
Keesokkan harinya
Hari ini adalah hari Vano akan balapan.
Vano dan Dina bangun secara bersamaan.
"Kamu mandi dulu gih, aku akan memesankan sarapan", ucap Vano
"Iya mas", Dina pergi ke kamar mandi.
Saat Dina masih didalam kamar mandi, makanan yang dipesan Vano sudah sampai.
Dina selesai mandi dan sudah berpakaian rapi. Kini giliran Vano yang pergi untuk mandi, tak butuh waktu lama Vano selesai mandi dan sudah berpakaian rapi juga.
Mereka berdua duduk di sofa dan sarapan bareng. Setelah sarapan selesai mereka disuruh turun karena sudah ditunggu manager didepan hotel.
Vano masuk ke dalam mobil bersama manager, asisten dan dengan 3 bodyguard. Sedangkan Dina, Riyan dan 2 bodyguard masuk ke mobil satunya lagi. Vano dan Dina pisah mobil, nanti takutnya akan ada paparazi. Sebenarnya Vano tidak masalah jika ketahuan sudah beristri. Tapi dia memikirkan Dina yang masih sekolah, nanti takutnya netizen menggosipkan tentang Dina yang tidak-tidak.
Dua mobil menuju ke circuit internasional negara S, disana sudah ada para fans dan wartawan yang menyambut kedatangan para pembalap. Mereka berteriak-teriak memanggil nama idolanya. Vano telah sampai di depan circuit, Vano keluar dari mobil dan dilindungi oleh bodyguard nya
.
Team Vano masuk ke camp untuk bersiap siap. Vano sangat gugup, dia akan tanding balapan melawan dari berbagai negara. Dina melihat Vano yang terlihat gugup menghampiri Vano.
"Mas gk usah gugup, positif thinking aja kalau kamu itu bisa", ucap Dina sambil tersenyum dan memegang tangannya Vano.
__ADS_1
"Iya tolong do'akan aku", Vano
Di camp itu sangat tertutup banyak penjaganya, Wartawan tidak bisa mendekat. Jadi Vano dan Dina gk perlu jaga jarak. Jessica ingin menghampiri Vano di camp, dia dihadang oleh staff penjaga tidak diperbolehkan masuk, Jessica sudah mencoba berbagai macam alasan agar diperbolehkan masuk, tapi usahanya nihil. Jessica kembali duduk di tempat penonton VIP.
Vano kembali bersiap lagi memakai pakaian khusus untuk balapan dan melihat para staff mengecek motor yang akan digunakan Vano, agar tidak terjadi apa-apa.
Vano mendekati Riyan dan membisikkan sesuatu
"Tolong jaga istri gue", ucap Vano
"Pasti", jawab Riyan
Vano mendekati Dina dan mencium keningnya kemudian Vano berjalan keluar camp dan menghidupkan motornya pergi ke garis start. Vano menempati garis start nomor 3. Disana banyak wartawan yang mendekat untuk melakukan wawancara. Saat itulah wartawan diperbolehkan untuk mendekat ke pembalap sebelum peluit start dimulai. Yang bertugas memayungi Vano sangat cantik, Dina hal tersebut sedikit kesel.
"Woy kak Riyan", Dina memanggil Riyan
"Kenapa Din?", Riyan
"Gk kok, cowok juga bisa jadi umbrella", jawab Riyan
"Kenapa umbrella nya mas Vano cewek?", Sebenarnya hati Dina cemburu
"Mungkin dia sudah ditugaskan oleh manager nya, bukan keinginan Vano", jawab Riyan
"Managernya gk ngertiin perasaan aku apa?", gerutu Dina
"Hahaha cie cemburu", Riyan menertawakan Dina
Wartawan, asisten, umbrella dan lainnya meninggalkan garis start karena pertandingan nya akan segera di mulai. Vano memakai helmnya dan menghidupkan motornya.
__ADS_1
Daaan....
Priiitt... (anggap saja suara peluit)
Vano mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi sehingga Vano bisa menyalip yang ada di depannya, dia menempati posisi ke 2 saat putaran ke 5.
Saat di putaran ke 8 Tepat di belakang Vano, pembalap yang menjadi posisi ke 3 yang Vano selip mengalami kecelakaan karena motornya bersenggolan dengan yang lainnya.
Dina dan Riyan melihat lewat monitor yang ada di camp melihat hal tersebut semakin khawatir dengan Vano. Tinggal 4 putaran lagi. Dina berharap Vano baik-baik saja.
Saat putaran ke 10 Vano berhasil menyalip lagi, kini dia berada di posisi ke 1.
"Aku tidak akan mengecewakan mereka yang mendo'akan aku, aku harus bisa", ucap Vano dalam hati bertekad.
Vano menempati posisi ke 1 hingga putaran terakhir, akhirnya Vano memenangkan juara 1 dan membanggakan negaranya.
Di camp Dina dan Riyan senang sekali melihat Vano menang.
Vano kembali ke camp, dia sudah di kerubungi fans dan wartawan. Dina dan Riyan tidak bisa mendekat ke Vano.
Dina dan Riyan hanya bisa menunggu Vano nanti kalau sudah selesai.
Setelah kembali ke camp, Vano pergi untuk naik ke podium untuk menerima piala.
_____
__ADS_1
Maaf jika ada salah kata atau salah ketik, mohon dimaafkan 🙏