
Ledakan itu benar-benar membunuh Shang Fu. Dan tidak hanya sekedar membunuh saja, seluruh tubuh Shang Fu benar-benar lenyap tak bersisa.
Shin dan Xiang Yang menyadari hal itu, jadi mereka tidak perlu repot-repot pergi memeriksa kematian Shang Fu.
Shin sudah banyak menggunakan teleportasi, terlebih saat memindahkan dirinya dan Xiang Yang ketempat yang sangat jauh agar terhindar dari dampak ledakan, kekuatan jiwanya sudah hampir habis.
Qi Surgawinya juga demikian. Sementara Xiang Yang sendiri, karena menggunakan Transformasi Naga Emas, ia bisa meminimalisir penggunaan Qi Surgawi dengan menggunakan energi alam secara langsung.
Jika Shin juga menggunakan Tranformasi Naga Emas, dia juga pasti hanya akan menghabiskan setengah Qi Surgawi.
Shin dan Xiang Yang berbaring diatas tanah dengan nafas terengah-engah. 9 tanda di kening Shin sudah menghilang, sementara Xiang Yang juga sudah kembali ke bentuk normal.
“Pertarungan yang menegangkan bukan?” Shin tersenyum lebar, merasa puas dengan pertarungan yang dia alami.
“Ya, sudah cukup lama aku tidak bertarung sampai berdarah seperti ini,” Xiang Yang juga tersenyum.
Mereka berdua merasakan hal yang sama, yaitu kepuasan dalam pertarungan, kepuasan dalam mengalahkan musuh.
“Sebaiknya kita pulihkan dulu kondisi kita, kita harus membantu yang lainnya agar perang ini bisa cepat selesai.” Shin bangun, mengambil posisi duduk bersila.
Xiang Yang juga duduk bersila sambil mengeluarkan beberapa Spirit Pil.
“Makan ini, Spirit Pil ini akan lebih cepat memulihkan kondisi mu!”
Shin berniat mengambil pil pemberian Xiang Yang, namun tangannya berhenti di tengah jalan saat mendapatkan transmisi suara dari Drazil.
“Tuan Shin, ini gawat! Ada musuh kuat yang tiba-tiba datang ke benua lain dan sekarang Nyonya Su sudah...”
Shin langsung berdiri setelah mendengar transmisi suara dari Drazil. Ekspresinya menegang, rasa lelah di tubuhnya langsung menghilang.
“KENAPA KAU BARU MENGABARI KU SEKARANG?!” Shin berteriak marah.
“Maafkan saya Tuan Shin. Saya sudah berusaha menghubungi anda tapi tidak bisa. Baru sekarang saya bisa menghubungi anda.”
Shin terdiam, dia sekarang tau penyebab Drazil tidak bisa menghubunginya karena sebelumnya dia bertarung di dalam Domain Kegelapan.
“Maafkan saya Tuan Shin, ini kesalahan saya tidak bisa melindungi Nyonya Su.”
Shin tidak menjawab perkataan Drazil, dia mengepalkan tangannya dengan erat.
__ADS_1
“Ada apa saudara Shin?” Xiang Yang bingung melihat Shin.
“Saudara Xiang Yang, kita harus segera kembali, aku baru saja mendapatkan kabar kalau Benua Langit diserang!” Meskipun suasana hati Shin sedang sangat buruk, namun dia masih bisa berpikir rasional.
Dirinya saat ini sudah kehabisan banyak Qi Surgawi dan kekuatan jiwa. Xiang Yang masih memiliki cukup banyak Qi Surgawi jadi dia pasti bisa membantunya mengatasi musuh itu.
“Memangnya siapa yang menyerang Benua Langit? Apakah iblis dari benua lain?”
“Tidak ada waktu untuk menjelaskannya. Aku membutuhkan bantuan mu kali ini, aku akan langsung menteleportasikan kita ke Benua Langit!”
Melihat ekspresi serius Shin, Xiang Yang tidak mengatakan apa-apa, dia hanya mengangguk singkat sebagai jawaban.
***
Malaikat Jiwa Abadi benar-benar kuat, dengan kekuatan jiwa yang sangat melimpah serta keahliannya dalam serangan jiwa dan susunan formasi, bahkan Su Xianlin yang mengendalikan Formasi 4 Arah Mata Angin tidak bisa berbuat banyak.
Drazil juga berusaha melawan namun dia tidak bisa berkutik melawan Malaikat Jiwa Abadi.
Dengan beberapa gerakan saja, dia sudah terhempas jauh oleh Malaikat Jiwa Abadi.
Malaikat Jiwa Abadi hanya mengincar Su Xianlin. Dia bisa merasakan kekuatan jiwa yang melimpah di dalam tubuh wanita itu, jika dia bisa mengambil alih tubuhnya, kekuatannya pasti bisa meningkat pesat.
Tidak lama setelah pertarungan terjadi, Xiao Chang dan Yun Ying datang bersama ribuan pasukan.
Meskipun pasukan bantuan sudah datang, namun keadaan masih tidak berubah.
Malaikat Jiwa Abadi berhasil menerobos pertahanan Formasi 4 Arah Mata Angin dan mengikat tubuh Su Xianlin dengan rantai jiwa.
Setelah itu, Malaikat Jiwa Abadi membawa Su Xianlin berteleportasi ke bumi.
Untuk mengambil alih tubuh Su Xianlin pasti akan membutuhkan waktu. Jadi dia perlu pergi ke tempat yang cukup aman.
Barulah Drazil bisa menghubungi Shin setelah Su Xianlin diculik dan mengabarkan apa yang telah terjadi.
Dia merasa sangat bersalah karena tidak bisa melindungi istri tuannya.
***
Shin memaksa menggunakan teleportasi dengan sisa kekuatan jiwanya yang sangat tipis.
__ADS_1
Shin dan Xiang Yang muncul di halaman depan kediaman Shin di Sekte Pedang Ilahi.
Shin langsung jatuh berlutut, darah keluar dari hidungnya karena terlalu memaksakan diri. Jarak antara tempatnya sebelumnya dengan Benua Langit sangat jauh, menggunakan teleportasi dengan sisa kekuatan jiwanya membuat jiwanya terguncang.
“Saudara Shin,” Xiang Yang membantu Shin untuk berdiri, “sebaiknya kau pulihkan dulu kondisi mu, biar aku yang pergi memeriksa situasi!”
Xiang Yang cukup khawatir melihat Shin yang terluka. Selain itu dia masih belum tau apa yang terjadi sebenarnya hingga Shin sampai memaksakan diri seperti ini kecuali fakta kalau Benua Langit diserang.
Namun dia sama sekali tidak merasakan ada satupun musuh di Benua Langit. Dia tidak merasakan adanya pertarungan.
Tidak biasanya Shin sampai kehilangan ketenangan seperti ini.
“Tidak, aku harus pergi secara langsung,” Shin tidak menerima saran Xiang Yang.
Xiang Yang menghela nafas, “baiklah, kalau begitu katakan dimana tempatnya? Aku akan merobek ruang agar kita bisa langsung tiba.”
“Ujung paling selatan Benua.”
Xiang Yang pun mengibaskan tangannya, membuat robekan ruang lalu membawa Shin masuk kedalamnya.
***
Drazil masih berada di tempat menunggu kedatangan Shin. Dia sudah mengutus semua pasukan untuk berpencar mencari tempat makhluk itu pergi membawa Su Xianlin.
Selain Drazil, Xiao Chang dan Yun Ying juga ada disana. Mereka tidak mungkin pergi karena mereka adalah pilar penjaga benua saat ini.
Jika ternyata penculikan Su Xianlin bertujuan untuk memancing semua kultivator kuat Benua Langit maupun Benua Chenwu pergi meninggalkan tempat mereka maka apa yang akan terjadi berikutnya tidak akan terduga.
Xiao Chang dan Yun Ying masih berada di Benua Langit dan tidak kembali ke Benua Chenwu karena mereka bisa langsung berteleportasi ke Benua Chenwu jika saja Benua Chenwu diserang.
Mereka bertiga saat ini sedang berbincang, hingga tiba-tiba sebuah robekan ruang muncul tidak jauh dari mereka bertiga.
Shin dan Xiang Yang keluar melalui robekan ruang.
“Yang’er!”
“Xiao Yang!”
“Tuan Shin!”
__ADS_1
Melihat keduanya yang terluka, Drazil, Xiao Chang dan Yun Ying segera menghampiri mereka berdua.
Mereka tau seberapa kuat Shin dan Xiang Yang. Melihat mereka terluka pastinya musuh yang dilawan tidaklah sembarangan.