
Hari sudah malam setelah makan malam Vano dan Dina pamit pulang ke apart.
"Hati-hati di jalan ya nak, tolong jaga Dina", ucap ibu
"Iya Bu siap", jawab Vano
Vano masuk ke mobil, Dina masih memeluk orang tuanya bergantian, tidak lupa memeluk adeknya juga. Setelah ritual perpisahan Dina masuk ke mobil. Vano melajukan mobilnya pulang.
Mereka berdua telah sampai apart langsung membaringkan tubuh mereka untuk tidur. Selamat malam
_____
Keesokan harinya
Dina bangun terlebih dahulu, dia bangun pagi sekali karena sekarang hari senin. Dia pergi mandi dan tak butuh waktu lama Dina selesai mandi dan ganti pakaian seragam.
"Mas cepat bangun, aku nanti telat sekolahnya", ucap Dina
"Iya iya ..", Vano bangun juga langsung pergi mandi dan tak butuh waktu lama Vano selesai mandi.
Mereka berdua turun dan menuju ke ruang makan untuk sarapan. Makanan yang sudah disiapkan bi Minah. Setelah mereka berdua sarapan, seperti biasa Vano mengantarkan Dina ke sekolah. Saat didalam mobil manager Vano menelponnya
Drrt.. Drrt.. (suara hp Vano bergetar)
"Halo kak ada apa?", Vano
"Persiapkan diri mu, Sekitar 1 bulan lagi kamu ada jadwal balap lagi di negara X", manager
"Iya kak", Vano
"Kamu harus hati-hati jangan sampai seperti 2 tahun yang lalu", manager
"Iya kak, aku mengerti", jawab Vano.
Setelah Vano menjawab itu, Vano mengakhiri panggilan. Mendengar hal itu dari manager, wajah Vano berubah tidak senang, dia ingat kejadian 2 tahun lalu itu dia sangat marah.
"Kenapa mas?", tanya Dina
"Tidak apa-apa, nanti kalau sudah pulang aku ceritakan semua", jawab Vano.
__ADS_1
Vano melajukan mobilnya mengantar Dina. Mobilnya berhenti di depan gerbang dan Dina langsung keluar dari mobil. Dina masuk ke kelas.
***
Di kampus
Vano telah sampai, dia memakirkan mobilnya. Dia masuk ke kelas. Disana sudah ada Riyan
"Gue akan ada jadwal balap di negara X huufd..", ucap Vano sambil menghela nafas
"Santai bro, jangan kepancing emosi. Kamu harus hati-hati dengan taktik mereka", Riyan
"Oke", jawab Vano
Sang Dosen telah masuk ke kelas. Setelah pelajaran selesai, Dosen meninggalkan kelas.
Vano dan Riyan masih di kelas, tiba-tiba ada Puput menghampiri mereka. Puput memberikan kado untuk Vano.
"Ini buat kamu, maaf baru bisa ngasih, dan selamat atas kemenangan balapan kamu", ucap Puput sambil menyodorkan sebuah kotak (kado ya)
"Terima kasih, tapi gk usah kasih kado", jawab Vano.
Vano dan Riyan pergi meninggalkan Puput yang masih berdiri di dalam kelas.
Jessica sudah tidak ada, Puput berpikir inilah kesempatan nya.
***
Di sekolah saat di dalam kelas
"Kita 1 bulan lagi lulus, kalian mau kuliah dimana?", tanya Mila
"Mungkin gue ikut mas Vano", jawab Dina
"Gue ikut Dina", jawab Fina
"Yaelaah.. kalau gitu gue juga ikut biar kita bersama terus", Mila
Bel pelajaran selanjutnya telah berbunyi, gurunya pun masuk ke kelas.
__ADS_1
Setelah jam pelajaran selesai, Dina keluar dari gerbang belum ada Vano untuk menjemputnya. Sekolah sudah mulai sepi, temannya juga sudah pulang.
"Mas Vano kemana sih lama amat", gerutu Dina
Tak lama pun Vano baru sampai. Dina langsung masuk ke dalam mobil.
"Tumben datangnya telat", Dina sedikit cemberut
"Maaf sayang dikampus tadi sedikit acara kumpul bareng satu jurusan", jawab Vano.
Dina memalingkan wajahnya melihat keluar jendela mobil. Vano tahu kalau Dina sedang ngambek.
"Sayang maafin aku, aku tadi beneran ada acara, kalau kamu gk percaya, kamu bisa tanya sama Riyan", Vano
"Iya", Dina
Mereka telah sampai di apart, mereka masuk dan duduk ruang tamu.
"Mas tadi kamu bilang mau menceritakan sesuatu", Dina
"Nanti aku mau mandi dulu", Vano hendak berdiri tangannya ditarik Dina dan Vano terduduk kembali.
"Kalau gk cerita sekarang aku akan marah", ucap Dina
"Ya sudah aku akan menceritakan sekarang", jawab Vano
Cerita Vano 2 tahun yang lalu
Saat balapan di negara X, Vano kecelakaan. Kecelakaan itu disengaja oleh lawannya karena memang itu taktik mereka agar Vano di diskualifikasi.
Saat itu sudah di putaran ke 10, tinggal 2 putaran lagi. Vano berada di posisi ke 2 dan posisi ke 1 itu sengaja menjatuhkan diri dan Vano tidak bisa menghindarinya, dia ikut terjatuh. Sedangkan posisi ke 3 itu teman dari posisi ke 1 yang sengaja menjatuhkan diri.
Team lawannya merasa terganggu dengan Vano, mereka takut Vano mendapatkan juara 1. Untung saja saat kecelakaan Vano tidak apa-apa hanya motornya yang hancur. Vano sangat marah. Sudah sampai ke titk putaran akhir dia akan menyalip di depannya terjadi kecelakaan.
Balapan berakhir, semua pembalap kembali ke camp masing-masing. Vano berjalan sendiri menuju ke camp mereka yang sengaja menjatuhkan diri. Vano tahu kalau itu jatuhnya disengaja. Vano menghampiri mereka dengan sangat emosi, teamnya Vano mengejarnya dan memisahkan mereka agar tidak terjadi bentrok.
Kali ini mereka pasti ikut balapan, Mereka mungkin punya taktik lagi.
Di Instagram aku ada ilustrasi video saat team nya Vano memisahkan Vano agar tidak terjadi bentrok. Yang memakai helm itu Vano.
__ADS_1
Kalian bisa melihatnya di Instagram aku yaa~