
Shin kali ini benar-benar tidak akan menahan diri, dia akan mengeluarkan semua yang dia miliki untuk melawan Malaikat Jiwa Abadi.
Aura Naga Emas yang Shin keluarkan semakin jelas membuat Xiang Yang terkejut.
“Saudara Shin, kau...” mata Xiang Yang melebar saat melihat Shin mulai berubah bentuk.
Iris emas dengan pupil tajam, tanduk di kepalanya tumbuh dan memanjang hingga 10 centimeter, sisik emas juga mulai tumbuh serta ekor dan sayap.
Shin kini berubah menjadi manusia naga.
Energi alam mulai mengelilingi Shin seolah memeluknya.
Tidak bisa dipungkiri, Xiang Yang sangat terkejut. Tidak disangka Shin ternyata menyembunyikan kekuatannya ini.
Tidak hanya Xiang Yang yang terkejut, namun juga Malaikat Jiwa Abadi.
“Aura itu.. sama dengan milik eksistensi yang selalu mengawasi ku dari Alam Surgawi. Apakah dia keturunannya? Atau mungkin ras yang sejenis?”
Malaikat Jiwa Abadi awalnya hanya berbentuk pecahan jiwa yang tidak memiliki ingatan lengkap. Dia bahkan tidak mengingat siapa namanya dan dari mana dia berasal, dia hanya mengingat banyak teknik kuat dari rasnya.
Jika dia memiliki ingatan lengkap, dia pasti akan mengetahui kalau Shin memiliki kekuatan Naga Emas dan juga merupakan Manusia Dao yang telah membantai seluruh rasnya.
“Aku akan membunuh mu!” Shin mengeluarkan Pedang Bintang Emas, mengalirkan energi alam ke pedangnya kemudian mengubah energi alam tersebut menjadi elemen petir.
Shin langsung melesat dalam garis lurus, membuat seperti kilatan cahaya.
“Kau memang cepat tapi masih sangat lambat di mata ku,” Malaikat Jiwa Abadi mengeluarkan Pedang Sumber Jiwa.
Dalam sekejap mata Shin sudah berada di hadapan Malaikat Jiwa Abadi, Shin menebaskan pedang mengincar lengan lawannya.
Sayang sekali Malaikat Jiwa Abadi tiba-tiba menghilang sebelum Shin mengenainya.
Tanpa di duga, Malaikat Jiwa Abadi muncul dibelakang Xiang Yang.
__ADS_1
Xiang Yang melebarkan matanya karena dengan jelas merasakan keberadaan lawan dibelakangnya.
Dengan cepat Xiang Yang berubah kedalam bentuk manusia naga.
Xiang Yang terkena serangan di punggungnya, namun dia tidak terluka hanya sedikit terdorong kedepan.
Xiang Yang mengeluarkan pedangnya kemudian menebasnya kebelakang, mengincar Malaikat Jiwa Abadi.
Akan tetapi Malaikat Jiwa Abadi kembali menghilang, lalu muncul cukup jauh dari Xiang Yang.
“Ah, ternyata kalian dari ras yang sama kah? Kalian ini sebenarnya apa? Manusia? Atau Spirit Beast?” Malaikat Jiwa Abadi mengelus dagunya.
Shin terbang hingga berada di samping Xiang Yang.
“Dia kuat, tidak mungkin mengalahkannya dengan kondisi kami saat ini, apakah aku benar-benar harus menggunakan Twillight Orb?” gumam Xiang Yang dalam hati.
Dia sadar Malaikat Jiwa Abadi tidak mungkin bisa mereka kalahkan dengan kondisi mereka saat ini.
Meskipun Malaikat Jiwa Abadi berada di tubuh Su Xianlin yang berada ditingkat Immortal tahap awal, namun kekuatan jiwanya sangatlah kuat serta teknik teleportasinya sangat merepotkan.
Namun tidak ada gunanya menyesali hal itu sekarang.
“Saudara Xiang Yang, tidak masalah memotong lengan dan kakinya, asalkan jangan benar-benar membunuhnya!” Shin tidak percaya jika Su Xianlin telah mati.
Shin harus benar-benar memeriksanya sendiri agar dia bisa percaya. Dia harus mengeluarkan Malaikat Jiwa Abadi dari tempat buah istrinya terlebih dahulu bagaimanapun caranya, bahkan meskipun harus memotong kedua lengan dan kakinya.
Jika itu dulu sebelum mengenal Pil Regenerasi Abadi, Shin pasti akan berpikir dua kali untuk memotong anggota tubuh istrinya.
“Haha, tidak ku sangka kau akan benar-benar cukup tega mengatakan hal itu, saudara Shin,” Xiang Yang tersenyum tipis, “aku tidak menyangka kau juga mewarisi darah naga emas, tapi dengan kekuatan kita saat ini masih tidak mungkin mengalahkannya.”
“Aku sadar akan hal itu, jadi bukankah sekarang waktunya mengeluarkan semua yang kita miliki, saudara Xiang Yang?”
“Ya kau benar!”
__ADS_1
Masalah ini sekarang bukan hanya sekedar istri Shin yang diambil tubuhnya. Namun jika makhluk itu berhasil mengalahkan mereka berdua maka seluruh dunia akan kacau. Jadi Xiang Yang harus mengeluarkan kekuatan penuhnya, menggunakan Twillight Orb.
“Aku harap saudara Shin tidak mengetahui tentang Twillight Orb.”
“Jikapun saudara Xiang Yang mengetahui tentang Twillight Orb, aku harap dia tidak menjadi gelap mata dan berusaha merebutnya dari ku. Aku tidak ingin bermusuhan dengannya.”
Itulah yang dipikirkan keduanya saat ini sambil saling menatap untuk sementara sebelum kembali fokus pada Malaikat Jiwa Abadi.
Selama ini keduanya merasakan ikatan pertemanan yang baik hingga sudah menganggap satu sama lain sebagai saudara. Mereka berdua sama-sama tidak ingin menjadi musuh.
Aura energi Yin-Yang mulai menyelimuti Xiang Yang sementara Shin diselimuti aura 5 warna yang masing-masing warna mewakili satu elemen.
Shin menguasai 7 elemen namun dia hanya memiliki 5 Twillight Orb. Dia tidak memiliki Twillight Orb yang mewakili elemen es dan elemen cahaya.
Orb Of Ice saat ini berada di Pulau Naga Emas atau Sekte Naga Emas. Sedangkan Orb Of Light berada di tangan Xun, salah satu istri Shin.
Ekspresi percaya diri Malaikat Jiwa Abadi tiba-tiba berubah serius saat merasakan tekanan aura dari kedua manusia di hadapannya.
“Ini.. dari mana asal kekuatan besar yang mereka berdua keluarkan?”
Sesaat kemudian, aura mereka berdua meledak dengan kuat, menyebar kesegala arah penjuru bumi.
Orb Of Yin dan Orb Of Yang melayang di belakang punggung Xiang Yang. Sementara di belakang punggung Shin melayang 5 Twillight Orb yaitu Orb Of Fire (api), Orb Of Wind (angin), Orb Of Earth(tanah), Orb Of Aqua (air) dan Orb Of Lightning (petir).
Shin dan Xiang Yang tiba-tiba menegang. Mereka menoleh kearah masing-masing dan seketika ekspresi terkejut tidak bisa mereka sembunyikan.
Shin tidak berpikir ternyata Xiang Yang memiliki 2 Twillight Orb. Dan Xiang Yang pun tidak berpikir Shin akan memiliki 5 Twillight Orb.
Mengabaikan keterkejutan mereka berdua, Dewa Yin-Yang yang berada di dalam tubuh Xiang Yang malah lebih terkejut lagi
“Hahaha, siapa sangka ternyata kita memiliki rahasia yang sama, saudara Shin. Mungkin saja selama ini kita mengkhawatirkan hal yang sama, yaitu tidak ingin ada yang mengetahui tentang Twillight Orb yang kita miliki.” Xiang Yang merasa ini sangat lucu mengetahui kenyataan ini.
Jika saja Shin tidak dalam suasana hati yang buruk, dia juga saat ini pasti sudah tertawa keras.
__ADS_1
“Baiklah, abaikan saja dulu hal ini, saudara Xiang Yang. Mari kita tunjukkan pada makhluk itu bagaimana kekuatan kita!” Shin kembali memasang ekspresi datar, dengan mata dingin menatap Malaikat Jiwa Abadi.