Suamiku Seorang Pembalap

Suamiku Seorang Pembalap
Episode 18


__ADS_3

Keesokan harinya


Vano bangun duluan dan menelfon papanya.


"Paa Vano minta tolong, Vano minta sopir satu suruh kesini sekarang", ucap Vano


"Iya nak", jawab papanya


Panggilan berakhir. Vano membangunkan Dina. "Hey bangun", ucap Vano menggoyangkan tubuh Dina.


Matanya Dina langsung melek "kemarin saja sudah manggil dengan namaku, kenapa sekarang jadi hey", ucap Dina dalam hati.


"Iya iya aku bangun", Dina bangun dan langsung menuju ke kamar mandi.


Setelah mandi, Dina sudah berpakaian seragam sekolah dengan rapi.



Saat mereka berdua sarapan.


"Mulai hari ini kamu akan diantar jemput sopir papa ku. Karena aku akan sibuk ada latihan balap, terus ada jadwal untuk tampil di TV show", ucap Vano


Vano seorang pembalap yang populer. Selain profesi nya jadi pembalap dia juga seorang model. Apalagi sekarang Vano sudah memasuki untuk tampil di TV show.


"Iya mas".


Tak menunggu lama, sopir yang dikirim papanya sudah sampai menunggu di depan apart. Sopirnya bernama pak ijan.


Pak ijan telah membukakan pintu untuk Dina.


"Silahkan masuk Nona", ucap pak ijan


"Iya terima kasih pak, lain kali tidak usah membukakan pintu untuk saya lagi ya.. biar saya sendiri yang melakukannya", ucap Dina


"Eh iya non", jawab pak ijan.


Dina sudah berangkat. Sedangkan Vano baru keluar dari apart menuju parkiran. Vano berangkat kuliah naik motor lagi.


"Pak berhenti disini saja. Nanti kalau mau jemput saya di tempat ini saja ya pak. Nanti saya akan pulang sekitar jam 14:00", ucap Dina ke pak ijan.


"Iya non siap", pak ijan.


Dina langsung turun dari mobil dan berjalan kaki menuju sekolahnya.

__ADS_1


-----


Di kampus


Vano telah sampai di kampusnya dan memakirkan motornya.



Vano langsung masuk ke kelas, disana sudah ada Riyan.


"Van gawat", ucap Riyan


"Kenapa?", tanya Vano


"Tadi gue denger gosip loe lagi pacaran sama Jessica", Riyan


"Ini pasti ulah dia", Vano


"Iya tuh, gue juga berpikir begitu", Riyan


Jessica masuk ke kelas langsung menghampiri Vano.


"Jadi gosip tadi beneran kalau mereka pacaran?"


"Aah kalau mereka beneran pacaran gue gk rela"


"Tapi mereka serasi lho, tuh lihat"


Suara bisik-bisik orang yang ada di sekitarnya.


"Loe mending pergi deh", ucap Vano ke Jessica


"Gk mau, gue sudah terlanjur duduk disini", ucap Jessica


Tanpa basa-basi Vano yang pindah duduk dan diikuti Riyan juga pindah duduknya.


"gue yakin, sebentar lagi Vano akan kembali menjadi milik ku", ucap Jessica dalam hati.


-----


Di sekolah.


Saat jam istirahat seperti biasa Dina dkk berada di kantin

__ADS_1


"Din gue sama Fina ingin main ke rumah loe nanti habis sekolah", ucap Mila


"Gk boleh", jawab Dina cepat


"Kenapa gk boleh", Mila


"Iya kenapa Din?", Fina


"Emm.. anu.. rumah gue lagi di renovasi sedang berantakan", alesan Dina sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Ooh gitu ya sudah kapan-kapan saja", Mila


Mereka berbincang bincang di kantin sambil makan, akhirnya bel pelajaran selanjutnya telah berbunyi. Dina dkk harus masuk ke kelas.


-----


Di kampus saat di parkiran Vano dan Riyan.


"Van loe pakai motor lagi?", tanya Riyan


"Iya", Vano


"Loe gk antar jemput lagi istri loe?" Riyan


"Gue mulai hari ini sibuk yan, gue ada latihan balap dan jadwal gue padat. Habis ini saja gue langsung ke circuit untuk latihan balap, habis itu ada pemotretan, habis itu lagi gue ada acara TV show, Huuuf...", Vano


"Ya ampun van.. Nanti istri loe gimana, bakal kesepian haha", ucap Riyan sambil tertawa


"Gk lah tiap malam kan ketemu di ranjang", Vano


"Iya gue jomblo gk usah pamer", Riyan


"Sudah gue pergi dulu", ucap Vano sambil menghidupkan motornya.


Vano meninggalkan Riyan sendirian di parkiran kampus. Vano pergi ke circuit untuk latihan balap.


-----


Dina telah pulang ke apart, dia merasa sepi tanpa ada Vano. Dina memutuskan untuk nonton TV di ruang tamu sambil nyemil. Tanpa terasa waktu sudah malam Vano belum pulang, Dina sedang menunggu nya sampai tertidur di sofa.


Saat tengah malam Vano baru pulang, dia mendapati Dina sedang tertidur di sofa dengan TV masih menyala, akhirnya Vano menggendong Dina ala bridal style ke kamarnya.


"tidurnya pulas banget, apa dia kelelahan? apa dia sedang menunggu ku?", ucap Vano

__ADS_1


Setelah Vano meletakkan Dina di ranjang dan menyelimutinya. Vano langsung mandi dan ganti pakaian tidur. Tidak lupa Vano mencium keningnya Dina dan membaringkan tubuhnya sambil memeluk Dina.


__ADS_2