Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.25 - Konflik


__ADS_3

Selama 1 minggu perjalanan, Qin Feng akhirnya tiba di Benua Chenwu.


"Benua ini cukup besar, meskipun Benua Langit masih lebih besar," Qin Feng bisa melihat Benua Chenwu dari jarak yang cukup jauh.


Qin Feng terus terbang hingga saat dia berjarak beberapa kilometer dari Benua Chenwu, beberapa kultivator tersebut cukup kuat menghadang jalannya.


"Berhenti!"


Salah seorang kultivator tidak berada ditingkat Nirwana tahap akhir berteriak.


Qin Feng pun berhenti.


"Siapa kau dan apa tujuan mu datang ke Benua Chenwu?"


"Sepertinya kondisi Benua Chenwu tidak jauh berbeda dengan Benua Langit, mereka sangat waspada terhadap orang dari luar benua," Qin Feng bergumam sebelum menangkupkan tangannya, "perkenalkan, aku Qin Feng dari Benua Langit, datang ke Benua Chenwu ini untuk bertemu dengan Ketua Sekte Naga Emas."


Orang-orang itu saling memandang.


"Bagaimana ini? Apakah kita akan membiarkannya memasuki Benua Chenwu?"


"Ingat, pemuda itu berasal dari benua lain, kita sudah diperintahkan untuk selalu waspada pada siapapun itu yang berasal dari luar Benua Chenwu ataupun Benua Lingwu."


"Tapi dia mengenal Ketua Xiang Yang, bagaimana jika dia ternyata adalah kenalan Ketua Xiang Yang dan kita menyinggung perasaannya? Kita bisa-bisa dihabisi!"


Mereka mulai berdiskusi. Setelah beberapa saat, mereka kembali menoleh kearah Qin Feng.


"Jika kau memang mengenal Ketua Xiang Yang, tunjukan buktinya!"


Qin Feng mengeluarkan sebuah token berbentuk segi 5 dengan ukuran naga di tengahnya.


"Ini adalah token Sekte Naga Emas, seharusnya kalian mengetahuinya kan?" Qin Feng melemparkan token itu kearah mereka.


Mereka segera menangkap token tersebut lalu memeriksa keasliannya.


"Ada apa disana?"


Belum saja mereka selesai menganalisa token, terdengar suara seorang wanita.

__ADS_1


Mereka menoleh kebelakang dan menemukan gadis cantik melayang kearah mereka.


Dia adalah Xiang Yi An.


"Nona Muda," para kultivator itu langsung menangkupkan tangan.


"Begini Nona Muda, ada pengunjung yang berasal dari Benua Langit."


"Benua Langit?" Xiang Yi An sedikit mengerutkan keningnya lalu melihat kearah Qin Feng.


"Kamu!" Mata Xiang Yi An langsung melebar kemudian mengeluarkan pedangnya, bersiap untuk bertarung.


"Serang dia! Jangan biarkan dia mendekati Benua!"


Para kultivator itu sedikit terkejut, mereka tidak tau kenapa mereka harus menyerang Qin Feng.


Namun karena Xiang Yi An yang memerintah mereka, sudah pasti Qin Feng memiliki niat buruk. Setidaknya itulah yang ada di pikiran mereka.


Sementara Qin Feng juga terkejut, dia tidak menyangka Xiang Yi An adalah gadis yang benar-benar sembrono yang tidak berpikir panjang sebelum bertindak.


Qin Feng berdecak kesal, "gadis ini sangat menyebalkan!"


Puluhan kertas formasi mengeluarkan kilatan petir lalu melesat kearah semua orang yang menyerangnya.


Para kultivator penjaga perbatasan Benua Chenwu itu dengan cekatan menebas semua kertas formasi yang mengarah ke mereka.


Namun tidak semuanya bisa mereka tangkis, saat satu kertas formasi menempel di tubuh mereka, kilatan petir keluar membentuk seperti tali yang mengikat seluruh tubuh mereka, membuat mereka tidak bisa bergerak.


Qin Feng melihat kanan dan kiri namun tidak menemukan keberadaan Xiang Yi An.


Sesaat kemudian Xiang Yi An melebarkan matanya saat tiba-tiba merasakan keberadaan Xiang Yi An tepat di belakangnya.


Qin Feng secara refleks menunduk, angin dingin melewati tengkuk lehernya membuat Qin Feng bergidik ngeri karena tau tadi Xiang Yi An menebaskan pedang mengincar lehernya.


"Dia benar-benar ingin membunuh ku! Apa sebenarnya masalah yang dia miliki? Aku rasa masalah Rumput Kelahiran Jiwa sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi!" Qin Feng segera bergerak menjauh dari Xiang Yi An.


"Kau dasar gadis bar-bar! Apa kau sadar apa yang kau lakukan?! Aku datang kemari bukan untuk bermain-main dengan mu, ini masalah yang darurat!" Qin Feng menunjuk Xiang Yi An.

__ADS_1


"Apa kau bilang?! Coba katakan sekali lagi!"


"Gadis bar-bar!" Qin Feng mengatakannya lebih keras.


Xiang Yi An semakin marah lalu menyerang Qin Feng. Pertarungan sengit pun terjadi antara mereka berdua.


Qin Feng bergerak dengan cekatan. Karena dia sangat ahli dalam seni pedang, dia bisa membaca gerakan Xiang Yi An dengan mudah, hingga dia dapat menghindari semua serangan sambil mengeluarkan serangan formasi.


Hingga akhirnya Qin Feng dapat mengunci kedua lengan Xiang Yi An dabu belakang lalu menempelkan kertas formasi pada punggungnya, membuat gadis itu tidak bisa bergerak.


"Kultivasi kita memang setara, tapi kau tidak terlalu ahli dalam pertarungan, kau perlu belajar lebih giat lagi!"


"Kau sialan! Ayo kita bertarung lagi! Aku akan menggunakan kekuatan penuh ku, aku pasti bisa mengalahkan mu!"


"Aku datang kesini bukan untuk bertarung dengan mu!"


"Lepaskan Nona Muda! Apa kau ingin seluruh Benua Chenwu mengincar mu!" Para kultivator yang sebelumnya sudah dikalahkan oleh Qin Feng, berteriak kearahnya.


Qin Feng tersenyum kecut, "maaf aku terpaksa melakukan ini, jika tidak maka urusannya tidak akan pernah selesai!"


Sesaat kemudian puluhan kultivator lainnya berdatangan kearah mereka.


"Siapa kau?! Lepaskan putri ku!" Xiang Han yang merupakan ayah Xiang Yi An datang bersama puluhan kultivator.


"Ah.. benar-benar merepotkan, ini semua gara-gara gadis bar-bar ini!" Qin Feng berdecak kesal lalu menangkupkan tangannya.


"Maaf sebelumnya, tapi ini hanya kesalahpahaman, aku harap kalian tidak menyerang sebelum aku menjelaskan semuanya!" Qin Feng mengambil kembali token Naga Emas dari kultivator yang berteriak tadi lalu menyerahkannya pada Xiang Han dan menjelaskan maksud kedatangannya.


Qin Feng juga penyebab terjadinya pertarungan.


"Jika kalian tidak mempercayai ku, kalian bisa memanggil Senior Xiang Yang, dia pasti mengenal ku," Qin Feng mengakhiri penjelasannya.


Xiang Han pun menatap tajam putrinya yang selalu saja membuat masalah membuat gadis itu menunduk.


Qin Feng melepaskan kekangan pada Xiang Yi An dan para kultivator lainnya.


"Kalau begitu aku sebagai orang tuanya meminta maaf atas kelakuan putri ku," Xiang Han menangkupkan tangannya, "Qin Feng, mari kita ke Sekte Naga Emas dulu, masalah ini memang tidak bisa ditunda untuk dibahas.

__ADS_1


"Baik!"


__ADS_2