
Dina berjalan sampai di depan kelas.
"Din kaki loe kenapa?", tanya Mila.
"Eh iya kaki loe kenapa?", tanya Finaa juga penasaran.
"Kemarin habis tertabrak motor, gue masih kesel sama tuh cowok", Dina kesel kalau ingat kejadian itu.
"Yang nabrak loe cowok?", tanya Mila
"Cowoknya ganteng gk?", tanya Finaa kepo
"Apa'an sih biasa saja", jelas Dina
"Tapi ganteng kan?" goda Finaa
"Aku penasaran gimana ceritanya kok loe bisa sampai tertabrak, ceritain dong", kata Mila.
"Nanti aku ceritakan semuanya pas jam istirahat di kantin", jelas Dina.
Jam bel pelajaran pertama telah bunyi, Dina dan temannya langsung masuk ke kelas.
.
Vano pergi kuliah menaiki motor sport nya, cewek cewek di kampus semuanya memandang kagum kearah Vano karena wajahnya yang tampan dan tinggi, Vano memakai pakaian kasual terlihat sempurna. Vano juga termasuk cowok paling ganteng di kampusnya. Banyak cewek yang ngefans sama Vano, tapi Vano menanggapi mereka. Vano menjadi seorang cowok dingin semenjak ditinggal kekasih nya yang jadi cinta pertamanya saat masih sekolah SMA.
Vano berjalan memasuki kelasnya
"Hei bro kaki loe gk kenapa-kenapa kan? aku denger kemarin loe jatuh dari motor, motor loe juga gk kenapa-kenapa kan?", tanya Riyan temen nya Vano.
"Gk apa-apa kok", jawab Vano yang dingin.
__ADS_1
"Yang loe tabrak cewek apa cowok?", tanya Riyan penasaran.
Vano masih diam saja
"Kalau cewek cantik gk?" Riyan makin kepo
"Apa'an sih kepo loe?", jawab Vano
"Cantik tapi galak", imbuh Vano.
"Tuh kan,," , kata Riyan
Dosen memasuki kelas mereka dan memulai pelajaran.
-----
Di rumah Dina
Orang tuanya Vano bertamu ke rumah orang tuanya Dina.
"Emm.. saya sih setuju saja jeng Nita (mamanya Vano), tapi saya belum tanyakan langsung kepada anak saya", jawab ibu Nur (ibunya Dina)
"Ibu saya (neneknya Vano) sedang sakit, saya gk mau terjadi apa-apa dengan ibu saya. Biar cepat sembuh saya akan memenuhi permintaannya", jelas mama Nita.
"Ibu saya menginginkan agar Vano cepat menikah", imbuh mama Nita.
"Iya Bu Nur gimana?" sambung suaminya Nita (papa Rizky)
"Iya saya sih setuju saja, agar Dina semakin dewasa, gimana yah? ayah setuju?", tanya ibu Nur kepada suaminya (Arif ayahnya Dina).
"Saya juga setuju, kalian pernah nolongin saya, kalian orangnya baik, saya percaya kepada kalian", jelas ayah Arif.
__ADS_1
"Pasti Dina akan mau, nanti saya akan beritahu Dina dulu", sambungnya.
Selesai percakapan mereka, orang tuanya Vano pamit pulang.
-----
Di kantin
"Cepat ceritakan semua kejadian loe sama cowok yang nabrak loe", suruh Mila ke Dina.
"Iya cepat ceritakan semua kepada kita", imbuh Fina
Dina menceritakan semua kejadian kemarin yang menimpanya sambil makan.
Tiba-tiba ada cowok mendatangi tempat duduk mereka di kantin, cowok itu membawa coklat dan surat cinta untuk Dina, tapi Dina menolak dengan halus agar hati cowok itu gk sakit hati, berbagai alasan yang digunakan Dina untuk menolak pernyataan cinta dari cowok itu.
"Huuff.. akhirnya tuh cowok langsung pergi", Dina menghela nafas lega.
"Kenapa sih loe nolak terus setiap kali ada cowok yang nembak loe?", tanya Fina penasaran
"Loe gk tau Fin?", tanya Mila ke Fifa
"Emangnya loe tau kenapa?", tanya Fina balik
"Gk tau hehe", Mila
"Dasar", Fina sebel
Dina hanya diam melihat mereka berdua
"Kenapa sih Din?", tanya Mila
__ADS_1
"Gk kenapa-kenapa, cuma gue mau fokus belajar sekolah dan mewujudkan cita-cita, gue belum memikirkan untuk punya pacar", jawab Dina.
Bersambung...