Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.27 - Menaklukkan Para Naga


__ADS_3

"Kau sangat berani! Aku tidak tau bagaimana manusia seperti mu memasuki Dimensi Para Naga tapi akan ku buat kau menyesali perbuatan mu!" Naga Silver langsung melesat diikuti oleh naga lainnya.


Shin pun bersiap untuk pertarungan babak selanjutnya.


Dengan gerakan yang sangat cepat, Shin seolah berteleportasi kedepan salah satu naga.


Naga itu terkejut melihat keberadaan Shin dihadapannya yang begitu tiba-tiba. Dia tidak sempat bereaksi sampai Shin mendaratkan pukulan pada kepalanya, membuatnya terpental ratusan meter.


Naga lain secara refleks menyemburkan nafas api, namun Shin dengan mudah menghindar hingga semburan api naga itu terus melesat mengenai naga lainnya.


Semua naga segera mengincar Shin, menyerang dengan berbagai macam serangan.


Shin terbang kearah seekor Naga Hijau.


Naga Hijau mengepakkan sayapnya, mengeluarkan gelombang angin berbentuk bulan sabit, setiap bilah angin mengandung energi yang kuat, cukup untuk membelah sebuah gunung.


Namun Shin seakan tidak takut, menabrak semua bilah angin yang mengarah padanya.


Bukannya terluka, malah bilah angin itu yang hancur.


"Ketahanan fisiknya sangat kuat! Bagaimana mungkin fisik manusia bisa melebihi ketahanan fisik naga?!" Naga Hijau melebarkan matanya.


Sebelum dia sadar, Shin sudah berada tepat didepannya.


*BAAAMMM!!


Sebuah pukulan mendarat telak di kepalanya.


"Bahkan kekuatan fisiknya.. sangat mengerikan," Naga Hijau langsung bisa melihat dunia seperti berputar, sebelum pingsan saat jatuh ketanah.


Naga Silver muncul diatas Shin, kemudian mengayunkan cakarnya.


Dengan santai Shin menahan serangan itu menggunakan tangan kosong tanpa menggunakan energi Qi, murni hanya kekuatan fisik.


"Apa?!"


Naga Silver terkejut, sebelum dia bergerak menjauh, cakarnya sudah dicengkeram oleh Shin.


Dia kemudian dilemparkan hingga menabrak sebuah gunung.


Sementara pertarungan dengan belasan naga masih belum selesai, naga lainnya mulai berdatangan seiring waktu.

__ADS_1


Sudah lebih dari 20 naga yang datang namun tidak ada satupun yang berhasil melukai atau bahkan memberikan goresan pada pakaiannya.


Shin bahkan tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan, keringatnya saja tidak ada yang keluar, menunjukkan jika dia hanya bermain-main dengan para Naga.


"Bagaimana mungkin manusia bisa sekuat ini? Dia hanya menggunakan kekuatan fisik saja untuk melawan kita tapi kita tidak mampu melukainya sedikit pun!"


Para naga mulai merasa frustasi. Sudah puluhan naga yang datang, namun situasi sama sekali tidak berubah, malahan belasan diantara mereka sudah terkapar di tanah dalam keadaan pingsan, belasan lagi sudah tidak bisa bergerak, beberapa tulang mereka patah dalam sekali pukulan Shin.


Hingga 1 jam pertarungan berlalu...


"ROOAAARRRHHH!!"


Suara raungan yang jauh lebih keras dari raungan Naga lainnya kini terdengar disertai dengan aura kuat yang menekan semua naga disana.


Pertaruhan langsung terhenti, Hain juga berhenti dengan alis terangkat. Tekanan ini memang kuat namun itu masih belum cukup kuat untuk menekan dirinya.


"Tidak ku sangka ternyata ada naga yang sudah berada ditingkat Immortal! Meskipun Immortal tahap awal, namun dengan kekuatan naga, dia seharusnya bisa setara dengan tingkat Immortal tahap menengah atau bahkan tahap akhir," Shin bergumam sambil melihat keatas.


Sesaat kemudian muncul seekor naga yang lebih besar dari naga naga lainnya.


Naga itu memiliki warna putih, memancarkan aura agung seolah seperti malaikat.


Naga Putih yang menguasai elemen cahaya, pemimpin dari para naga di Dimensi Para Naga ini.


Semua naga itu segera bergerak kebelakang Naga Putih.


Beberapa saat kemudian naga naga lainnya terus berdatangan hingga kini ada sekitar 300 naga yang berada di hadapan Shin.


"Hahaha, seperti yang aku dengar, naga memang makhluk yang sombong dan penuh kebanggaan atas kekuatan mereka!" Shin sama sekali tidak gentar dihadapan ratusan naga.


Naga Putih menyipitkan matanya karena Shin tidak gentar sedikitpun dihadapan mereka.


Apakah manusia itu terlalu percaya diri atau memang kekuatannya berada diatas mereka? Tidak mungkin! Bagaimana mungkin manusia melampaui kekuatan para naga.


"Manusia, siapa kau sebenarnya? Apa tujuan mu datang ke Dimensi Para Naga?"


"Aku Shin, pahlawan yang 100 tahun lalu menyelamatkan dunia ini dari para iblis!"


Seketika ekspresi terkejut terlihat jelas di wajah semua naga. Mereka tentu pernah mendengar mengenai pahlawan yang membunuh raja Iblis 100 tahun lalu.


Hal itu saat ini menjadi legenda dan dikatakan sang pahlawan telah menghilang.

__ADS_1


Tidak disangka ternyata pahlawan itu masih hidup dan sekarang berada di hadapan mereka.


"Jadi itu kau, Shin sang pahlawan, ini pertama kalinya kami melihat mu!" Naga Putih menyipitkan matanya, "lalu apa tujuan mu?"


"Sederhana, aku hanya ingin membuat kalian menjadi bawahan ku."


Seketika para naga langsung mengeluarkan aura mereka, semua aura mereka terpusat pada Shin sepenuhnya.


Tekanan aura ratusan naga bahkan membuat ruang bergejolak.


"Oh, sangat galak," Shin masih tetap tenang, bahkan dia tersenyum lebar.


"Kau hanya seorang manusia rendahan! Apa kau pikir manusia seperti mu pantas menjadi tuan kami? Hanya karena kau sedikit lebih kuat dari pada manusia terkutuk di dunia luar bukan berarti kau sudah bisa mengalahkan kami para naga!"


"Yah, aku memang seorang manusia," gejolak aura warna emas secara perlahan keluar dari tubuh Shin, "tapi aku tidak bisa disebut sebagai manusia sepenuhnya!"


Aura emas meledak keluar dari tubuh Shin, menekan balik semua aura ratusan naga, membuat para naga terpaksa jatuh ketanah, tidak terkecuali Naga Putih yang merupakan pemimpin para naga.


Mata Shin juga berubah emas dengan pupil tajam sebagimana mata naga.


Shin memiliki garis darah Naga Emas yang mengalir di tubuhnya. Seperti Xiang Yang, Shin juga mendapatkan warisan dari Naga Emas, meskipun dia tidak me dapatkannya dari Naga Emas secara langsung.


"Ini.. tekanan naga yang begitu kuat!"


Semua naga benar-benar terkejut merasakan tekanan Naga yang keluar dari tubuh Shin.


Tekanan ini membuat garis darah mereka berteriak, memaksa mereka untuk terus menunduk di hadapan Shin.


Para naga berusaha mendongak keatas, hingga mereka bisa melihat sosok Shin.


Mata mereka melebar saat seolah melihat naga emas yang agung, berdiri di puncak segalanya, memandang rendah pada mereka.


"Inikah.. Dewa Naga?" Naga Putih seolah melihat dewa diantara para naga.


"ROOAAARRRHHH...!!"


Shin mengeluarkan suara raungan Naga yang begitu keras, menggema ke seluruh area Dimensi Para Naga, bahkan tanah sampai retak.


Shin menunjukkan dominasi penuh diantara ratusan naga itu.


Sesaat kemudian Shin menarik semua auranya.

__ADS_1


Dengan tubuh gemetar, para naga langsung bersujud sementara naga yang berada ditingkat Half Immortal keatas berubah kebentuk manusia mereka lalu langsung berlutut tidak terkecuali Naga Putih.


Dengan ini, para Naga di Dimensi Para Naga sudah ditaklukkan oleh Shin.


__ADS_2