Suamiku Seorang Pembalap

Suamiku Seorang Pembalap
Episode 40


__ADS_3

Vano mengantarkan Dina ke sekolah naik mobil, hari ini setelah Dina sekolah akan ikut Vano lagi. Vano sudah menurunkan Dina di tempat biasa. Dina berjalan kaki menuju sekolahnya. Disana sudah ada Ela yang siap mengintip, tapi tetep saja gk bisa lihat siapa yang ada di mobil itu.


Vano mendapatkan Email dari Erik dan membukanya, setelah membaca Email tersebut Vano mengetahui semuanya apa yang terjadi di sekolah.


Vano kembali melajukan mobilnya ke kampus.


Dina sampai di kelasnya dan duduk bersama kedua temannya.


"Guys kalian tahu gk kalau Chika berusaha keras DM mas Vano terus, tapi diabaikan", ucap Dina


"Oh ya, loe tahu dari mana?", tanya Mila


"Semalem Mas Vano menunjukkan Hp nya, terus gue lihat ternyata Chika", jawab Dina


"Terus gimana?", tanya Fina


"Yaa gk gimana gimana, mas Vano juga gk peduli", Dina


Bel pelajaran telah berbunyi dan gurunya pun masuk kelas.


**Di kampus


Vano sudah duduk bersama Riyan di kelas, Puput menghampiri Vano membawakan minuman.


"Ini untuk kamu", ucap Puput


Vano tahu kalau Puput juga ingin mendekatinya.


"Kenapa?", tanya Vano


"Ya gk apa-apa, cuma biar kamu lebih semangat hari ini kalau minum minuman yang seger", jawab Puput


"Kenapa?", Vano

__ADS_1


"Apanya yang kenapa? aku kan tadi sudah jawab", Puput


"Kenapa loe memberikan gue minuman dengan maksud apa?", Vano


"Aku gk bermaksud apa-apa kok Van", jawab Puput


"Gue kasih tahu loe ya, gue sudah punya pujaan hati, loe gk usah deket deket gue lagi ataupun cari perhatian sama gue, gue gk mau pujaan hati gue salah paham", ucap Vano


"Tapi Van aku sudah lama menyukaimu sejak pertama kali kita kuliah disini", Puput memelas


"Tapi gue gk suka sama loe", jawab Vano


"Van dengerin, aku....", omongan Puput terpotong


"Cukup", Vano


Vano langsung berjalan keluar dari kelas diikuti Riyan dari belakang, mereka berdua tidak mengikuti kelas.


"Kasihan Puput karena langsung loe tolak", ucap Riyan


"Selow bro hehe", Riyan langsung takut


"Enaknya kita kemana nih? kalau nongkrong di tempat biasa gimana?", Tanya Riyan


"Hmm", jawab Vano


Mereka keluar dari kampus naik mobil masing-masing menuju Cafe biasanya yang digunakan Vano dan Riyan nongkrong.


**Di sekolah


Dina dkk sedang makan siang di kantin, mereka bertiga melihat Chika sedang sibuk dengan Hp nya.


"Lihat tuh Chika pasti sedang berusaha DM kak Vano", ucap Mila

__ADS_1


"Hahaha", Dina dan Fina tertawa


"Besok sudah libur nih, gimana kalau kita pergi piknik?", ucap Mila


"Gue setuju", jawab Fina


"Kayaknya gue gk bisa, gue mau pindah ke rumah mama papa", jawab Dina


"Emm.. ya sudah kalau gitu", Mila


"Boleh gk kapan kapan kita pergi main ke rumah mertua loe?", tanya Fina


"Boleh", jawab Dina sambil tersenyum


Bel pelajaran selanjutnya telah berbunyi, Dina dkk kembali masuk ke kelasnya.


Vano sudah di tempat biasa menjemput Dina. Dina keluar dari gerbang, dia melihat Vano sudah ada disana. Dina merasa diikuti dari belakang tapi membiarkannya. Sudah seperti terbiasa. Kali ini Ela dan Chika punya rencana untuk mengikuti Dina yang naik mobil itu.


Vano melajukan mobilnya langsung ke Circuit untuk latihan. Saat diperjalanan Vano melihat ke spion, dia sadar kalau ada mengikutinya.


"Apa kamu mengenal mobil yang dibelakang kita?", tanya Vano kepada Dina


Dina berpikir pernah melihat mobil itu, dia mencoba mengingat nya dan ternyata itu mobilnya Chika.


"Kayaknya itu mobilnya Chika yang DM kamu terus", jawab Dina


"Pegangan yang erat", ucap Vano


Vano menaikkan gas dengan kecepatan tinggi.


Chika sudah mulai kehilangan jejak mobil yang dinaiki oleh Dina.


"Aah sial, kenapa cepat sekali hilangnya", ucap Chika kesal

__ADS_1


Kalau suka jangan lupa like yaa~


Dan jangan lupa coment juga, saya menunggu saran dari anda๐Ÿ˜Š๐Ÿ™


__ADS_2