Suamiku Ternyata CEO

Suamiku Ternyata CEO
Episode 10


__ADS_3

Ibu Prin terus menghubungi Prin menanyakan kapan Prin akan kembali. Prin bilang dia akan kembali minggu depan.


Seperti biasa-biasanya Prin dan Anna mulai dengan aktivitas bekerjanya.


Dengan kesibukan mereka masing-masing, membuat keduanya jadi jarang bertemu, hanya sesekali jika tanpa sengaja berpapasan di kantor.


Di waktu senggangnya Prin selalu menyempatkan mengirim pesan kepada Anna, dari yang mengingatkan untuk makan dan beristirahat tidak lupa dengan ungkapan-ungkapan rindu dari Prin.


Anna yang di sibukan oleh pekerjaan membuatnya tak sempat untuk mengunjungi butik-butiknya.semuanya di serahkan kepada asisten pribadinya untuk mengurus semuanya.


Setelah beberapa hari tidak bertemu, akhirnya ada waktu luang untuk Prin dan Anna. Prin mengajak Anna untuk mengunjungi bibi atau ibu dari Chris. Mereka akan pergi bersama dengan Soraya.


Anna menghubungi Soraya supaya ikut dengannya. Prin menjemput terlebih dahulu Anna lalu pergi untuk menjemput Soraya. Prin dan Soraya langsung berkenalan.


Prin terlebih dahulu sudah memberi kabar kepada Chris. Chris langsung menghubungi ibunya bahwa mereka akan kedatangan tamu.


Beberapa teman Prin juga ikut,Endru,Vani dan Rico. Mereka terlebih dahulu sampai di rumah Chris. Prin tengah fokus menyetir. sesekali di sepanjang perjalanan Anna dan Soraya saling mengobrol dan saling bergurau dan menggoda satu sama lain.


Akhirnya setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit, mereka sampai di kediaman Chris. Mereka disambut oleh ibu dan juga teman-teman Chris.


Prin berjalan menghampiri ibunya Chris "Hallo bibi apa kabar?" Prin memeluk ibu Chris.


"Kabarku baik Prin, bagaimana dengan mu?" tanya ibu Chris


"Aku baik..."


"Kenapa kau baru mengunjungi ku hah?"


Prin terkekeh "Iya aku minta maaf, akhir-akhir ini aku sedang sibuk bi"


ibu Chris melihat ke arah Anna dan Soraya "Siapa mereka?"


Prin menengok dan langsung memperkenalkan Anna dan soraya pada ibu Chris.


"Hallo bibi, Anna" Anna mengulurkan tangan untuk berjabat.


ibu Chris membalas uluran tangan Anna "Hallo itu Anita ibu Chris" di ikuti oleh Soraya.


ibu Chris mempersilahkan mereka masuk. ibu Chris menahan Prin di ambang pintu.

__ADS_1


"Mac siapa wanita itu,apa dia pacarmu?' ibu Chris bertanya.


Prin tersenyum "Lebih tepatnya calon pendamping hidupku bibi"


ibu Chris terkejut dan menepuk lengan Prin "Benarkah? lalu bagaimana dengan perjodohan mu?"


"Aku tidak peduli" kesal Prin. "dari awal aku sudah tidak mau di jodohkan dengan Brenda bibi,tapi kau tahu sendiri ibu selalu memaksa ku. Mangkanya aku tinggal di London. Bibi tolong kau jangan panggil aku Mac, panggil aku Prin, Anna tidak tahu soal kebenaran ku"


ibu Chris heran "Kau menyembunyikan nya?"


"Iya, karena ibu dan ayah pasti melakukan segala macam cara untuk menemukan ku" jelas Prin.


"Bukannya ibumu sedang sakit Prin?"


'Iya aku sudah mengetahui,Minggu depan aku akan kembali terlebih dulu ke Thailand untuk melihat keadaan ibu"


"Lalu bagaimana dengan Anna, apa kau mencintai nya?


Prin mengangguk "aku sangat mencintainya bibi"


"Kapan kau akan bicara padanya?"


"Nanti secepatnya aku akan bilang semuanya kepada Anna, aku harus menyelesaikan dulu urusan ku dengan ibu dan ayah, setelah itu aku akan memberi tahu ibu dan ayah soal Anna"


"terima kasih bibi"


Prin dan ibu Chris masuk. Prin menghampiri Anna duduk di sampingnya. Lalu ibu Chris pergi ke halaman belakang untuk menyajikan makanan di bantu oleh asisten rumah.


Anna dan Soraya saling berkenalan dengan teman-teman Prin. Mereka sudah saling mengenal dan mulai akrab.


Prin menyenderkan tubuhnya pada sofa tangan nya mengelus rambut panjang Anna. Suasana keakraban menambah suasana yang ramai. Saking melempar godaan dan gurauan.


Prin dan Anna sangat menikmati obrolan mereka, sesekali Prin dan Anna tertawa lepas ketika teman mereka membuat gurauan yang sangat lucu.


Anna merekam video dan mengunggahnya di Instagram miliknya. Sesekali Anna mengambil foto berdua dengan Prin.


Anna menepuk pelan paha Prin "Sayang aku ingin ke toilet!"


Salah satu teman Prin Endru mengajukan sebuah Games. Games yang akan di mainkan yaitu makan sushi dengan tambahan saus pedas. Semua orang langsung menyetujuinya.

__ADS_1


Soraya merekam video. Tiba giliran Prin,Anna langsung membuat sushi yang sudah di beri saus pedasnya. Prin menerima sushinya, awalnya Prin ragu karena dia memang tidak terlalu menyukai makanan pedas.


Prin makan dan pada saat di kunyah rasa pedasnya mulai membuat mulut Prin terasa terbakar. Saking pedasnya Prin sampai mengeluarkan air mata.


Semua orang menertawakan reaksi wajah Prin. Wajah Prin terlihat sangat pucat, Anna langsung menyodorkan minuman pada Prin.


"Bagaimana Prin ?" Soraya bertanya karena reaksi Prin yg terlihat lucu, Soraya merekam video.


"Haaaaaah pedas sekali" Prin menenggak minumannya.


Anna sedikit kasihan melihat Prin. Namun disisi lain teman-teman Prin malah menertawakannya.


"Haaaaaaaahh......" Prin masih merasa kepedasan.


Anna mengelus pundak Prin "Ini minum lagi"


Prin menerima kembali air yang di sodorkan oleh Anna.


"ini pedasnya gila,haaaah.... kalian memang kurang ajar" kesal Prin.


"Sekarang giliran Lo ndru!" Prin menyuruh Anna untuk membuatkan sushi kembali, lalu langsung memberikannya pada Endru.


Sekarang giliran Endru yang habis-habisan di tertawakan. karena ulah kekonyolan Endru sendiri yang membuat games ini membuatnya di buli, reaksi wajah Endru tak kalah lucunya. Wajahnya memerah karena rasa pedas.


Selesai dengan keseruan mereka. Prin mengajak Anna untuk berbincang di kursi dekat kolam. Sedangkan Soraya dan yg lainnya tengah menikmati teh yang di sediakan oleh ibu Chris.


Anna duduk di satu kursi dengan Prin, dengan posisi menghadap kolam Anna duduk membelakangi Prin dan Prin memeluk pinggang Anna dan menyandarkan dagunya di bahu Anna.


"Sayang ada sesuatu yang ingin aku bicarakan"


"Apa?"


"Lusa aku akan kembali ke Thailand" sontak membuat anna langsung menoleh melihat Prin.


Prin dan Anna beradu pandang "Ibuku sedang sakit, aku harus kembali untuk melihat keadaannya,kamu tenang saja aku hanya akan tinggal beberapa hari saja, setelah keadaan ibu membaik aku janji akan segera kembali" Prin memeluk erat Anna


"Kenapa baru bicara ?" tanya Anna


"Kau tahu sendiri, beberapa hari ini kita di sibukan dengan pekerjaan"

__ADS_1


"Baiklah, kau hati-hati disana" ucap Anna


datang Chris menghampiri mereka


__ADS_2