Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.56 - Membelah Benua


__ADS_3

Shin menaikkan alisnya saat mendapatkan transmisi suara dari Zhou Han.


Shin tidak perlu menggunakan token komunikasi untuk mendengarkan laporan dari bawahannya karena token komunikasi terhubung langsung dengan dirinya.


Jadi jika bawahannya ingin melaporkan sesuatu pada dirinya maka dia bisa langsung mendengar dan mengirim balasan.


Shin cukup terkejut mendengar laporan Zhou Han, dia tidak menyangka ternyata puluhan ribu Spirit Beast setingkat itu ternyata adalah pasukan Xiang Yang.


Xiang Yang memang tidak bisa diremehkan entah dalam hal kekuatannya ataupun pasukannya.


Setelah penyerangan ini berakhir, Shin akan berkunjung ke Benua Chenwu. Dia ingin bertanya mengenai pil yang dapat menumbuhkan anggota badan untuk menyembuhkan Hun Fan.


Jika saja Hun Fan berada ditingkat Immortal maka Shin tidak perlu khawatir.


Karena di tingkat Immortal, seorang kultivator dapat meregenerasi daging dan bahkan tulang, meskipun prosesnya tidak cepat namun pasti akan beregenerasi.


Dalam kondisi Hun Fan, mungkin itu akan memerlukan waktu puluhan sampai ratusan tahun.


Namun jika Hun Fan bisa melaju lebih tinggi ke tingkat Immortal Master atau diatasnya maka proses regenerasi akan semakin cepat.


Itulah kenapa ranah itu disebut Ranah Immortal. Di tingkat Immortal biasa, seorang kultivator dapat memiliki umur 10 ribu tahun lebih dan dapat meregenerasi daging dan tulang.


Tapi untuk mencapai tingkat itu tentu tidak mudah dan akan memerlukan waktu lama.


Jadi Shin hanya bisa berharap pada pil yang bisa menyembuhkan Hun Fan ada di tanah Benua Chenwu.


"Jika seperti ini maka operasi pembasmian iblis di Benua Kuning akan menjadi lebih mudah," Bing Qiaoyu merasa senang.


"Ya. Jika Saudara Xiang Yang mengirim pasukan Spirit Beast menuju kemari, bukan tidak mungkin dia juga mengirim pasukannya ke Benua Merah, jadi operasi pembasmian iblis di dua benua akan berjalan lebih lancar dari perkiraan."


Tiba-tiba Shin menaikkan alisnya saat merasakan aura tertentu mendekati Benua Kuning.


Shin tersenyum tipis, itu menunjukkan jika yang datang bukanlah sesuatu yang buruk melainkan sesuatu yang baik.


"Ternyata Saudara Xiang Yang memang datang," Shin bergumam pelan sebelum menoleh kearah istrinya yang masih setia memeluk lengannya, "Yu'er, aku akan pergi menemui Saudara Xiang Yang untuk membahas beberapa hal, kau bisa pergi ikut membantu yang lainnya membasmi para iblis atau kau bisa juga menemani ku."

__ADS_1


"Kalau begitu aku lebih baik membantu yang lainnya, aku tidak ingin terus diam saja disaat yang lainnya tengah berjuang," Bing Qiaoyu juga ingin menunjukkan aksi, setidaknya dia harus menunjukkan usahanya pada Shin.


"Baiklah," Shin mengelus kepala Bing Qiaoyu, "hati-hati Yu'er!"


"Tentu saja Shin gege," Bing Qiaoyu pun melesat pergi untuk mulai membantai iblis.


Sementara Shin terbang melesat kearah dimana Xiang Yang datang.


***


Di sisi lain, Benua Langit.


100 ribu pasukan Benua Langit sudah bergerak menuju Benua Merah, mereka sudah berada di tengah lautan saat ini, terbang dengan kecepatan tinggi.


Terlihat yang terbang paling depan adalah seorang gadis cantik dengan rambut hitam panjang yang berkibar bagaikan bendera saat terbang melintasi lautan.


Dia adalah salah satu istri Shin, Xu Lingling.


Diantara semua istri Shin, Xu Lingling adalah wanita yang memiliki kekuatan fisik paling mengerikan.


Bahkan jika Shin menggunakan Armor Dewa Bumi, itu akan langsung hancur dalam sekali pukulan.


Perlu diingat kalau kultivasi Xu Lingling berada ditingkat Immortal tahap awal, 2 tahap berada di bawah Shin dan itu sudah dapat menandingi kekuatan fisik Shin dalam Tranformasi Naga Emas.


Jika berada di tingkat kultivasi yang sama, Shin yakin kekuatan fisik istrinya itu akan sangat mengerikan.


Yah, sekarang saja Xu Lingling dapat membuat Benua Langit terbelah menjadi 2 hanya dengan satu pukulan.


5 Monster Tua Benua Langit terlihat terbang di belakang Xu Lingling sementara Chu Yan dan Yin Litian tidak terlihat dalam rombongan itu.


Awalnya kedua orang itu disuruh memimpin pasukanĀ  menuju Benua Merah, namun mereka malah tidak ikut.


Tentu saja alasannya adalah Xu Lingling. Setelah mendengar tentang operasi pembasmian iblis yang akan dilakukan di Benua Merah, dia langsung mengajukan diri untuk ikut.


Xu Lingling meminta agar Chu Yan dan Yin Litian tetap tinggal untuk menjaga Benua Chenwu.

__ADS_1


Saat ini Xu Lingling berada dalam suasana hati yang tidak menentu setelah menghilangnya 4 saudarinya, jadi Chu Yan dan Yin Litian tidak berani membantah perintah Xu Lingling.


Xu Lingling memiliki watak yang keras kepala dan cukup bar-bar, sulit untuk mengubah apa yang sudah diinginkan wanita itu, bahkan untuk ayahnya, Xu Xuan.


Hanya Shin ataupun para saudarinya saja yang bisa membuat Xu Lingling berubah pikiran.


Namun bahkan terkadang Shin pun akan sulit mengubah apa yang diputuskan oleh Xu Lingling.


Sebelumnya setelah pasukan dipersiapkan, Chu Yan memberikan token teleportasi yang mampu membawa mereka semua ke Benua Biru.


Ya memang mereka tidak bisa langsung berteleportasi ke Benua Merah karena Benua Biru merupakan titik koordinat terakhir tempat Shin berada sebelum Chu Yan kembali ke Benua Langit.


Meskipun tidak langsung mencapai tujuan, namun dengan berteleportasi ke Benua Biru, itu sudah menghemat sekitar 3 bulan waktu perjalanan yang akan mereka tempuh.


Mereka kini sudah melintasi lautan selama beberapa hari setelah tiba di Benua Biru.


Mereka tidak lama lagi akan sampai di tujuan.


5 Monster Tua sekarang hanya mengkhawatirkan satu hal. Jika saja di Benua Merah tidak ada yang mampu menandingi kekuatan Xu Lingling maka semua iblis akan terbantai habis oleh wanita bar-bar itu dan mereka tidak akan memiliki kesempatan untuk bersenang-senang dengan melakukan pertarungan nyata setelah sekian lama.


Namun mereka tau seberapa mengerikannya kekuatan Xu Lingling, sulit membayangkan ada orang yang mampu menandinginya kecuali Shin dan beberapa saudarinya.


Dan ternyata kekhawatiran mereka menjadi kenyataan, saat Xu Lingling melihat keberadaan Benua Merah dari jauh, tanpa mengatakan sepatah kata pun, dia mempercepat laju terbang hingga maksimal, meninggalkan semua pasukannya.


"Menurut yang Shin gege katakan, di Benua Merah sudah tidak ada lagi manusia, jadi aku bebas mengamuk sesuka hati!" Xu Lingling akan melampiaskan kekesalannya dengan mengobrak-abrik Benua Merah.


Dalam waktu yang relatif singkat, Xu Lingling sudah tiba di Benua Merah. Dia kini melayang berbagai kilometer diatas permukaan tanah dengan kepalan tangan yang sudah mengambil ancang-ancang memukul.


Pukulan Dewi Perang! Bintang Kehancuran!


Tubuh Xu Lingling melesat kebawah bagaimana meteor jatuh.


*BAAAAMMMM....!!


Pukulan dengan intensitas kekuatan yang sangat mengerikan itu menghantam daratan Benua Merah, menyebabkan retakan besar mulai tercipta hingga membuat getaran gempa yang sangat dahsyat.

__ADS_1


Retakan itu terus menjalar membuat seperti garis panjang dari ujung ke ujung Benua Merah.


Jika dilihat dari atas, Benua Merah jelas sekali sudah terbelah menjadi 2 bagian hanya dalam sekali pukulan.


__ADS_2