Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.29 - Bumi?


__ADS_3

"Baiklah Drazil, kau harus menjaga daratan ini dari serangan para iblis, aku rasa sebentar lagi daratan ini akan mendapatkan serangan!"


Shin saat ini berada di dalam kuil naga yang terletak di salah satu sudut tertentu Dimensi Para Naga.


Shin duduk di kursi pemimpin ras naga yang sebelumnya menjadi tempat duduk Drazil.


"Iblis kah.. saya belum pernah bertarung melawan mereka sebenarnya, apakah mereka kuat Tuan?" Drazil saat ini berdiri beberapa meter didepan Shin.


Dalam bentuk manusia, dia terlihat seperti pria dewasa berusia 30-an dengan rambut putih panjang.


"Mereka lebih kuat dari pada manusia di tingkatan yang sama, terutama fisik mereka sangat unggul dan mereka juga memiliki keunikan tersendiri berdasarkan jenis mereka! Intinya kau tidak boleh meremehkan para iblis, jangan sampai terbunuh karena kesombongan mu!"


"Baik Tuan! Saya akan berusaha melindungi daratan ini!" Drazil menangkupkan tangannya.


"Baiklah," Shin berdiri, "kalau begitu aku akan keluar dari Dimensi Para Naga, masih banyak hal yang harus dilakukan."


Shin merobek ruang hanya dengan sekali kibasan tangan, lalu keluar dari Dimensi Para Naga melalui robekan ruang.


"Tuan ku sangat kuat, dia benar-benar naga yang perkasa, aku akan terus setia mengabdi padanya!"


***


Kerajaan manusia di daratan terkutuk tidak dipimpin oleh seorang raja, melainkan seorang ratu. Sebenarnya tidak hanya kerajaan manusia saja yang menerapkan sistem ini, melainkan semua kerajaan lainnya.


Jelas sekali karena ini adalah daratan terkutuk.


Ratu kerajaan manusia bernama Lione, seorang wanita berotot kekar dengan tinggi 2 meter, rambut panjang kuncir kuda, kulit putih dan wajah cantik meskipun usianya 100 tahun lebih.


(Kalian bisa menemukan Lione di chapter 1 PDK)


Dahulu saat Shin masih menjadi pahlawan di daratan ini, Lione masih merupakan putri kerajaan yang menaruh hati pada Shin.


Tentu saja Shin tidak pernah menerima perasaan Lione, bagaimana mungkin dia akan menjadikan wanita berotot sepertinya sebagai istri.


Sekarang Lione sudah berkeluarga, bahkan memiliki 2 anak dari suaminya yang sekarang menjadi raja.

__ADS_1


Lione tidak hanya memiliki satu suami, dia juga memiliki beberapa selir.


Yah.. karena ini dunia terbalik, seorang wanita yang memiliki beberapa suami merupakan hal yang wajar.


Lione saat ini berdiri di menara tertinggi kerajaan manusia, melihat ibu kota kerajaan yang sangat tenang setelah Raja Iblis terbunuh 100 tahun lalu.


Lione mengerutkan keningnya saat melihat seekor burung terbang kearahnya sambil membawa sebuah gulungan dengan cakarnya.


Burung itu bukanlah makhluk hidup melainkan suatu energi yang berbentuk burung.


"Orang yang membuat burung energi itu pasti bukan orang biasa, aku pun tidak akan bisa membuat sesuatu yang seolah hidup seperti itu," Lione bergumam dalam hati.


Saat burung itu berada didepannya, burung itu melemparkan gulungan kearahnya lalu menghilang menjadi hembusan angin.


Saat Lione membuka gulungan itu, matanya langsung melebar sempurna. Reaksinya bukan karena isi pesannya karena dia bahkan belum membacanya, namun yang membuatnya terkejut adalah tulisan pada gulungan tersebut.


"Ini.. ini..." Lione tidak bisa berkata-kata karena jelas dia tidak akan melupakan bentuk tulisan seperti itu.


"Ini adalah tulisannya.. aku yakin hanya dia yang yang memiliki tulisan seperti ini," tangan Lione bergetar, "Shin, apakah kau akhirnya kembali?"


Meskipun dia tidak bisa dibilang dekat dengan Shin, karena dulu Shin sangat dingin dan pendiam, namun dia sering diselamatkan olehnya.


Sudah berkali-kali hidupnya diselamatkan, jadi tidak mungkin Shin akan tergantikan.


"Ah.. tidak perlu memikirkan masa lalu dulu, aku harus membaca apa yang disampaikan Shin," Lione pun mulai membaca pesan didalam gulungan.


"Bersiaplah, bencana yang lebih besar akan datang, iblis telah kembali dengan kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya!"


Lione melebarkan mata karena terkejut. Dahulu semua ras hampir hancur oleh para iblis, jika saja bukan karena Shin, daratan terkutuk saat ini pasti sudah hancur.


Dan sekarang para iblis akan datang lagi dengan kekuatan yang lebih besar. Jelas ini adalah masalah yang sangat serius.


"Ini gawat, aku harus mengadakan rapat darurat dan menyampaikan kabar buruk ini pada kerajaan lainnya!" Lione segera melompat dari menara tertinggi, mendarat mulus di tanah.


"Shin, jika kau benar-benar kembali lagi, aku tidak akan melepaskan mu, aku tidak akan keberatan menjadikan mu Raja ku! Aku sekarang sudah menjadi lebih kuat, otot ku juga sudah ku latih sampai ketingkat maksimal, kau pasti akan takluk di hadapan ku!"

__ADS_1


***


Sementara itu, Shin baru saja keluar dari Dimensi Para Naga. Tiba-tiba seolah angin dingin menerpanya, Shin entah kenapa menjadi merinding.


"Apa itu tadi?" Shin melihat ke kanan dan ke kiri, wajahnya terlihat sedikit pucat, "perasaan ngeri ini, aku belum pernah merasakannya sejak 100 tahun terakhir. Dengan fisik ku yang kuat, angin seperti apapun seharusnya tidak akan membuat ku kedinginan, pasti ada bahaya yang akan mendekat, aku harus lebih berhati-hati!"


Entah bagaimana reaksi Shin jika dia mengetahui Lione berniat menjadikan dirinya suami ke-10. Itu pasti akan membangkitkan rasa traumanya pada wanita berotot lagi.


Setelah memenangkan diri selama beberapa saat, Shin tiba-tiba mendapatkan transmisi suara dari Chu Yan.


"Daratan aneh kah? Biar aku periksa!" Shin merobek ruang lalu masuk kedalamnya.


***


Chu Yan masih berada di tempat semula, melayang diatas kubah energi dengan beberapa iblis yang terikat dengan tali api di sampingnya.


Chu Yan menoleh ke samping saat melihat robekan ruang. Seseorang keluar dari robekan ruang, itu adalah Shin.


"Seharusnya jarak antara daratan terkutuk dengan tempat ini sangat jauh, sebenarnya seberapa jauh jarak jangkauan kau bisa merobek ruang, Saudara Shin?"


"Selama aku mengetahui tempatnya dan tidak terhalang oleh sesuatu, aku bisa langsung merobek ruang menuju tujuan!"


"Menguasai Dao Ruang benar-benar praktis," Chu Yan merasa sedikit iri, dia sendiri hanya menguasai Dao Api tingkat 3 "tapi Saudara Shin, kau belum pernah kemari, bagaimana kau bisa merobek ruang disini?"


"Tentu saja saat kau mengirimkan transmisi suara, aku bisa langsung mengetahui lokasi mu," jawab Shin.


"Jadi begitu," Chu Yan mengangguk paham.


"Lalu dimana daratan aneh yang kau maksud?"


"Itu tepat berada dibawah kita!" Chu Yan menunjuk ke awah.


Saat Shin menunduk, dia langsung tertegun, bukan karena kubah energi yang mengurung daratan namun bentuk dari daratan itu.


Shin sangat mengenal daratan itu, dia tidak akan mungkin melupakan bagaimana bentuk daratan yang merupakan kampung halamannya.

__ADS_1


"Ini kan.. Bumi!"


__ADS_2