamu cari pria lain", ucap Vano langsung meninggalkan Jessica


Dina sudah menunggu Vano di parkiran dekat mobilnya seperti yang dikatakan oleh Vano.


Vano mengendap-endap menuju ke parkiran agar tidak ketahuan oleh orang, dan dengan cepat mereka masuk ke mobil. Vano melajukan mobilnya untuk pulang.


Saat mereka sampai, Dina ketiduran di mobil, Vano melihat Dina tertidur begitu, merasa enggan untuk membangunkannya. Vano menggendong Dina ala bridal style ke kamarnya.


Vano meletakkan Dina di ranjang, dia mandi dulu sebelum tidur. Setelah mandi Vano ikut tidur.


Happy reading...

__ADS_1


__ADS_2