Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.33 - Menuju Benua Biru


__ADS_3

"Saudara Shin!"


Shin dan Chu Yan melihat kearah sumber suara, dia menemukan Lan Ma terbang kearahnya dengan terburu-buru.


"Apa yang terjadi Saudara Lan Ma?" Chu Yan mengerutkan keningnya melihat Lan Ma yang terlihat panik.


Mereka tidak pernah melihat Lan Ma seperti ini, pasti terjadi sesuatu yang buruk.


Shin ingat kalau dia menugaskan Lan Ma dan Hun Fan untuk menyelidiki Benua Biru, melihat Lan Ma sendiri pasti ada sesuatu yang terjadi pada Hun Fan, karena biasanya mereka berdua selalu bersama.


"Saudara Lan Ma, tenanglah! Ceritakan secara perlahan."


Lan Ma mengatur nafasnya, dia terlalu terburu-buru hingga kesulitan merangkai kata-kata.


Dia pun menceritakan apa yang terjadi saat dia menjalankan misi di Benua Biru, dimana Hun Fan mengorbankan dirinya agar Lan Ma bisa melarikan diri dan mengabarkan hal ini pada Shin.


"Maafkan aku Saudara Shin, karena aku, Saudara Hun Fan jadi mengorbankan dirinya."


Lan Ma benar-benar merasa bersalah, sekarang dia tidak tau bagaimana kondisi Hun Fan, apakah dia masih hidup atau tidak setelah pertarungan melawan para iblis.


Shin menepuk bahu Lan Ma, "tenanglah Saudara Lan Ma, aku yakin Saudara Hun Fan masih hidup. Para iblis itu tidak mungkin membunuh Hun Fan untuk saat ini karena mereka pasti menginginkan informasi darinya."


"Kau benar Saudara Shin," Lan Ma sedikit merasa lega karena setidaknya Hun Fan memiliki kemungkinan besar untuk masih hidup.


"Saudara Chu Yan, siapkan 10 ribu assassin, panggil juga Saudara Litian, kita akan langsung bergerak menuju Benua Biru untuk menyelamatkan Saudara Hun Fan!"


"Tentu saja," Chu Yan langsung terbang, pergi menjalankan perintah Shin.


Setengah jam kemudian, Chu Yan kembali dengan Bing Qiaoyu, Yin Litian, Li Yuwen Li Yiren dan 10 ribu assassin.


10 ribu assassin itu adalah pasukan khusus yang sangat terlatih, yang terendah diantara mereka berada ditingkat Nirwana tahap awal.


"Saudara Shin, pasukan sudah siap, kita bisa langsung berangkat sekarang!"


"Baiklah, ayo!"


Shin pun langsung terbang, diikuti oleh teman-teman dan semua pasukannya.


Dalam perjalanan Shin melihat bagaimana perkembangan Benua Langit.


Dalam 20 tahun terakhir, Benua Langit mengalami perkembangan semakin pesat yang membuat Shin merasa puas.

__ADS_1


Awalnya sebelum kedatangan Shin, Benua Langit hanya memiliki beberapa kultivator tingkat Nirwana, namun sekarang setelah 100 tahun berlalu, bahkan Benua Langit telah melahirkan cukup banyak kultivator tingkat Immortal.


Shin tidak menggunakan kecepatan penuh dalam terbang karena dia dia harus menyesuaikan kecepatan dengan para pasukannya, jika tidak maka dia sudah terbang sangat jauh meninggalkan mereka.


Shin juga tidak tau jalan menuju Benua Biru.


Dia tidak bisa menggunakan teknik teleportasi untuk langsung ketempat tujuan karena dia tidak tau pasti letak Benua Biru.


Jika saja Lan Ma masih berada di Benua Biru maka Shin bisa langsung berteleportasi membawa semua pasukannya.


Untuk robekan ruang, itu sama saja dengan teleportasi karena Shin tidak tau letak pasti Benua Biru.


"Saudara Lan Ma, sebelumnya kau membutuhkan berapa lama untuk tiba di Benua Biru?"


"Aku dan Saudara Hun Fan membutuhkan waktu 1 minggu dengan kecepatan penuh," Hun Fan mengerutkan keningnya, dia sekarang sadar akan membutuhkan waktu lama tiba di Benua Biru dengan kecepatan seperti ini


"Akan sangat membuang waktu jika terus seperti ini, Saudara Hun Fan mungkin tidak bisa bertahan lama," Shin bergumam.


"Shin gege, kita tidak mungkin terus terbang dengan kecepatan ini, saudara Hun Fan mungkin tidak akan bertahan lama jika kita tidak segera tiba di Benua Biru," ucap Bing Qiaoyu.


Untuk keluar dari daratan Benua Langit saja mungkin akan membutuhkan waktu 5 hari jika terus menyesuaikan kecepatan dengan pasukannya.


Itu akan sangat membuang waktu.


Shin pun terpikirkan satu hal supaya mereka bisa tiba di Benua Biru dalam waktu singkat.


"Aku memiliki rencana, aku akan terbang lebih dulu ke Benua Biru, barulah aku akan kali kesini dan membuat di formasi teleportasi untuk mengirim kita semua ke Benua Biru," Jika Shin sudah mengetahui letak Benua Biru maka dia bisa dengan mudah berteleportasi ataupun membuat robekan ruang.


"Itu ide yang bagus," mereka semua menyetujui rencana Shin


"Saudara Lan Ma, kita hanya perlu bergerak lurus untuk mencapai Benua Biru kan?"


"Benar," Lan Ma mengangguk.


"Kalau begitu baiklah."


Tanpa Elemen Cahaya!


Energi cahaya meledak keluar dari tubuh Shin, di keningnya terbentuk tanda bulat yang bersinar seperti matahari.


Shin pun melesat cepat, bergerak secepat cahaya melintasi lautan hingga membuat gelombang lautan.

__ADS_1


Dalam sekejap mata, Bing Qiaoyu dan yang lainnya tidak lagi bisa melihat keberadaan Shin.


"Dia memang selalu bergerak cepat," Yin Litian tersenyum kecut, dia selalu merasa iri dengan kecepatan Shin.


Dulu kekuatannya setara dengan Shin dan menganggap Shin sebagai rivalnya, namun sekarang dia sudah tidak pantas menjadi rival Shin.


Yah.. sekarang rivalnya adalah Chu Yan.


Sementara itu, Shin masih terus bergerak dengan kecepatan tinggi.


Dengan menggunakan Tanda Elemen Cahaya, Shin sudah bisa bergerak secepat cahaya.


10 menit kemudian, Shin akhirnya tiba di Benua Biru. Jarak antara Benua Langit dan Benua Biru memang sangat jauh, bahkan dengan kecepatan cahaya Shin masih membutuhkan waktu 10 menit.


Itupun masih bukan kecepatan penuh Shin, jika ditambahkan dengan tanda pemahaman lainnya dan hukum waktu maka mungkin dia bisa tiba dalam waktu yang jauh lebih singkat.


Kecepatan cahaya memang tidak terbayangkan di Alam Mortal, tapi di Alam Surgawi, kecepatan cahaya merupakan hal yang biasa.


"Jadi inikah Benua Biru," Shin melihat Benua Biru yang sangat luas, meskipun masih belum mencapai setengah dari luas Benua Langit.


Sekarang Shin tinggal membawa semua pasukannya kemari.


Shin bisa merasakan keberadaan teman-temannya dariĀ  token komunikasi ataupun token teleportasi yang mereka bawa.


Shin mengibaskan tangannya, membuat robekan ruang yang sangat besar.


Di tempat pasukan Shin berada saat ini, mereka bisa melihat robekan ruang besar tercipta didepan mereka.


"Padahal baru 10 menit, tapi Saudara Shin sudah tiba di Benua Biru," Chu Yan berdecak kagum.


"Baiklah, mari kita masuk!" Bing Qiaoyu langsung memasuki robekan ruang, diikuti oleh semua pasukannya.


***


Di tempat Shin.


Teman-teman dan pasukan Shin keluar melalui robekan ruang didepannya.


"Sesuai perintah yang aku berikan pada kalian sebelumnya, masing-masing dari kalian sudah ku berikan Token Teleportasi, setiap satu dari kalian berusahalah untuk menyelamatkan setidaknya 10 orang sampai maksimal 100 orang kemudian kalian bisa langsung berteleportasi ke Benua Langit!" Shin memberikan perintah pada 10 ribu assassin yang dia bawa.


"Siap Senior Shin!" Mereka semua menangkupkan tangan lalu segera berpencar ke segala arah.

__ADS_1


__ADS_2