Suamiku Ternyata CEO

Suamiku Ternyata CEO
Episode 09


__ADS_3

Ke esokan harinya. Anna tengah bersiap-siap untuk bertemu dengan Soraya. Anna mengendarai mobilnya sendiri ke caffe tempat janjian mereka.


"Anna!" Soraya melambai kan tangan memanggil Anna


Anna melihat dan langsung menghampiri Soraya. Mereka saling bercium pipi kiri dan kanan.


"Apa kabar ?" tanya Soraya


Anna duduk berhadapan dengan Soraya "Baik, bagaimana kabarmu?" Anna balik bertanya.


"Kelihatan kabar gue baik" Soraya menjawab sambil terkekeh.


"Oh ya An, bagaimana kabar momy dan Dady mu?"


"Mereka baik, tapi sekarang mereka sedang berada di new York"


"Wah sayang sekali padahal gue rindu sama mereka, sudah lama tidak bertemu"


"Bulan depan juga momy dan Dady paling sudah pulang"


"Yah gak bisa ketemu dong, gue hanya tinggal sekitar 3 mingguan disini, gue harus balik lagi ke Thailand"


"Loh katanya Lo kembali, kenapa balik lagi ?" Anna heran


"Iya, gue balik karena gue udah kangen banget sama lo" Anna menggeleng kn kepala karena tingkah Soraya


"Ah sudahlah nanti kita bahas lagi, kita pesan makan dulu" Soraya langsung memanggil pelayan.


Setelah memesan makanan "Anna gimana kabar Randy, Lo masih saling berkomunikasi ?"


Soraya bertanya tentang Randy, lelaki yang pernah mengisi hati Anna.


Anna terdiam, dan menjawab dengan anggukan.


"Jadi, Lo udah gak saling berkomunikasi lagi, kenapa?"


"Ya semenjak gue pacaran sama Michele gue udah jarang lagi berkomunikasi dengan nya tapi sesekali Randy masih sih menghubungi gue, tapi setelah gue putus dari Michele. Randy pernah minta buat balikan lagi, tapi..." Anna tidak melanjutkan ucapannya.


"Tapi kenapa?" Soraya penasaran


"gue udah cinta sama orang lain" jawab Anna


Soraya semakin penasaran "Siapa?"

__ADS_1


"Dia Prin, salah satu karyawan di perusahaan Dady gue"


Soraya melongo tidak percaya "hah yang bener Lo? seorang Anna Snowden berpacaran dengan seorang karyawan, gue gak percaya!" Soraya tertawa.


"Lah memangnya kenapa, dia baik perhatian"


"Ya ampun Anna Lo polos banget sih, mana tau dia ada niat buruk sama Lo. Lo kan kaya raya, hati-hati loh jangan-jangan dia cuman pengen harta Lo aja" Soraya memperingati Anna.


Anna tersenyum "ya egak lah, mana mungkin dia punya niat buruk sama gue, lagian dia itu berbeda"


Soraya menarik nafas "Ya sudahlah, yang penting gue tetep doa ini yang terbaik buat Lo"


Setelah selesai makan. Anna dan Soraya pergi jalan-jalan ke mall. Saat mereka sedang asyik berbelanja lalu ponsel Anna berdering.


Anna melihat telpon masuk dari Prin. Wajah Anna langsung sumeringah.


Soraya yang melihat senyum Anna langsung bertanya "Siapa?"


"Dari Prin, gue angkat telpon dulu yah?"


"Hm dasar yang sedang jatuh cinta, ya sudah sana.." Anna melangkah ke area tempat yang agak sepi dan tidak bising.


"Hallo"


"Aku sedang ada di mall, ada apa?"


"oh kamu sedang jalan ? tidak apa-apa, aku hanya bertanya!"


"Iya, aku bersama Soraya, dia sedang membeli baju. Kau dimana?"


"Aku di apartemen Chris"


"Hm kau tidak pergi keluar? tanya Prin.


"Tidak, aku sebenarnya sedang menunggu kabar darimu, tapi kamu tidak menghubungi ku sama sekali" kesal Prin


Anna terkekeh "Maaf sayang, karena ke asyik kan mengobrol dengan Soraya, jadi aku lupa mengabari mu" jelas anna


"Ya sudah tidak apa-apa, tapi kamu baik-baik saja kan?"


"iya aku baik-baik saja! ya sudah sayang, aku harus menemani Soraya dulu. kasihan dia sudah menunggu ku"


"Ya sudah kamu hati-hati, aku sayang kamu" goda Prin.

__ADS_1


Anna tersenyum bahagia "aku juga! ya sudah aku pergi dulu" telpon pun terputus.


Anna kembali menghampiri Soraya "Maaf yah lama menunggu?"


"Tidak apa-apa aku mengerti orang yang tengah jatuh cinta" goda Soraya


Anna mencubit pelan lengan Soraya "Ah sudahlah, sekarang kita mau kemana?"


"Bagaimana kalau kita pergi menonton?"


"Ayo.." Anna dan Soraya langsung beranjak


Di apartemen Chris.


Setelah menghubungi Anna, Prin merebahkan tubuhnya di sofa Chris menghampiri Prin dan membawa kan minuman kaleng untuk Prin.


"Kau telponan sama siapa Mac?"


"Anna...!" singkat Prin


"Anna, anak bos mu itu Mac?" Prin mengangguk


Chris terkejut dan langsung menaruh minuman kaleng di atas meja.


"Kau punya hubungan dengannya ?" Chris langsung mengintrogasi Prin. dan Prin mengatakan iya.


"Benarkah, sejak kapan ?"


Lalu Prin menceritakan semuanya. Dari awal kedekatan dan sampai pada malam dimana Prin menyesali atas apa yang terjadi malam itu. Prin bilang kepada Chris, bahwa dia tidak akan pernah meninggalkan Anna.


Prin benar-benar mencintai dan menyayangi Anna, bukan karena atas kesalahannya tapi memang sejak awal Prin sudah terpesona kepada Anna, maka Prin berjanji akan selalu berusaha untuk membahagiakan Anna.


"Lalu bagaimana dengan rencana perjodohan mu ?" tanya Chris


"Dari awal aku sudah menolak, aku tidak mau menikah dengan wanita licik seperti Brenda"


"Lalu kapan kau akan kembali ke Thailand, ibu mu sedang sakit?"


"Minggu depan, aku akan meminta cuti terlebih dahulu"


"Lalu bagaimana dengan Anna?"


"Aku akan bicara dengan nya, tapi weekend Minggu depan aku akan mengunjungi bibi. aku akan berkunjung ke rumah mu, aku akan mengajak Anna"

__ADS_1


"Baiklah, aku akan mempersiapkan jamuannya"


__ADS_2