Suamiku Seorang Pembalap

Suamiku Seorang Pembalap
Episode 41


__ADS_3

"Huufft.. Aku hampir jantungan mas gara gara kamu", ucap Dina sambil mengelus dadanya


"Maaf sayang", Vano mengelus rambut Dina


Mereka berdua telah sampai di Circuit tempat latihan, Vano sedang latihan bersama rekannya, sedangkan Dina menunggu nya di camp nya.


Setelah beberapa jam Vano selesai latihannya dan hari sudah mulai gelap.


"Apa kamu lapar?", tanya Vano pada Dina


"Iyaa", jawab Dina singkat


"Kalau gitu kita makan di restoran saja ya", ucap Vano menggandeng tangan Dina


"Kemana saja aku ikut kamu", jawab Dina


Mereka berdua masuk ke mobil dan menuju ke restoran untuk makan malam. Cuma setengah jam perjalanan mereka sampai ke restoran.


Saat makan Hp nya Vano terus berbunyi ada notif masuk.


"Siapa sih ganggu terus", Vano mengecek Hp nya dan membuka DM, ternyata DM dari Chika yang masih berusaha. Kali ini Vano langsung memblokir nya.


"Siapa mas?", tanya Dina


"Orang gila, kamu tenang saja. Cepat habiskan makanan mu", Vano


"Iya iya...", Dina


Setelah mereka berdua makan malam di restoran itu, mereka langsung pulang.


Vano dan Dina sampai di apart nya pergi masuk ke kamar. Kemudian mereka mandi secara bergantian.


Vano sangat lelah hari ini dan dia tidak minta jatah malam ini. Dia tahu kalau Dina pasti juga sangat lelah, apalagi besok akan beres beres untuk pindah ke rumah orang tuanya.


Mereka berdua tidur saling berpelukan.


*****


Matahari telah menampakkan diri.


Vano dan Dina bangun agak siang, Mereka berdua selesai sarapan langsung beres beres. Kemudian mereka pergi ke rumahnya mama papa.

__ADS_1


Vano dan Dina telah sampai.


tok tok tok...


Mama membuka pintu


"Dasar kalian berdua yaa.. sudah lama sekali baru ingat mama", ucap mama


"Maaf ma", ucap Dina


"Iya maafin kita ma", Vano


"Iya sudah sudah kalian masuk dan langsung istirahat saja, pasti kalian capek", mama


Vano berjalan menuju kamarnya diikuti Dina dari belakang. Vano membaringkan tubuhnya.



"Mas aku mau ke kamarnya nenek dulu", ucap Dina


"Iya", jawab Vano


"Neneekk...", Dina memeluk nenek


"Kok baru kesini sih nak.. mungkin nenek sebentar lagi sudah tidak ada di dunia ini uhuk", ucap nenek batuk


"Nenek jangan ngomong gitu ya.. Gk baik tauk, kita semua sayang sama nenek", Dina


"Sebelum nenek pergi, apa boleh nenek minta satu permintaan?", nenek


"Apa nek?", tanya Dina


"Nenek ingin cucu dari kalian", jawab nenek


Pipinya Dina langsung memerah dan tersenyum malu.


"Iya nek, nenek tenang saja", Dina


Setelah mereka berdua berbicara Dina keluar dari kamarnya nenek. Dina kembali lagi ke kamarnya, dia melihat Vano sedang tertidur.


"Mumpung dia tidur begini, kerjain ah", Dina punya ide sesuatu. Dina mengambil lipstik nya dan mencoreti wajahnya Vano.

__ADS_1


"Uluh uluuh ... lucunya suamiku hehe", Dina puas


Setelah Dina mengerjai suaminya, dia keluar kamarnya sebelum Vano bangun. Dina pergi ke dapur niat membantu Bi Atin (pembantu di rumah mertuanya).


Bi Atin sedang menyiapkan makanan untuk makan malam nanti.


"Biar saya bi", Dina


"Gk usah non, nanti nyonya dan den Vano lihat saya akan kena marah", jawab bi Atin


"Mending non Dina nunggu di meja makan saja ya non, bibi gk apa-apa kok", sambung bi Atin lagi


"Ya sudah bi kalau gitu, saya tunggu disitu ya~", Dina


"Iya non", jawab bi atin


Papa baru pulang dari kantor ikut duduk bersama Dina di ruang makan, mama juga sudah disana, kalau nenek makan di kamar.


"Suami mu panggil makanan sudah siap", suruh mama


"Iya ma", Dina


Dina berjalan menuju kamarnya dan masuk, ternyata Vano masih tidur.


"Mas bangun ayo makan dulu", ucap Dina.


Vano membuka matanya "Iya, aku mau cuci muka dulu", Vano bangun dan pergi ke kamar mandi


"Aaa... ini pasti ulah Dina", Vano menjerit melihat wajahnya. Dina di kamar tertawa sampai terpingkal. Vano keluar dari kamar mandi


"Ini pasti ulah kamu kan? nanti setelah makan aku akan menghukum mu", ucap Vano


Dina langsung berlari keluar kamar dan menuju ke ruang makan bersama mertua.


"Mana Vano?", tanya papa


"Itu pa baru keluar dari kamar", Dina melihat Vano baru keluar kamar dan berjalan menghampiri mereka


Kalau suka jangan lupa like ya~


Dan jangan lupa juga coment, saya menunggu saran dari anda 😊🙏

__ADS_1


__ADS_2