
Xu Lingling tersenyum lebar setelah mendapatkan pesan dari Shin. Ia sudah tidak sabar ingin menghancurkan para iblis.
Xu Lingling terbang hingga ketinggian 100 meter, mengeluarkan token teleportasi kemudian melemparnya di tengah-tengah padang rumput yang luas.
Sesaat kemudian, lingkaran formasi raksasa tercipta di tanah. Susunan formasi itu mengeluarkan cahaya terang selama beberapa saat kemudian menghilang, lenyap begitu saja, digantikan dengan 10 juta kultivator yang merupakan Kelompok 1.
“Baiklah semuanya! Tidak perlu menunggu lama lagi, kita hancurkan para iblis di Benua Utara ini!” Xu Lingling berkata dengan pelan, namun suaranya bisa didengar jelas oleh semua orang karena ia menggunakan energi Qi untuk memperkeras suara.
“URRRAAAAA...!!”
Sumua pasukan berteriak penuh semangat lalu melesat terbang mencari keberadaan para iblis untuk dibunuh.
Xu Lingling sendiri sudah terbang lebih dulu.
“Saudari Qian Xue mengatakan kalau di 12 benua ini sama sekali tidak ada manusia. Jadi di Benua Utara juga tidak ada manusia, aku tidak perlu menahan diri untuk menghancurkan semuanya dengan pukulan ku!” Xu Lingling bergumam penuh semangat.
Saat mereka mencapai jarak tertentu, mereka berpecah ke 3 arah dengan teratur.
Masing-masing pecahan terdapat 1 kultivator tingkat Immortal yang memimpin.
Sementara 2 pemimpin lain terbang bersama pasukan mereka, Xu Lingling malah terbang lebih dulu meninggalkan pasukannya.
Wanita itu setidaknya ingin menghancurkan satu kota beserta para iblis didalamnya sebelum mematuhi rencana awal.
***
Di salah satu kota di Benua Utara.
Kota itu cukup besar, ada puluhan ribu iblis dari tingkat rendah sampai tinggi tinggi berada disana.
Terlihat tembong setinggi belasan meter dengan ketebalan 10 meter mengelilingi seluruh sudut kota.
Belasan iblis tingkat Transcendent berjaga disetiap pos diatas dinding.
“Hai lihat, apa itu!” Salah satu iblis menunjuk kearah depan.
Seorang rekannya melihat kearah yang ditunjuk, matanya menyipit menajamkan pengelihatan.
Ia melihat bintik-bintik hitam yang cukup banyak.
“Palingan cuman burung yang sedang bermigrasi, tidak usah terlalu dipikirkan! Lebih dari pada itu..” rekannya mengibaskan tangannya, mengeluarkan sebuah anggota tubuh manusia yang merupakan kaki sampai paha, “aku memiliki daging manusia, kau mau mencobanya?”
Memang menusia di 12 benua ini sudah tidak ada lagi, tidak ada lagi dalam artian tidak ada yang masih hidup. Ada cukup banyak daging manusia yang menjadi makanan para iblis.
__ADS_1
Iblis itu justru tidak menanggapi perkataan rekannya, wajahnya terlihat buruk, secara tidak sadar ia melangkah mundur, tatapannya tidak lepas memandang jauh kedepan.
“Kalau tidak mau ya sudah,” rekannya pun menggigit kaki manusia ditangannya, “apa sebenarnya yang kau li.. hat.”
Wajah rekan itu juga seketika pucat, lalu manusia di tangannya terjatuh, melihat bintik-bintik hitam sebelumnya ternyata adalah gerombolan kultivator manusia yang tidak bisa mereka tentukan jumlah pastinya.
“Dari mana asalnya para manusia itu?!”
Seharusnya manusia tidak ada lagi di 12 benua. Semuanya telah mereka bunuh hingga tidak tersisa.
Jikapun masih ada manusia yang tersisa, tidak mungkin jumlahnya bisa sebanyak itu.
“Tidak penting dari mana para manusia itu berasal! Cepat bunyikan lonceng dar...”
*BAAMM!
Seseorang tiba-tiba muncul lalu memukul kepala iblis itu sampai menjadi kabut darah.
Beberapa iblis di sekitar terdiam karena syok. Sebelum mereka bisa bereaksi, kepala mereka sudah meledak menjadi kabut darah dalam sekali pukulan.
Orang itu tidak lain adalah Xu Lingling.
Xu Lingling melihat jauh kearah pos lainnya, ia melihat para iblis sepertinya sudah menyadari kedatangan pasukannya, namun tidak menyadari kedatangannya.
Pukulan Dewi Perang!
Dengan sekali ayunan tangan, gelombang angin dahsyat keluar menghantam kota hingga hancur lebur tak bersisa.
Gelombang angin terus memberikan dorongan hingga membuat lubang besar seperti sumur.
Sementara itu, pasukan Xu Lingling langsung berhenti saat melihat kota tujuan mereka hancur dalam sekejap.
“Apakah kita akan mendapatkan kesempatan untuk melancarkan aksi jika begini?”
“Entahlah. Namun karena Nyonya Xu Lingling yang menjadi pemimpin kita, aku rasa kita tidak akan memiliki banyak kesempatan.”
***
Di sisi lain, Xiang Yang dan Shin sudah siap melancarkan serangan mereka untuk mengacau di Benua Shang Fu, membuat para iblis kuat fokus pada mereka hingga tidak akan bisa memberikan bantuan pada 11 benua yang sedang diserang oleh pasukan mereka.
Shin berada di sisi utara sementara Xiang Yang berada di sisi sebaliknya.
Shin menaikkan alisnya saat melihat bekas pertarungan besar, serta kawah besar yang membentang sangat luas.
__ADS_1
“Apakah ini ledakan yang disebabkan oleh Yang Mo dan para bawahannya. Jika begini maka mereka menjalankan tugas dengan sangat baik, iblis di Benua Shang Fu pasti telah berkurang banyak,” Shin tersenyum tipis lalu terbang mencari keberadaan para iblis.
Shin hanya terbang dengan kecepatan yang setara dengan kultivator tingkat Nirwana tahap akhir. Ia tidak terlalu cepat agar para iblis bisa melihat keberadaannya.
Beberapa iblis yang kebetulan lewat, terkejut melihat keberadaan Shin yang merupakan manusia.
Manusia itu sangat bodoh karena berani menampakkan diri didepan mereka. Seharusnya jika dia merupakan manusia yang selamat dari pembantaian, lebih baik dia bersembunyi.
Tidak peduli alasan manusia itu begitu berani, para iblis segera melesat menyerang Shin.
Shin memasang senyum terhibur melihat kedatangan para iblis yang hanya berada ditingkat Transcendent saja.
Sebelum mereka sadar, tubuh mereka tiba-tiba menjadi kaku, tidak bisa digerakkan.
“Tidurlah dengan tenang!”
Para iblis melebarkan mata saat mendengar suara Shin di belakang mereka.
Sesaat kemudian tubuh mereka berjatuhan, terpotong-potong menjadi belasan bagian.
Shin tidak sekalipun menoleh kearah mayat para iblis, matanya memandang pada sebuah kota yang berjarak cukup jauh.
“Akan ku buat ibu menjadi lebih meriah,” Shin mengangkat tangan kanannya dengan telapak tangan menghadap langit.
Supernova Matahari
Bola api seperti matahari tercipta di tangan Shin, terus membesar dan terus membesar hingga berdiameter 100 meter.
Dengan sekali kibasan tangan, Supernova Matahari melesat cepat kearah kota.
***
Sebuah kota di Benua Shang Fu
Kebetulan ada iblis tingkat Immortal disana. Iblis itu sedang bersantai di bawah pohon, wajahnya terlihat damai tanpa beban.
Tiba-tiba mata iblis itu terbuka saat instingnya merasakan bahaya. Dia langsung terbang, melihat kearah dimana ia merasakan energi kuat mendekat kearah kota dengan kecepatan tinggi.
Wajah iblis itu menjadi buruk saat merasakan tekanan dari benda besar seperti matahari itu.
Itu bukan serangan yang main-main, entah siapa yang melancarkan serangan itu, yang pasti dia sangat kuat.
“Tidak peduli siapa yang mengeluarkan serangan itu, aku harus menghentikannya sebelum benda itu benar-benar menghantam kota dan menghancurkannya!” Iblis itu melesat terbang, memanggil puluhan bawahan terkuatnya di kota ini, bersiap pasang badan menahan serangan.
__ADS_1