
Sementara Xiang Yang sedang mencoba kekuatan Twillight Orb, Shin yang sudah lebih ahli dalam menggunakan Twillight Orb tidak perlu repot-repot menggunakan kekuatan benda terkuat di alam semesta itu untuk melawan para iblis.
Bai Lian mengetahui banyak tentang Twillight Orb, Shin belajar banyak dari istrinya itu.
Setelah sebelumnya Shin menggunakan teknik Hujan Meteor untuk membombardir daratan Benua Shang Fu, para iblis Benua Shang Fu langsung bergerak ke sumber serangan karena berpikir Benua Shang Fu diserang oleh banyak musuh.
Namun mereka terkejut saat mengetahui yang menyerang hanya seorang manusia. Lebih terkejut lagi saat mereka semua bahkan sampai sekarang belum bisa mendaratkan serangan pada Shin
Shin sedang bertarung melawan jutaan iblis dari tingkat Gold Core sampai tingkat Immortal. Semua iblis itu mengepung Shin dari segala arah, menyerang dalam jarak jauh maupun jarak dekat.
Sudah ratusan ribu iblis Shin bunuh dengan begitu mudah namun para iblis itu tidak terlihat kekurangan moral. Malah mereka semakin menggila dalam menyerang Shin karena marah teman mereka terbunuh.
Shin menggunakan pedang Qi di kedua tangannya untuk menebas setiap iblis yang menjadi targetnya.
Shin saat ini bertarung melawan belasan iblis tingkat Immortal, sementara iblis dibawah tingkat Immortal cenderung melakukan serangan jarak jauh karena jika mereka mendekat sama saja dengan bunuh diri.
Namun tidak sedikit iblis dibawah tingkat Immortal yang nekat menyerang Shin dari dekat. Meskipun pada akhirnya nasib mereka langsung tewas.
Belasan Iblis tingkat Immortal terus menyerang Shin secara teratur. Mereka bergerak menjauh saat serangan mereka gagal kemudian iblis lainnya datang memberikan serangan balasan, membiarkan rekannya menjauh dulu.
Hal itu terus mereka lakukan hingga meskipun tidak bisa menghindari luka namun bisa menghindari jatuhnya korban diantara mereka iblis tingkat Immortal.
Saat mereka tiba-tiba merasakan gerakan Shin semakin melambat dan kekuatannya semakin menurun, para iblis itu semakin ganas menyerang.
Shin terlihat terus terdorong mundur, kini hanya bisa melakukan pertahanan tanpa diberikan kesempatan menyerang.
Dalam satu kesempatan, para iblis itu melihat celah. Mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan dan memberikan serangan yang membuat kedua pedang Qi ditangan Shin terpaksa terlempar dari tangannya.
“MATI KAU MANUSIA!”
13 iblis tingkat Immortal langsung menancapkan senjata mereka di tubuh Shin dari arah depan, samping kanan kiri, belakang sampai atas bawah.
Tubuh Shin tertancap belasan senjata hingga membuat tubuh.
Para iblis menyeringai lebar, merasa kemenangan sudah mereka genggam. Namun senyuman mereka memudar kala melihat tubuh Shin sama sekali tidak mengeluarkan darah.
__ADS_1
Tubuh Shin menjadi transparan kemudian menghilang hingga terlihat jelas selembar kertas formasi.
Mata para iblis melebar, kesenangan mereka langsung runtuh seolah mereka baru saja terbang tinggi diatas awan namun tiba-tiba dijatuhkan begitu saja.
Sebelum mereka bisa menjauh, kertas formasi itu mengeluarkan sambaran petir yang menghantam belasan iblis tersebut.
Belasan iblis itu langsung terpental secara acak, ada yang jatuh ketanah, ada yang terpental keatas sampai ada yang menghantam jutaan pasukan iblis.
“Agak tidak adil jika hanya kalian yang bergerombol, jadi aku memutuskan untuk membuat pasukan ku sendiri!”
Para iblis melihat ke sumber suara, mereka melihat Shin yang melayang ratusan meter diatas mereka.
Shin mengeluarkan puluhan ribu kertas formasi lalu melakukan segel tangan.
Formasi Elemen! Klon Elemen!
Semua kertas formasi tiba-tiba mengeluarkan masing-masing 1 elemen. Mulai dari elemen api, air, petir, tanah, es dan cahaya.
Elemen pada setiap kertas formasi membesar kemudian memadat membentuk tubuh hingga terlihat seperti Shin.
Masing-masing klon memiliki kekuatan Shin dalam 1 elemen saja. Namun setiap klon tidak akan bisa menggunakan kekuatan elemen sebaik Shin.
Tentu saja itu karena mereka hanya klon semata yang terbentuk dari susunan formasi. Kekuatan mereka sangat terbatas.
“Baiklah, serang mereka, aku akan menyambut seorang tamu lain!”
Semua klon Shin langsung melesat menyerang para iblis, sementara Shin sendiri terbang meninggalkan medan pertempuran.
***
Jenderal Zhan Luo merupakan jenderal iblis terkuat dengan kultivasi tingkat Immortal Master tahap menengah.
Ia telah terbang selama berjam-jam, hampir setengah hari namun masih belum sampai di tujuan dimana seorang manusia saat ini sedang mengacau.
Dari jarak jauh dia sudah bisa merasakan intensitas pertarungan yang sangat dahsyat.
__ADS_1
Jelas sekali itu pertarungan eksistensi tingkat Immortal.
Tiba-tiba Zhan Luo bereaksi, mengeluarkan pedangnya lalu mengayunkannya kedepan.
Secara bersamaan, sesuatu yang bergerak seperti kilatan petir melesat kearahnya.
*TRANG!
Pedang Zhan Luo beradu dengan kilatan petir tersebut. Sang Jenderal Iblis pun bisa melihat sosok kilatan petir itu tadi ternyata adalah seorang manusia yang menggunakan pedang Qi untuk menahan serangannya.
“Aku dengar Raja Iblis Benua Shang Fu adalah iblis tingkat Immortal Master tahap akhir. Kau hanya berada ditingkat Immortal Master tahap menengah jadi pastinya kau bukan Raja Iblis. Dimana Raja Iblis Shang Fu? Aku sudah mengacau di benua ini selama 1 hari penuh jadi seharusnya dia sudah akan turun tangan, tapi kenapa hanya jenderal saja yang datang?”
Shin berbicara dengan pedangnya dan pedang Zhan Luo yang masih saling menempel, saling mendorong satu sama lain.
“Kau sangat angkuh manusia! Tidak perlu yang mulia untuk datang menghadapi mu, aku sendiri saja sudah lebih dari cukup!” Zhan Luo memberikan sentakan kuat, membuat Shin terlempar puluhan meter, “kau yang hanya berada ditingkat Immortal tahap awal tidak pantas menghadapi yang mulia!”
Dengan diselingi aura kegelapan pekat z Zhan Luo menebaskan pedangnya berkali-kali, mengeluarkan energi tebasan kegelapan.
Shin dengan cekatan menangkis semua energi kegelapan itu dengan pedang Qi nya.
Baru saja setengah energi kegelapan yang Shin tangkis, kedua pedang Qi nya parah, membuatnya harus menghindari serangan sisanya.
Baru saja Shin selesai menghindari semua energi kegelapan dengan sempurna, Zhan Luo ternyata sudah berada di belakang atasnya, bersiap membelah tubuh Shin.
Shin tentu menyadari hal itu. Ia melepas pedang Qi yang sudah patah lalu pedang Qi yang baru tercipta.
Shin menyilangkan kedua pedangnya diatas kepala, menahan tebasan pedang Zhan Luo.
Akan tetapi Shin tetap terpental jatuh kebawah. Dengan cekatan Shin mendapat kembali momentumnya sebelum jatuh menghantam tanah.
“Dia sangat cepat, sebagai pengguna elemen kegelapan, ia mampu membuat gerakan tanpa menimbulkan suara,” Shin menganalisis kekuatan Zhan Luo.
Meskipun berada dihadapan musuh dengan kultivasi diatasnya, namun Shin masih terlihat tetap tenang.
“Manusia ini memiliki refleks gerakan yang cepat. Aku pikir bisa membunuhnya dalam beberapa gerakan tapi dia sepertinya memiliki beberapa kemampuan.”
__ADS_1
Tidak hanya Shin yang melakukan analisa, Zhan Luo juga demikian.