Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.73 - Hanya Satu Orang


__ADS_3

Drazil bisa mengatasi 5 iblis ditingkat yang sama dengan dirinya dengan mudah tanpa adanya hambatan sedikit pun.


Meskipun iblis itu berada ditingkat Immortal tahap awal, namun mereka masih tergolong iblis kelas bawah yang memiliki garis darah tidak seberapa.


Untuk dibandingkan dengan Hewan Suci sepertinya, jelas itu sangat tidak mungkin.


Jika mereka tergolong iblis kelas menengah maka mungkin saja bisa menyusahkan atau bahkan mengalahkan Drazil jika beruntung.


Namun sayangnya kalimat itu tidak luput dari kata ‘jika’ yang tidak mungkin terjadi.


Drazil tidak membunuh kelima iblis, An Bian masih cukup beruntung karena dibiarkan hidup olehnya.


Drazil membiarkan An Bian tetap hidup bukan karena kasihan ataupun prihatin padanya, itu sama sekali bukan alasannya.


Namun Drazil membiarkannya hidup karena An Bian akan dia bawah kehadapan Shin sebagai bukti sekaligus untuk mendapatkan informasi darinya.


An Bian bisa dibilang beruntung karena ditemukan oleh Drazil. Jika dia dan kawanannya bertemu dengan Spirit Beast bawahan Xiang Yang, kemudian di tangkap dan dibawa ke Benua Chenwu, mereka pasti akan mendapatkan siksaan kejam dari Medusa.


An Bian sekarang dalam kondisi tidak sadarkan diri, kedua tulang lengannya telah parah, begitu juga dengan tulang pahanya, bahkan beberapa tulang rusuknya pun patah.


Drazil membawa An Bian di pundaknya seperti membawa karung beras, kemudian terbang kembali ke Benua Langit.


***


Membutuhkan 4 minggu untuk Drazil tiba di perairan laut Benua Langit.


Meskipun dia menggunakan hampir kecepatan penuhnya dalam bergerak, namun dia berada sangat jauh dari Benua Langit, jadi tentu saja akan membutuhkan waktu untuk kembali.


Sebenarnya bisa saja Drazil berteleportasi ke Benua Langit agar tidak membuang waktu.


Namun mengingat dia belum pernah ke Benua Langit, secara otomatis tidak ada yang mengenalnya disana. Jika tiba-tiba dia muncul maka pasti akan ada banyak masalah.


Jadi Drazil memilih untuk terbang saja. Meskipun membutuhkan waktu lama, namun ia sama sekali tidak keberatan.


“PEMYUSUP!”


Drazil berhenti saat mendengar suara seruan berat dari arah bawah laut. Ia menoleh kebawah melihat air laut mulai bergejolak.

__ADS_1


Tidak berselang lama, beberapa tentakel raksasa keluar dari lautan lalu menyerang Drazil.


Drazil dengan mudah menghindari semua tentakel yang mengincarnya.


Sesaat kemudian gejolak air laut mulai semakin besar dan sesuatu yang besar keluar dari lautan.


Itu adalah Kraken, makhluk seperti gurita raksasa namun terlihat sangat menyeramkan.


“Aku sebelumnya telah membiarkan beberapa iblis cecunguk memasuki perairan laut Benua Langit karena sedang melakukan terobosan. Tapi sekarang aku tidak akan membiarkan satupun penyusup yang memasuki Benua Langit!”


Kraken memiliki puluhan tentakel raksasa. Puluhan tentakel itu ia gunakan untuk menyerang Drazil.


“Kau cukup hebat kawan, tapi sebaiknya kita hentikan pertarungan tidak berguna ini!” Drazil berkata sambil menghindari semua serangan Kraken dengan mudah.


Drazil pernah mendengar mengenai Karen dari Shin. Ia tau Kraken itu adalah bawahannya tuannya, artinya mereka adalah rekan dengan tuan yang sama.


Jadi Drazil tidak ingin bertarung melawannya. Ia bisa saja mengalahkan Kareken dengan mudah, namun tidak ia lakukan karena tidak ingin membuat hubungan buruk dengannya.


“Pentusup tidak boleh diampuni!”


Namun Kraken tetap menyerang dengan ganas.


Barulah setelah mendengar kalimat itu, Drazil berhenti menyerang.


“Apa yang baru saja kau katakan? Kau adalah bawahan Tuan Shin? Bisa kau tunjukkan buktinya!”


Drazil mengeluarkan token Sekte Pedang Ilahi lalu menunjukannya pada sang Kraken.


“Apakah bukti ini sudah cukup? Tuan Shin memberikannya secara langsung pada ku,” Drazil melanjutkan, “sebelumnya Tuan Shin memberi ku tugas mencari keberadaan benua lain, aku tiba-tiba diserang oleh beberapa iblis, aku membunuh mereka dan menyisakan satu. Karena iblis di Dunia 3 Warna sudah dimusnahkan, jadi iblis ini pasti berasal dari Dunia Mortal lainnya. Karena itulah aku membawanya kemari untuk diintrogasi langsung oleh Tuan Shin.”


Kraken diam sejenak menatap token Sekte Pedang Ilahi itu. Ia bisa merasakan energi Shin dari token tersebut menunjukkan jika perkataan Drazil memang benar.


“Baiklah, kau boleh memasuki Benua Langit!” Kraken pun kembali menenggelamkan dirinya kedalam lautan.


Drazil pun langsung melanjutkan perjalanan sambil membawa tubuh An Bian yang melayang di sampingnya.


Setibanya di Benua Langit, beberapa kultivator kembali menghadang jalan Drazil.

__ADS_1


Setelah memberitahukan maksud dan tujuannya datang kemari, para kultivator itu pun mengantar Drazil ke Sekte Pedang Ilahi.


Dalam perjalanan, Drazil sangat kagum melihat penduduk Benua Langit yang sangat normal, bukan makhluk terkutuk seperti di tempat asalnya.


Karena jarak Sekte Pedang Ilahi sangat jauh, jadi para kultivator itu membawa Drazil ke sekte terdekat yang memiliki formasi teleportasi yang bisa meIlahi mereka ke Sekte Pedang Ilahi.


Setibanya di Sekte Pedang Ilahi, mereka langsung mencari keberadaan Shin. Tentu saja mereka tidak mungkin menemui Shin langsung, mereka harus bertanya dulu pada tetua ataupun Ketua Sekte mengenai keberadaan Shin.


Mereka menemui Tetua Chu Yan.


Sayang sekali mereka tidak bisa menemui Shin karena sekarang Shin sedang melakukan kultivasi tertutup.


Mendengar mengenai apa yang diceritakan Drazil, Chu Yan langsung memanggil tetua lainnya serta Ketua Sekte untuk membahas mengenai iblis yang dibawa Drazil.


Kini para Tetya dan Tetua Sekte berada di Aula Utama, tentu saja Drazil juga berada disana.


Sedangkan untuk An Bian, iblis itu sudah di rantai seluruh tubuhnya, Dantian nya telah disegel membuatnya tidak bisa menggunakan energi Qi. An Bian kini dibuat berlutut dihadapan para Tetua dan Ketua Sekte.


“Katakan, dari benua mana kau berasal?” tanya Xu Yuan sang Ketua Sekte Pedang Ilahi.


“Cuih! Jangan harap aku akan menjawab apapun pertanyan kalian! Bahkan jika kalian menyiksa ku ataupun membunuh ku, aku tidak akan mengatakan apapun!” An Bian berkata dengan penuh kemarahan.


Ia yang selama ini selalu memandang rendah manusia dan menjadikan mereka makanannya, kini harus dibuat berlutut di hadapan para manusia rendahan itu. Ini benar-benar membuatnya marah karena harga dirinya sebagai iblis yang agung direndahkan.


“Untuk mengintrogasi iblis memang hampir tidak mungkin mendapatkan informasi dari mereka dengan cara biasa.”


“Sekarang tidak ada Tuan Shin, jadi kita tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggunya selesai dalam kultivasi tertutupnya.”


“Ya, memang sepertinya begitu.”


Para tetua hanya bisa mengharapkan teknik khusus milik Shin untuk melihat ingatan dari sang iblis untuk mendapatkan informasi. Kecuali dengan cara tersebut, mereka tidak menemukan cara lain.


“Selain saudara Shin, Qin Feng juga sebenarnya bisa kita andalkan, namun dia sekarang sedang berada di luar benua. Namun masih ada satu orang lagi yang mungkin bisa kita mintai bantuan.”


Semua orang menoleh kearah Chu Yan selaku orang yang tadi berbicara, meminta penjelasan padanya.


“Saudari Qian Xue juga sangat ahli dalam susunan formasi, jadi kita bisa meminta bantuannya,” lanjut Chu Yan.

__ADS_1


Qian Xue bukanlah anggota Sekte Pedang Ilahi, namun gadis itu adalah tamu kehormatan sekte. Dia selalu disambut baik jika berkunjung ke Sekte Pedang Ilahi.


__ADS_2