
Lan Ma bertarung dengan nafsu membunuh yang tidak tertahankan. Lan Ma tidak menahan diri karena dia sudah menyelamatkan semua orang yang diperbudak oleh para iblis.
Sekarang saatnya membalas dendam atas apa yang para iblis itu lakukan. Puluhan ribu iblis berdatangan mengepung Lan Ma, namun masih tidak ada yang mampu membuatnya terdesak.
Shin baru saja keluar dari penjara bawah tanah, dia melihat Lan Ma sedang bertarung melawan puluhan ribu iblis diatas kota.
Efek pertarungan mereka sudah menghancurkan seluruh kota hingga tidak ada lagi satupun bangunan yang tersisa.
Shin menciptakan ribuan jarum jiwa yang langsung melesat kearah para iblis. Jarum jiwa terus tercipta, setiap kali 1 jarum jiwa ditembakkan maka jarum jiwa lain akan terbentuk, hingga terlihat seolah tidak ada habisnya.
Semua jarum jiwa sepenuhnya mengincar para iblis. Dalan sekejap puluhan ribu iblis langsung berjatuhan seperti hujan.
"Saudara Lan Ma, maaf mengganggu pertarungan mu, tapi kita harus cepat-cepat menyelesaikan para iblis disini."
"Tidak apa-apa," Lan Ma melayang menghampiri Shin.
"Kalau begitu kita akan berpisah disini, aku akan langsung menuju pusat tempat pemimpin iblis di Benua ini berada, kau bisa mencari kota lain dan selamatkan sebanyak mungkin orang yang bisa diselamatkan!"
"Baik, kalau begitu aku pergi Saudara Shin," Lan Ma menangkupkan tangannya lalu terbang ke arah tertentu, mencari kota tempat tinggal para iblis lainnya.
Shin sendiri langsung melesat menuju ke tempat Raja Iblis Benua Biru berada.
****
Qin Feng dan Xiang Yi An mendapatkan tugas bersama untuk menyelidiki salah satu benua atau daratan.
Ya, hanya mereka berdua saja yang ditugaskan karena daratan itu hanya daratan kecil. Selain itu, menurut laporan, daratan itu tidak terlihat seperti memiliki keberadaan para iblis.
Saat ini mereka masih sedang dalam perjalanan, suasana sangat canggung karena tidak ada diantara mereka yang berbicara.
Selama perjalanan mereka hanya diam, terlebih Xiang Yi An yang seolah memancarkan aura dingin, secara tidak langsung memperingatkan Qin Feng agar tidak terlalu dekat dengannya.
Qin Feng sendiri ingin berbicara dengan gadis itu, karena sekarang mereka menjadi satu tim dan harus mulai sedikit akur agar misi mereka berjalan lebih lancar.
Jika terus begini maka mereka akan kesulitan menghadapi bahaya nanti. Namun Qin Feng melihat Xiang Yi An seperti tidak ingin berbicara dengannya, bahkan gadis itu tidak sedikitpun melirik kearahnya.
"Xiang Yi An..."
"Jangan menyebut nama ku!" Xiang Yi An langsung memotong perkataan Qin Feng tanpa melirik kearahnya.
"Aku rasa aku tidak memiliki kesalahan yang seharusnya bisa membuat dendam seperti itu," pikir Qin Feng sambil menghela nafas.
__ADS_1
Dia tidak menyangka Xiang Yi An akan sangat pendendam atau mungkin lebih tepat disebut kekanak-kanakan.
"Bukankah sebaiknya kita lupakan permasalahan diantara kita? Kita sekarang adalah satu tim, jika kita bertemu dengan musuh maka akan sulit menghadapinya jika kita tidak bisa bekerja sama dengan baik."
"Kenapa aku harus mendengarkan perkataan? Aku sama sekali tidak membutuhkan bantuan mu untuk melawan musuh, bahkan tanpa diri mu, aku bisa menyelesaikan misi dengan mudah!" Xiang Yi An berkata dengan suara datar.
Qin Feng diam tidak menjawab untuk beberapa saat.
"Baiklah jika itu mau mu," Qin Feng pun tidak lagi peduli, dia mempercepat laju terbangnya hingga langsung meninggalkan Xiang Yi An di belakang.
"Oh, apa kau ingin beradu kecepatan? Aku terima tantangan mu," Xiang Yi An juga langsung mempercepat laju terbangnya, mengejar Qin Feng.
Namun baru beberapa saat dia terbang dengan kecepatan penuh, sebuah tentakel raksasa muncul dari lautan, menghantam tubuh Xiang Yi An hingga terpental jauh.
Qin Feng langsung berhenti, dia berbalik melihat tentakel raksasa. Dia terkejut melihat tentakel itu namun masih diam di tempat.
Qin Feng mengalihkan pandangan kearah Xiang Yi An yang baru saja keluar dari laut setelah jatuh kedalam laut.
Sebuah tentakel raksasa lainnya muncul kembali menyerang gadis itu.
"Jangan meremehkan ku!" Xiang Yi An mengeluarkan pedangnya, mengalirkan energi Thunder Flame dengan intensitas tinggi lalu melakukan tebasan tunggal.
Namun tentakel itu tiba-tiba berubah menjadi seperti batu karang.
*BOOOMMM!!
Serangan Xiang Yi An tepat mengenai tentakel namunĀ itu sama sekali tidak menghentikan tentakel tersebut.
*BAAAMMM!!
Dia akhirnya terkena serangan, membuatnya tenggelam kedalam lautan.
Qin Feng sendiri hanya diam mengamati tanpa sedikitpun perubahan dalam ekspresinya, seolah tidak peduli dengan apa yang akan terjadi pada gadis itu.
Qin Feng ingin melihat sampai mana Xiang Yi An bisa bertahan melawan makhluk itu, apakah dia masih akan tetap keras kepala dan tidak meminta bantuan.
"Kraken, tidak ku sangka akan bertemu makhluk itu disini!" Qin Feng mengetahui kalau itu adalah Kraken karena ini bukan pertama kalinya dia melihatnya.
Puluhan tahun lalu saat Shin membawa Qin Feng berlatih di luar Benua Langit, seekor Kraken muncul menyerang mereka.
Kraken itu berada ditingkat Half Immortal tahap awal, namun bahkan bisa menandingi kekuatan kultivator satu tahap diatasnya karena kemampuan khusus yang dia miliki.
__ADS_1
Kraken dapat mengubah kepadatan tubuhnya sesuai benda apapun yang pernah dia makan.
Seperti tadi Kraken mengubah tentakelnya menjadi seperti batu karang karena dia pasti sudah memakan batu karang.
Jika Kraken pernah memakan senjata tingkat tinggi yang sangat keras maka tidak terbayangkan betapa merepotkan melawannya.
Namun saat itu Kraken bisa dikalahkan oleh Shin tapi tidak dibunuh.
Kraken berakhir menjadi hewan peliharaan Shin dan ditugaskan untuk menjaga area lautan Benua Langit.
Jika Shin mengetahui di area lautan ini ada Kraken, dia pasti akan kemari untuk menaklukannya dan menjadi penjaga area lautan Benua Langit yang kedua.
Di sisi lain, Xiang Yi An masih di dalam lautan, dia melihat ke kedalaman laut namun itu terlalu gelap.
Dia hanya melihat di arah tertentu ada 2 tentakel raksasa.
Tentakel lainnya tiba-tiba muncul dari gelapnya kedalaman lautan.
Xiang Yi An berniat segera terbang namun tentakel itu terlalu cepat di dalam lautan hingga dia berakhir tertangkap. Tubuhnya dililit membuatnya tidak bisa bergerak.
Xiang Yi An dibawah keatas hingga keluar dari air laut, beberapa saat kemudian air laut bergejolak hingga akhirnya sosok raksasa pun keluar.
Itu adalah Kraken yang memiliki bentuk seperti seekor gurita.
"Lepaskan aku!" Xiang Yi An berteriak, dia menggunakan seluruh tenaganya namun sia-sia saja.
Kraken itu sudah berada ditingkat Mahayana tahap akhir sementara dirinya berada di tahap awal.
Xiang Yi An melihat ke satu arah, dia menemukan Qin Feng yang masih melayang diam di tempatnya dengan sangat tenang.
Xiang Yi An ingin meminta bantuan, namun dia mengingat sebelumnya apa yang dia katakan membuatnya terdiam.
Kraken membuka mulutnya yang dipenuhi gigi-gigi tajam sepanjang 2 meter.
Xiang Yi An mulai diarahkan kedalam mulut Kraken.
Pandangan terus terarah ke Qin Feng, meminta bantuan dalam diam, namun Qin Feng seolah tidak peduli, sama sekali tidak bergerak dari tempatnya.
Jantung gadis itu berdetak lebih cepat, dia sudah merasa kalau ini adalah akhir hidupnya, dia mulai menyesali perkataannya yang tidak menginginkan bantuan Qin Feng.
Xiang Yi An pun berakhir dilahap oleh Kraken.
__ADS_1