
"Tapi makhluk di Dunia Mortal ini sangat aneh," ucap Xun.
"Apa maksud mu dengan aneh?"
"Seharusnya setiap makhluk pasti memiliki yang namanya akar spiritual, tapi makhluk di dunia ini sama sekali tidak memiliki Akar Spiritual."
"Akar spiritual? Apa itu?" Shin baru pertama kali ini mendengar tentang akar spiritual.
"Akar spiritual adalah sesuatu yang menjadi inti kekuatan seorang kultivator, itu menentukan jenis kekuatan mereka masing-masing. Akar spiritual api membuat kultivator bisa menggunakan kekuatan api, tanpa akar spiritual seseorang tidak mungkin bisa menjadi kultivator atau bisa dibilang cacat. Namun di Dunia Mortal ini, kita semua tidak memiliki akar spiritual, namun sebagai gantinya kekuatan pemahaman Dao kita sangat mengerikan!..
Hanya menggunakan Batu Pemahaman tingkat 1 saja, pemahaman hukum kita bisa mencapai tingkat 3, ini adalah suatu hal yang tidak masuk akal!"
Entah itu di Alam Surgawi, Xun tidak pernah mendengar mengenai makhluk yang bisa berkultivasi tanpa akar spiritual.
"Mungkin saja ini adalah sebuah berkah," Shin memilih untuk tidak terlalu memikirkannya, "ngomong-ngomong apakah yang lainnya sudah mengetahui tentang kehidupan sebelumnya yang kita jalani?"
"Ya, hanya kau saja yang tidak mengetahuinya," Xun tersenyum tanpa rasa bersalah.
"Jadi kalian selama ini menyembunyikannya dari ku?" Shin tersenyum kecut, "lalu bagaimana nama tingkat kultivasi di Alam Surgawi, apakah nama kultivasi ranah Mortal sama dengan yang kita gunakan di dunia ini?"
"Sebenarnya kultivasi ranah Mortal yang kita gunakan sangat berbeda, seharusnya di setiap dunia entah itu di Alam Surgawi ataupun di Alam Mortal nama tingkatannya sama, tapi di dunia ini berbeda!" Xun pun menjelaskan nama-nama tingkat kultivasi ranah Mortal mulai dari tingkat Body Tempering sampai tingkat Half Immortal.
"Kalau begitu agar bisa sesuai, mungkin kita harus mengubah nama tingkat kultivasi yang kita gunakan di Benua Langit!"
***
Keesokan harinya, hari-hari berjalan seperti biasa.
Para istri memasak untuk Shin dan mereka makan bersama.
Saat makan, Xun menceritakan pada 3 saudarinya kalau dia telah menceritakan semuanya pada Shin.
"Shin gege, setelah ini apa Rencana mu?" Bai Lian bertanya setelah mereka selesai makan.
"Aku akan pergi ke Sekte Pedang Ilahi terlebih dahulu, aku ingin menonton Turnamen Benua Langit."
Shin dan keempat istrinya berjalan keluar rumah.
*DRAANNMM!!
Tiba-tiba getaran kuat terjadi membuat mereka semua menjadi waspada.
Getaran itu terasa keseluruh Dimensi Shin.
"Apa yang terjadi? Apakah ada yang menyerang Dimensi Shin?" Bing Qiaoyu mengerutkan keningnya.
*DRAANNMM!!
Getaran kembali terjadi, namun kali ini lebih keras.
"Aku rasa ini bukan karena Dimensi Shin diserang, ini terasa seperti.. kekacauan ruang," Xiang Yue memiliki pemahaman Dao Ruang yang sangat kuat, jadi dia bisa dengan jelas merasakan kekacauan ruang yang terjadi, "Shin gege, apa kau bisa merasakannya?"
"Ya, ini memang jelas kekacauan ruang. Mungkin terjadi sesuatu di luar, ayo kita keluar terlebih dahulu!"
Shin merobek ruang lalu segera keluar dari dari Dimensi Shin bersama para istrinya melalui robekan ruang.
__ADS_1
Saat mereka keluar, getaran yang terjadi terasa semakin kuat.
"Apakah akan ada suatu bencana yang terjadi?" Bahkan Xun tidak paham dengan fenomena ini.
"Aku akan menghubungi semuanya dulu, kita akan berkumpul di Sekte Pedang Ilahi!" Shin melakukan segel tangan, menghubungi semua istri dan teman-temannya.
***
Sementara itu di Dunia Mortal yang lain.
Xiang Yang baru saja selesai berkultivasi selama 80 tahun penuh untuk menerobos ketingkat Immortal tahap akhir.
Pemahaman hukum ruang dan waktu Xiang Yang kini sudah mencapai tingkat 4 awal.
Selain itu Manual Kultivasi Kaisar Yin-Yang sudah mencapai lapisan kedua tahap menengah, sudah diambang tahap akhir.
Xiang Yang membuka matanya dengan senyum lebar.
"Hahaha, inilah tingkat Immortal tahap akhir!" Xiang Yang merasakan energi kuat yang mengalir di seluruh tubuhnya, "pemahaman hukum ruang dan waktu tingkat 4, Dimensi Xiang kini menjadi Planet Xiang, lapisan kedua tahap menengah Manual Kultivasi Kaisar Yin-Yang serta semua energi Qi ku sudah berubah menjadi Qi Surgawi!"
Xiang Yang mengepalkan tangannya, "perasan ini sungguh luar biasa! Meskipun memang rasa sakit yang harus ku terima tidak tanggung-tanggung, namun itu sepadan dengan apa yang aku dapatkan!"
Xiang Yang berdiri lalu melakukan peregangan sejenak "Guru, sudah berapa lama waktu berlalu?"
"80 tahun."
Jawaban gurunya membuat Xiang Yang terdiam.
"Apa?!" Reaksi Xiang Yang sungguh terlambat, "80 tahun.. kenapa begitu lama."
"Lama pala otak kau! 80 tahun untuk mendapatkan pencapaian ini sudah termasuk sangat singkat karena kau berada di Alam Mortal!" Dewa Yin-Yang dahulu membutuhkan ratusan tahun mendapatkan pencapaian Xiang Yang saat ini.
Alam Mortal selain prinsip dunia yang menekan segala sesuatu yang berasal dari Alam Surgawi, prinsip Alam Mortal juga membuat kecepatan kultivasi melambat.
"80 tahun, entah apa yang terjadi di Benua Chenwu saat ini?" Tiba-tiba Xiang Yang mengingat tentang Lin Qi'er, "benar juga, dia pasti akan sangat marah karena sudah terkurung 80 tahun di Dimensi Xiang."
Xiang Yang pun masuk ke dunia didalam tubuhnya yang kini sudah berbentuk planet.
"XIANG YANG BAJI*NGAN!"
Baru saja Xiang Yang tiba di Planet Xiang, dia langsung disambut dengan suara teriakan melengking.
Lin Qi'er terbang kearah Xiang Yang dengan tubuh diselimuti petir ganas.
Seketika dia berada di hadapan Xiang Yang, kepalan tangannya yang diselimuti kilatan petir dengan kuat menghantam wajah Xiang Yang.
Xiang Yang terpental menabrak gunung hingga hancur.
Tidak berhenti sampai disana, Lin Qi'er memberikan serangan susulan.
Qilin Petir Penguasa Langit!
Qilin Petir raksasa terbentuk dari elemen petir. Qilin Petir tersebut meraung lalu melesat mengincar Xiang Yang.
*BOOOOMMMM!!
__ADS_1
Ledakan dahsyat terjadi sampai membuat Planet Xiang berguncang hebat.
"Apakah kau sudah puas sekarang?"
Lin Qi'er menoleh kearah samping dimana robekan ruang tercipta dan Xiang Yang keluar dari robekan ruang tersebut.
Lin Qi'er melebarkan matanya melihat Xiang Yang sama sekali tidak terluka meskipun beberapa bagian pakaiannya telah robek.
"MASIH BELUM!" Lin Qi'er pun kembali menyerang Xiang Yang habis-habisan.
Hingga setelah belasan menit berlalu, benua tempat mereka pun luluh lantak tidak berbentuk lagi.
Xiang Yang saat ini berbaring terlentang diatas tanah dengan Lin Qi'er yang duduk diperutnya.
Nafas Lin Qi'er terengah-engah, bukan karena kelelahan namun karena kemarahan yang tidak mereda.
"Kenapa kau tidak terluka sedikitpun?!" Lin Qi'er tidak puas menghajar Xiang Yang karena Xiang Yang sama sekali tidak terluka, hanya ada beberapa goresan kecil tidak berarti di beberapa bagian tubuhnya.
Padahal Xiang Yang hanya diam tidak melawan, bahkan tidak menggunakan energi Qi untuk sedikitpun menahan serangannya.
Namun dia sama sekali tidak terluka.
Xiang Yang sendiri pun sangat kagum dengan kekuatan tubuhnya yang sekarang.
Setelah pembentukan ulang tubuhnya saat menyerap Twillight Orb, fisiknya benar-benar menjadi sangat kuat.
Xiang Yang tidak melawan saat di hajar oleh Lin Qi'er karena itu untuk melihat seberapa jauh kekuatan tubuhnya.
Selain itu dia juga merasa bersalah pada Lin Qi'er jadi dia membiarkan wanita itu melampiaskan amarahnya pada dirinya.
"Qi'er, aku minta maaf karena membiarkan mu terus berada disini. Selama 80 tahun ini aku dalam kultivasi tertutup dan baru selesai melakukan terobosan."
"Aku tidak peduli, yang aku inginkan hanya membunuh mu!" Lin Qi'er bersiap memberikan serangan.
"Baiklah baiklah, kita cukupkan saja sampai disini!"
Gerakan Lin Qi'er langsung terhenti, dia pun menyingkir dari Xiang Yang. Dia melakukan itu bukan karena kemauannya namun tubuhnya bergerak sendiri.
"Kau..."
"Aku sebenarnya tidak masalah kau menghajar ku tadi tapi kau membuat salah satu benua hancur, jadi aku harus memberi mu hukuman."
Lin Qi'er melebarkan matanya, "hukuman apa? Jangan bilang kau akan mengambil kebebasan ku selama 100 tahun?!"
*PLAK!!
Xiang Yang tiba-tiba menampar pan*tat Lin Qi'er dengan keras, membuatnya terhuyung kedepan.
"Itulah hukumannya!" Xiang Yang berkata dengan senyum lebar.
"Sial," Lin Qi'er merasa pantatnya keram, membuatnya sulit untuk melangkah.
"Baiklah sekarang kita akan keluar!"
Xiang Yang pun membawa Lin Qi'er keluar dari Planet Xiang.
__ADS_1
*DRAANNMM!!
Tiba-tiba getaran aneh terjadi membuat Xiang Yang dan Lin Qi'er langsung waspada.