
Setelah mandi mereka sudah bersiap menjalankan aktivitas seperti biasa. Dina sekolah sedangkan Vano kuliah. Mereka berdua turun dan sarapan bareng. Dina selesai sarapan berangkat duluan. Sebelum Dina naik mobil, Vano memberikan black card untuknya.
"Kalau kamu butuh apa-apa, kamu bisa menggunakan kartu itu", Vano
"Iya terima kasih mas", ucap Dina sambil tersenyum
Dina masuk ke mobil diantar oleh sopir seperti biasa. Vano masuk kembali ke dalam untuk mengambil tas, kemudian Vano ke tempat parkir apartemen nya mengambil motornya, Vano pergi ke kampusnya.
Vano telah sampai di kampus, semua orang membicarakan dia, dan Vano tidak mengerti ada apa.
"Van lihat nih", ucap Riyan menunjukkan sesuatu di Hp nya
"Apa dia tidak tahu siapa gue?", ucap Vano sambil mengepalkan tangannya
Jessica telah menyebarkan foto-foto dirinya dengan Vano saat masih pacaran dulu di SMA, dan menyebarkan rumor mereka putus karena ada orang ketiga yang merebut Vano darinya.
Jessica menyebarkan itu di forum grup kampus, dan tak disangka akan menyebarkan kemana-mana.
Vano mencari keberadaan Jessica dan Riyan mengikuti Vano dibelakang. Vano dan Riyan menghampiri Jessica yang sedang duduk di taman depan kampus.
"Mau loe apa sih?", tanya Vano ke Jessica
"Gue mau loe balik lagi ke gue", jawab Jessica
Saat Jessica hendak memegang tangan Vano, tapi Vano langsung mengibaskan nya.
"Maaf gue gk bisa, gue gk ada rasa sama loe. Sudah cukup jangan ganggu hidup gue lagi. Kalau loe masih saja ganggu gue, tunggu saja apa yang terjadi sama keluarga loe", Vano mengancam Jessica
Vano dan Riyan meninggalkan Jessica.
"Gue gk akan menyerah Van", ucap Jessica
-----
Di sekolah
Waktu istirahat Dina dkk sedang berada di kantin.
"Din ini kan kak Vano", Mila menunjukkan sesuatu di Hp nya
"Eh iya ini kak Vano, sama siapa?", Fina
__ADS_1
"Tapi ini sih tertulis kalau pacarnya", Mila
Dina hanya diam dan hatinya terasa sesak dan sakit, Dina yang kuat menahan air mata. Dina akan menunggu penjelasan dari Vano, dia mempercayai Vano.
"Loe gk apa-apa kan Din?, Mila
"Iya gue gk apa-apa", Dina
"Biar lebih jelas nanti loe tanyakan langsung pada kak Vano", Fina
"Bagaimana pun dia suami mu", Mila
"Iya bener", Fina
"Iya, thanks ya guys", Dina memeluk mereka berdua.
-----
Di kampus.
Drrt...
Drrt...
"Halo pa, ada apa?", Vano mengangkat panggilan dari papanya
"Apa kamu baik-baik saja?", tanya papanya
"Iya pa, Vano baik-baik saja", jawab Vano
"Kalau kamu butuh bantuan papa untuk membereskan orang tinggal ngomong saja sama papa", papanya
"Iya terima kasih pa, tapi Vano akan membereskan ini sendiri", Vano
Panggilan berakhir.
Vano pulang ke apart. Dina juga sudah pulang dari sekolah. Vano masuk ke kamar melihat Dina diam saja menonton TV.
"Aku mau ngomong sesuatu", ucap Vano menghampiri Dina dan ikut duduk disamping nya
"Ngomong saja", ucap Dina masih fokus ke TV yang memeluk bantal
__ADS_1
"Kamu jangan percaya sama gosip yang beredar di sosmed, itu cuma mantan aku dulu saat masih SMA, sekarang aku sudah gk menyukai dia,. apalagi sekarang aku sudah punya kamu, kamu harus percaya sama aku", Vano memelas
"Hahaha, iya mas aku percaya sama kamu kok, sudah sana mandi kamu bau", Dina tertawa terpingkal sambil menyumpat hidungnya
"Masa' aku bau sih? padahal parfum ku harganya mahal", Vano mengendus ketiaknya sendiri
Vano masuk ke kamar mandi dan tak butuh waktu lama Vano selesai mandi, Vano keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk di pinggangnya. Dina awalnya masih fokus menonton TV, kini pandangannya beralih ke Vano. Muka Dina memerah dan malu. Dina menutup wajahnya dengan kedua tangan. Vano tersenyum licik mendekati Dina dan wajah Vano sudah didepan wajahnya Dina.
Dina perlahan membuka tangan nya dan cup, Vano mencium bibir Dina sekilas.
"Aku mau pergi dulu, aku ada jadwal tampil di TV show untuk jadi bintang tamu. Kamu nanti nonton ya", ucap Vano sambil berpakaian di depan Dina
"Iya, apa kamu akan pulang tengah malam lagi?", Dina
"Gk tahu juga", jawab Vano
Setelah Vano berpakaian, dia langsung pergi ke lokasi syuting. Kini hanya Dina sendirian di apart karena pembantunya izin pulang lebih awal. Dina merasa lapar pergi ke dapur untuk mencari makanan, Dina membuka lemari cuma ada mie instan. Dina membuat mie instan dan memakannya di ruang makan.
Dina sudah menghabiskan makanan nya, langsung ke kamar lagi untuk nonton TV.
"Ini sudah waktunya acaranya di mulai", gumam Dina memencet remot
-----
Di acara tersebut Vano diwawancarai presenter
"Apa yang akan kamu lakukan dimasa mendatang?", tanya presenter ke Vano
"Aku akan berusaha menjadi orang yang bisa dibanggakan", jawab Vano
"Wow bagus tepuk tangan. 20 hari lagi kamu akan balapan di negara S, di circuit internasional iya kan? apa kamu akan merebut di posisi juara 1?" presenter
"Itu Aku gk bisa menjamin dapat juara 1, tapi aku akan berusaha untuk mendapatkan nya, karena aku sedang membawa nama negara ku" jawab Vano
"Itu bagus, tepuk tangan buat Vano. Semoga Vano bisa mendapatkan juara 1 dan membanggakan negara kita", presenter
"Aku denger kamu sudah punya pacar saat masih SMA, dan saat ini gimana perkembangan nya? karena banyak fans kamu yang bertanya-tanya hal ini, disini kamu bisa menyampaikan sesuatu" presenter
"Iya waktu masih SMA aku punya pacar, saat lulus sekolah aku dan dia sudah putus. Sekarang aku juga gk punya perasaan sama dia. Apalagi aku sekarang sudah mempunyai seseorang yang aku cintai" jawab Vano
__ADS_1
"Ada gosip beredar kalau aku putus karena ada orang ketiga itu salah, itu gk bener sama sekali, dan tidak ada hubungannya sama seseorang yang aku cintai saat ini", sambung Vano
"Aku dan dia putus karena sudah gk cocok lagi", Vano tidak mengatakan yang sebenarnya dia putus sama Jessica karena ditinggal ke luar negeri tanpa pamit