
"Ingin merebut istri ku? Maka kau harus mendapatkan akibatnya!"
Shin telah mengembangkan berbagai macam teknik bertipe jiwa selama 100 tahun ini.
Salah satunya adalah teknik Pelacak Jiwa yang membuatnya dapat membaca pikiran seseorang hanya dari kontak mata saja.
Namun teknik ini hanya berfungsi pada kultivator dengan tingkat kekuatan jiwa yang berada dibawah Shin atau orang-orang dengan pertahanan jiwa yang lemah.
Qi Chong sebelumnya sama sekali tidak menaruh pertahanan apapun pada jiwanya, jadi Shin bisa langsung membaca pikirannya saat Qi Chong menatap matanya.
Mengetahui Qi Chong berniat merebut istrinya, Shin menjadi sangat marah, terlebih baru-baru ini dia berpisah dengan beberapa istrinya dan tidak mengetahui dimana mereka berada dan seperti apa kondisi mereka.
Shin ingin memberikan siksaan pada Qi Chong sebelumnya membunuhnya, namun Shin masih bisa berpikir dengan tenang, dia tau Qi Chong akan lebih berguna jika masih dibiarkan hidup untuk saat ini.
Shin mulai mengambil informasi dari ingatan Qi Chong.
Setelah beberapa menit, Shin melepaskan kepala Qi Chong, membuat pria itu jatuh berlutut dengan nafas tidak beraturan.
"Apa yang.. kau lakukan pada ku?" Qi Chong merasakan tubuhnya gemetar, dia tidak bisa mengendalikan energi Qi didalam tubuhnya.
"Tidak banyak, hanya memasang formasi perbudakan pada tubuh mu! Seharusnya kau tau apa artinya itu kan?"
Qi Chong mendongak menatap wajah Shin, dia langsung merinding melihat ekspresi dingin Shin.
"Dan Jin, bawa dia ke ruang tahanan, kami akan melanjutkan rapat!"
"Baik Tuan Shin," Dan Jin menangkupkan tangannya kemudian langsung menyeret Qi Chong seperti menyeret karung beras.
Shin pun kembali duduk di tempatnya.
"Saudara Shin, apa yang sebenarnya terjadi tadi? Siapa orang itu?" Yin Litian bertanya.
__ADS_1
Shin menceritakan mengenai latar belakang Qi Chong yang sebenarnya dan apa yang terjadi di Benua Biru serta alasan Qi Chong datang ke Benua Langit.
Semua yang ada di ruang rapat langsung terlihat marah.
"Bajingan! Dia pikir dia bisa mempermainkan kita? Jika dia masih disini akan ku bakar tangan dan kakinya sampai hangus," api seolah menyala di mata Chu Yan.
Li Yuwen yang duduk di samping Chu Yan, memegang tangannya, membuat Chu Yan menjadi lebih tenang.
"Jadi apakah kita akan tetap menjalankan sesuai rencana awal setelah mengetahui tentang Benua Biru," Bai Xu bertanya sambil melihat kearah Shin dan Xu Yuan.
Xu Yuan sebagai Ketua Sekte Pedang Ilahi sebenarnya merasa tertekan karena ada beberapa Tetua yang memiliki kultivasi diatas dirinya.
Dia baru diangkat menjadi Ketua Sekte sekitar 10 tahun lalu oleh ayahnya, Xu Xuan.
Awalnya dia menolak karena merasa tidak pantas dan merasa Shin lebih pantas untuk posisi tersebut.
Namun setelah paksaan dari ayahnya, Xu Yuan akhirnya menerima.
"Untuk sekarang kita akan tetap menjalankan sesuai rencana awal, hanya saja kita melakukan sedikit perubahan untuk membuat tim untuk menjadi mata-mata yang mengawasi Benua Biru!..
Hun Fan dan Lan Ma mengangguk, Xu Yuan pun melanjutkan penjelasannya mengenai pembentukan tim.
Tentu saja tidak semua yang berada di dalam ruangan akan pergi karena mereka tidak mungkin meninggalkan Benua Langit secara bersamaan.
Yin Litian, Li Yuwen, Li Yiren, Bai Xu, Jia Yu dan beberapa Tetua Utama lainnya akan bertugas menjaga Benua Langit sementara yang lainnya pergi. Selain itu di Benua Langit masih ada beberapa monster tua yang bersembunyi, siap bergerak jika situasi mendesak.
"Baiklah karena semuanya sudah mendapatkan tugas masing-masing maka kita bisa langsung bergerak! Ingat untuk terus saling berkomunikasi dengan Token Komunikasi! Kaisar Yin Litian, kaulah yang menjadi ketua penjaga Benua Langit, jika terjadi sesuatu yang tidak bisa kalian tangani maka segera kabari yang lainnya, kami bisa langsung berteleportasi kembali ke Benua Langit!"
"Baik Ketua Sekte," Yin Litian menangkupkan tangannya.
Dengan begitu, rapat pun dibubarkan, setiap tim akan membawa pasukan masing-masing berjumlah 100 kultivator dari tingkat Transcendent sampai tingkat Mahayana.
__ADS_1
***
Misi penelusuran lautan untuk mencari daratan utama Dunia Mortal lain merupakan misi yang sangat rahasia.
Semuanya bergerak secara diam-diam tanpa diketahui oleh umum.
Shin dan Chu Yan bersama 100 pasukan yang mereka bawa langsung bergerak kearah barat daya.
Setelah berjarak cukup jauh, mereka membagi menjadi 11 kelompok. 100 pasukan yang mereka bawa menjadi 10 kelompok berisi 10 kultivator. Sementara 1 kelompok lainnya hanya berisikan 2 orang yaitu Shin dan Chu Yan.
"Saudara Shin, aku merasa bencana kali ini lebih besar dari pada bencana 100 tahun lalu saat melawan Dewa Siluman, apakah kau yakin kita bisa menang melawan para iblis?" Chu Yan bertanya tanpa mengurangi laju terbangnya.
"Aku pun tidak tau karena kita masih belum mengetahui kekuatan musuh secara pasti. Meskipun aku telah mencapai puncak tingkat Immortal, tapi aku tidak akan pernah meremehkan musuh..."
Tiba-tiba Shin menghentikan gerakan dengan mata melebar sempurna. Chu Yan juga ikut berhenti, melihat ekspresi Shin membuat perasaannya menjadi tidak enak.
"Ada apa Saudara Shin? Apakah ada yang salah?" Chu Yan melihat kearah tatapan Shin, dia melihat sebuah daratan yang cukup luas, hampir seluas Benua Langit 100 tahun lalu sebelum Shin memperluasnya.
Chu Yan melihat tidak ada yang salah di daratan itu, tidak ada aura negatif atau semacamnya, lalu kenapa Shin bereaksi seperti syok.
"Itu.. itu tidak mungkin," Shin sulit mempercayai apa yang dia lihat, "itu adalah Dunia Terkutuk itu, kenapa Dunia Terkutuk itu juga menjadi satu dengan dunia kami!"
Dunia terkutuk, Shin lah yang menamainya seperti itu karena dunia itu memang sangat aneh.
Shin awalnya adalah anak dari Jepang yang dipanggil ke dunia lain untuk mengalahkan Raja Iblis.
Namun dunia tempat dia dipanggil adalah dunia terbalik dimana semua wanita disana memiliki otot kekar seperti binaragawan dan para lelakinya semuanya bencong.
Selama 6 tahun Shin di dunia itu, dia mendapatkan trauma karena sering dikejar-kejar para wanita berotot karena wajahnya yang tampan.
Setelah Shin menyelesaikan tugasnya membunuh Raja Iblis, dia akan dikirim kembali ke dunianya namun di malah terlempar ke dunia kultivator ini.
__ADS_1
Meskipun sekarang Shin sudah menghilangkan rasa takut dan traumanya pada para wanita berotot di dunia terkutuk, namun melihat daratan dunia terkutuk itu lagi tentu saja membuatnya terkejut.
Siapa yang akan menyangka jika dia akan bisa melihat dunia terkutuk itu lagi.