Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.10 - Kedatangan Shin & Xiang Yang


__ADS_3

"Siapa kau?"


"Seharusnya aku yang bertanya. Siapa kau sebenarnya?"


Mereka saling menatap dengan tatapan intens, pedang mereka masih menempel, saling mendorong satu sama lain.


Beberapa saat kemudian, mereka melompat mundur mengambil jarak belasan meter.


"Nona, kau berada ditingkat Martial God tapi aku sama sekali tidak pernah mendengar tentang kultivator seperti mu, apakah kau merupakan orang lokal di pulau ini?" Qin Feng tidak ingin bertindak gegabah.


"Apa maksud mu tingkat Martial God?" Xiang Yi An masih mempertahankan sikap waspada.


Mendengar perkataan pemuda didepannya tadi, sudah dipastikan dia bukan berasal dari pulau ini.


Qin Feng terdiam, dia berpikir mungkin gadis didepannya memang tidak berasal dari Benua Langit. Mungkin dia berasal dari benua lain dan nama tingkat kultivasi disana berbeda.


"Uhuk, tidak perlu dipikirkan apa yang aku katakan tadi, yang lebih penting.." Qin Feng melirik kearah Rumput Kelahiran Jiwa berusia seribu tahun, "nona, Rumput Kelahiran Jiwa sangat penting untuk ku, jadi aku harap nona bisa membiarkan aku mengambilnya, tentu saja aku akan memberikan bayaran mahal jika nona bersedia mengalah."


"Huh, kau pikir hanya diri mu saja yang membutuhkannya? Aku tidak butuh uang mu, aku hanya membutuhkan Rumput Kelahiran Jiwa."


Dari pada Qin Feng yang masih berbicara sopan, Xiang Yi An justru tidak memperlihatkan sedikit kesopanan pada lawan bicaranya.


"Aku adalah seorang ahli formasi, Rumput Kelahiran Jiwa akan sangat berguna untuk ku, nona harap pengertiannya!"


"Aku juga seorang Alkemis, itu bisa memperkuat kekuatan jiwa ku," Xiang Yi An tidak ingin mengalah, "lagi pula kau yang seharusnya mengalah pada seorang wanita jika kau merasa diri mu adalah pria!"


"Maaf, tapi aku mendukung kesetaraan gender, derajat pria dan wanita tidak ada bedanya."


"Jadi tidak ada pilihan lain selain bertarung," Xiang Yi An memasang kuda-kuda.


"Jika kau tidak ingin mengalah, sepertinya begitu," Qin Feng juga langsung bersiap.


Sesaat kemudian Xiang Yi An menciptakan belasan bola api yang dibungkus didalam bola udara.


Dengan sekali kibasan pedang, belasan bola api melesat kearah Qin Feng.


Qin Feng melakukan segel tangan beberapa kali, mengeluarkan belasan tulisan-tulisan kuno yang melayang beberapa meter didepannya.


Saat mencapai jarak tertentu, belasan serangan Xiang Yi An tiba-tiba saja berbelok kearah lain, sama sekali tidak ada satupun serangan yang mengenai Qin Feng.


Serangan itu entah melewati Qin Feng, terbang keatas, semuanya bergerak secara acak.


Xiang Yi An mengerutkan keningnya, "dia menggunakan susunan formasi dan memanfaatkan kekacauan ruang untuk membelokkan serangan ku. Dia bukan lawan yang mudah."


Qin Feng sudah sering berlatih melawan Xiang Yue yang sangat ahli dalam kekuatan ruang.

__ADS_1


Qin Feng selalu tidak berkutik melawan Xiang Yue.


Xiang Yue selalu membuat susunan ruang disekitar menjadi kacau, membuatnya kesulitan mengeluarkan teknik formasi.


Hal itulah yang membuat Qin Feng belajar melawan pengguna kekuatan ruang. Dia bisa memanfaatkan kekacauan ruang dengan teknik formasi.


Qin Feng kembali melakukan segel tangan lalu mulai menyentuh pangkal pedang dengan dua jarinya sampai ke ujung bilah pedang.


Pedang Qin Feng tiba-tiba mengeluarkan garis-garis susunan formasi.


Dengan cepat Qin Feng melesat menyerang Xiang Yi An.


Tidak tinggal diam, Xiang Yi An juga langsung menerjang.


Pertarungan pedang pun terjadi antara Xiang Yang melawan Xiang Yi An.


Suara dentingan pedang terus terdengar menggema di segala arah, setiap benturan serangan mereka menghasilkan gelombang kejut yang menghancurkan area sekitar.


Sangat jelas teknik pedang yang dimiliki Qin Feng berada diatas Xiang Yi An. Kecepatan dan kekuatan tubuhnya juga lebih unggul.


Xiang Yi An mulai terdesak seiring waktu.


Meskipun nama kultivasi mereka berbeda, namun sebenarnya mereka berada ditingkat yang sama dalam kultivasi.


Xiang Yi An terpental belasan meter. Qin Feng dengan cepat membuat belasan pedang Qi lalu ditembakkan kearah lawannya.


Xiang Yi An dengan cekatan menangkis semua serangan tersebut.


Namun tidak disangka, itu membuat lengannya membeku dan keram.


Xiang Yi An menjadi lengah, Qin Feng tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.


Dia bergerak cepat lalu muncul tepat didepan Xiang Yi An.


Xiang Yi An melebarkan matanya, melihat Qin Feng yang seperti sudah siap memenggal kepalanya, dia tiba-tiba menutup mata.


"Apakah ini akan menjadi akhir hidup ku?"


Sesaat kemudian Xiang Yi An merasa keningnya seperti disentil. Saat membuka mata, dia melihat ternyata Qin Feng tidak membunuhnya namun menempelkan kertas formasi di keningnya.


Saat mereka berdua mendarat di tanah, Qin Feng melakukan segel tangan. Seketika kertas formasi di kening Xiang Yi An aktif, membuat gadis itu tidak bisa menggerakkan tubuhnya, bahkan ujung jarinya sekalipun.


"Kenapa kau.. tidak membunuh ku?"


"Kenapa aku harus membunuh mu? Lagi pula kita tidak memiliki dendam hingga aku harus bertindak berlebihan bukan?" Qin Feng berkata dengan tenang, pertarungannya dengan Xiang Yi An sama sekali tidak menguras banyak tenaga, "lagi pula aku hanya menginginkan Rumput Kelahiran Jiwa, bukan nyawa mu."

__ADS_1


Xiang Yi An tertegun, menatap wajah Qin Feng dengan lebih cermat, dia baru menyadari jika pemuda itu sangat tampan.


"Bukankah kau terlalu naif?"


Qin Feng tersenyum kecut, "apakah kau sebegitu inginnya dibunuh oleh ku? Jika memang begitu aku tidak keberatan memenggal kepala mu!"


Meskipun Qin Feng hanya bercanda, namun ekspresi dan nada suaranya terkesan serius.


"Itu pun jika kau bisa melakukannya?"


Aura misterius tiba-tiba keluar dari tubuh Xiang Yi An.


*BOOOMMM!!


Sesaat kemudian ledakan energi kuat keluar dari tubuh Xiang Yi An, membuat Qin Feng terlempar puluhan meter.


Qin Feng melihat dibalik kepulan debu, sesuatu yang berbulu melambai-lambai.


Saat kepulan debu mulai menghilang, Qin Feng tertegun saat melihat perubahan bentuk Xiang Yi An.


Xiang Yi An kini memiliki telinga rubah di kepalanya dan 9 ekor rubah putih, pupil matanya menjadi tajam seperti rubah.


"Ini..." Qin Feng bisa merasakan kekuatan Xiang Yi An melonjak drastis.


Setidaknya aura yang dia keluarkan setara dengan kultivator tingkat Martial God tahap menengah.


"Apakah dia sebenarnya adalah Spirit Beast? Tapi auranya jelas tidak memancarkan Spirit Beast sedikitpun. Mungkin dia sama seperti guru Shin yang memiliki darah Naga," Qin Feng bergumam pelan, "sepertinya dia benar-benar akan bertarung serius, ini akan menjadi sulit."


Qin Feng mengeluarkan puluhan kertas formasi yang melayang mengelilinginya, membentuk sebuah lingkaran.


Formasi 9 Pedang Es!


Sembilan kertas formasi melayang keatas lalu berubah menjadi pedang es yang memancarkan aura ekstrim.


Xiang Yi An juga bersiap, di setiap ujung ekornya mengeluarkan api dengan kilatan petir.


Itu adalah kekuatan Inti Api Thunder Flame yang diberikan Xiang Yang padanya.


Sebelum mereka berdua melancarkan serangan, masing-masing satu sosok mendarat dengan cukup keras tepat didepan Xiang Yi An dan Qin Feng.


Mereka berdua terkejut saat melihat siapa yang datang.


"Kakak Xiang Yang!"


"Guru Shin!"

__ADS_1


__ADS_2