
"Kau..."
"Huh! Kau masih berani bicara?"
*KRAK!
Xu Lingling mematahkan leher iblis yang berada dalam cengkeraman tangannya, hingga iblis itu tewas. Ia pun melepaskan leher iblis itu, membuat mayat iblis itu jatuh terjun bebas kebawah.
Memang sekarang Xu Lingling berada di ketinggian beberapa ribu meter diatas permukaan tanah Benua Yang sudah terbelah menjadi dua bagian.
Xu Lingling melihat kedepan dimana puluhan ribu iblis melayang didepannya dalam jarak beberapa ratus meter.
Wanita itu sudah membunuh lebih dari belasan ribu iblis dalam beberapa menit pertarungan.
Dan dia hanya menggunakan kekuatan fisik saja dalam setiap serangannya, sama sekali tidak menggunakan energi Qi apa lagi kekuatan jiwa.
Xu Lingling hanya menggunakan energi Qi untuk terbang saja, tidak lebih dari itu.
Xu Lingling menunjukkan kepalan tinjunya yang sudah berlumuran darah iblis, membuat para iblis itu bersiaga penuh.
"Apakah dia masih manusia? Aku tidak bisa merasakan dia menggunakan energi Qi sama sekali namun dia bisa membunuh kita dengan mudah!"
"Kekuatan fisiknya terlalu mengerikan. Mau tidak mau kita harus menunggu sampai para Jenderal tiba untuk, hanya mereka yang mampu menangani manusia itu selama Yang Mulia masih berada di luar Benua Merah."
"Kita hanya bisa mengulur waktu untuk saat ini."
Para iblis masih diam bersiaga, sama sekali tidak mengeluarkan serangan apapun, diam tidak bergerak di udara, seolah mereka adalah patung yang tergantung di udara tanpa adanya tali.
"Kenapa kalian hanya menyerang dalam jumlah kecil saja? Kalian bisa maju bersama, jangan pikir hanya dengan beberapa ribu iblis akan mampu mengalahkan ku!"
Sebenarnya para iblis sadar tidak dapat mengalahkan atau bahkan menandingi kekuatan Xu Lingling. Mereka sadar tingkat kultivasi mereka tidak mumpuni. Mereka sadar hanya akan menjadi samsak tinju jika bergerak maju.
Tidak ada pilihan lain selain mengukur waktu dan menyerang dalam jumlah sebagian kecil adalah jawabannya.
Meskipun mereka berjumlah puluhan ribu, namun mereka hanya menyerang dalam jumlah beberapa ribu saja. Dan setelah beberapa ribu iblis itu tewas maka akan ada beberapa ribu lagi yang maju.
Hal itu terus terjadi hingga Xu Lingling sudah membunuh belasan ribu diantara mereka.
Jika saja mereka langsung maju bersama-sama maka mereka akan dengan mudah dibunuh oleh wanita itu.
Ling sebenarnya sadar akan hal itu namun dia sama sekali tidak mencegahnya.
Dia yakin dengan kekuatannya, dia yakin akan kemenangannya. Dia hanya ingin memberikan harapan pada para iblis itu kemudian dia akan menghancurkan harapan itu berkeping-keping.
__ADS_1
Itu akan lebih menghibur jika melihat bagaimana ekspresi putus asa para iblis dari pada langsung memukul mereka sampai tubuh mereka hancur.
"Sekarang siapa lagi yang ingin mati?" Xu Lingling memasang kuda-kuda, bersamaan dengan ancang-ancang memukul.
Dengan sekali pukulan, gelombang angin yang begitu keras melesat, jangkauannya terus melebar seiring jauhnya lesatan.
Pukulan itu murni hanya kekuatan fisik saja, Xu Lingling tidak menyertakan energi Qi didalamnya.
Ribuan iblis langsung berjejer didepan, membentuk formasi seperti perisai tameng.
Secara bersamaan mereka membuat perisai energi raksasa yang sangat tebal, tidak hanya 1 melainkan 10 lapisan perisai energi.
*BAAAMMM!!
Gelombang angin menabrak perisai energi pertama, seketika retakan langsung tercipta.
Gelombang angin terus mendorong perisai energi dengan kuat, bahkan semakin kuat seiring waktu.
Perisai energi pertama akhirnya pecah, gelombang angin pun menabrak perisai energi kedua.
Sama halnya dengan perisai energi pertama, perisai energi kedua yang tidak mampu menahan tekanan gelombang angin berakhir hancur bagaikan kaca pecah.
Perisai energi ketiga hancur, perisai energi keempat hancur, perisai energi kelima pun demikian, dan terus seperti itu hingga mencapai perisai energi terakhir.
Gelombang angin itu jangkauannya sangat luas, menjangkau semua tempat para iblis itu.
Jika pertahanan terakhir mereka hancur, mereka tak ubahnya akan menjadi debu yang hancur karena gelombang angin itu.
*PYAR!
Akhirnya perisai energi terakhir pun hancur membuat wajah para iblis langsung pucat.
Sebelum gelombang angin itu menghantam para iblis, sosok iblis lainnya tiba-tiba muncul didepan mereka, mengayunkan tombaknya dengan kuat.
Gelombang energi kegelapan menghantam gelombang angin, mendorong balik gelombang angin itu dengan kuat.
Xu Lingling tidak berniat menghindar, dia menebaskan tangannya secara vertikal, membuat energi kegelapan itu terbelah hingga membuat dua jalur terpisah yang sama sekali tidak membuat Xu Lingling terkena serangan.
"Jenderal Yan Jing!"
Para iblis segera memasang wajah cerah, mereka yang tadinya merasa akan tewas kini merasakan suatu harapan.
Yan Jing merupakan jenderal terkuat, bahkan Raja Iblis Ren Wang saja tidak akan dengan mudah mengalahkannya.
__ADS_1
"Dasar bodoh! Hanya menangani seorang manusia saja kalian sampai tidak bisa berbuat apa-apa! Apa gunanya kalian hidup?!" Yan Jing berkata dengan nada tinggi.
"M-maaf Jenderal Yan, wanita ini sangat kuat, kekuatan fisiknya sangat tidak masuk akal."
"Benar jenderal, dialah yang membuat Benua Merah jadi terbelah dua seperti ini."
Para iblis membuat penjelasan singkat mengenai ngerinya kekuatan Xu Lingling.
"Hem! Itu tidak akan mengubah kenyataan kalau kalian lemah dan bahkan tidak mampu menandingi seorang manusia!"
Jenderal Yan Jing benar-benar meremehkan Xu Lingling, bahkan dia seperti tidak menaruh wanita itu di matanya. Terbukti dari dia yang melihat kearah para iblis lainnya di belakang, sama sekali tidak fokus pada Xu Lingling didepan.
"Maafkan kami Jenderal Yan," para iblis itu serentak menunduk.
"Baiklah aku maafkan. Sekarang perhatikan baik-baik bagaimana aku akan membunuh.. huh!"
"Membunuh siapa?"
Yan Jing terkejut saat melihat kedepan ternyata Xu Lingling sudah berada tepat didepannya. Ia pun baru sadar jika lehernya sudah dicekik oleh wanita itu.
"Keu..."
Belum sempat Yan Jing menuntaskan kalimatnya, Xu Lingling memperkuat cengkeraman para leher Yan Jing, membuat leher iblis itu hancur hingga kepalanya tidak lagi terhubung dengan tubuhnya.
"Huh?"
Para iblis lainnya hanya bisa terdiam bengong tidak tau harus bereaksi seperti apa karena terlalu terkejut melihat kejadian yang begitu tiba-tiba.
Jenderal mereka, jenderal iblis terkuat yang sudah berada di tingkat Immortal mati begitu saja hanya dalam satu kali gerakan.
"Inilah akibat dari terlalu meremehkan musuh mu," Xu Lingling berkata dengan datar.
Tubuh Yan Jing jatuh sementara kepalanya berada di tangan Xu Lingling.
Xu Lingling melemparkan kepala Yan Jing kearah para iblis itu.
Refleks seorang iblis menangkapnya, dengan ekspresi syok menatap wajah Yan Jing yang matanya masih terbuka lebar, seolah tidak percaya dirinya tewas begitu saja.
Dan rencana Xu Lingling pun tercapai untuk membuat para iblis itu mengalami tekanan mental.
Membuat mereka berpikir mendapatkan harapan dan langsung menghancurkan harapan itu.
Kepuasan tersendiri bisa Xu Lingling rasakan melihat ekspresi para iblis tersebut.
__ADS_1