Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.104 - Pertarungan Terakhir Di Dunia Mortal III


__ADS_3

*BOOOOMMMM!!


Ledakan yang begitu kuat terjadi. Namun ledakan itu masih lebih lemah jika dibandingkan dengan ledakan yang menghancurkan tubuh Shang Fu.


Mereka berdua memang hanya berniat melukai Malaikat Jiwa Abadi, tidak berniat membunuhnya. Shin tentu tidak ingin menghancurkan tubuh istrinya.


Namun.. apakah sekarang itu akan melukainya?


Jika menggunakan serangan yang kuat, Shin takut membunuhnya, namun jika menggunakan serangan yang tidak terlalu kuat, mereka tidak yakin akan melukainya. Benar-benar pilihan yang sulit.


“Kalian melihat kemana?!”


Tanpa diduga, ternyata Malaikat Jiwa Abadi sudah berada puluhan meter di belakang mereka.


Sebelumnya Malaikat Jiwa Abadi memperkuat semua simbol saat Shin membakar seluruh area Domain. Namun diantara puluhan ribu simbol, hanya satu saja simbol yang bertahan.


Malaikat Jiwa Abadi pun menggunakan satu simbol yang tersisa untuk menghindari serangan mematikan Shin dan Xiang Yang.


“Api Neraka Penghancur!”


Malaikat Jiwa Abadi melemparkan bola api hitam raksasa.


Dalam jarak sedekat itu, Shin dan Xiang Yang tidak bisa menghindar. Xiang Yang membuat pelindung dari energi Yin-Yang sementara Shin membuat pelindung dari 5 elemen.


Sementara mereka berdua masih sibuk menahan serangannya, Malaikat Jiwa Abadi kembali menyebarkan banyak simbol.


Jika bukan karena Domain Yin-Yang, Malaikat Jiwa Abadi tidak akan perlu menyebarkan simbol agar bisa berteleportasi dengan bebas.


Malaikat Jiwa Abadi berteleportasi puluhan meter di belakang Shin dan Xiang Yang kemudian melancarkan serangan yang sama.


Tidak berhenti sampai disana, Malaikat Jiwa Abadi melancarkan serangan yang sama dari atas dan bawah, membuat Shin dan Xiang Yang terhimpit oleh 4 bola api hitam.


*BOOOOMMMM!!


Malaikat Jiwa Abadi melihat dampak ledakan itu dalam diam. Diaasih bersikap waspada. Ia tidak berpikir serangan itu akan membunuh kedua manusia itu.

__ADS_1


Entah kenapa meskipun suara gemuruh ledakan masih terdengar, Malaikat Jiwa Abadi merasakan suasana yang sangat sunyi.


Di belakang Malaikat Jiwa Abadi tercipta sebuah garis sepanjang 20 centimeter. Garis itu tiba-tiba terbuka kemudian keluar sebuah lengan bersisik emas dengan pedang di genggamannya.


Lengan yang keluar dari robekan ruang itu langsung menebaskan pedang mengincar punggung Malaikat Jiwa Abadi.


Namun Malaikat Jiwa Naga sudah menyadarinya dan langsung berteleportasi menjauh.


Tapi di dekatnya kembali tercipta robekan ruang.


Kubus Ruang!


Malaikat Jiwa Abadi berakhir terkurung di dalam kubus ruang kemudian sosok Xiang Yang keluar dari robekan ruang di dekatnya.


Malaikat Jiwa Abadi tidak punya waktu untuk memperlihatkan keterkejutannya mengetahui kedua musuhnya ternyata menguasai hukum ruang, ia sadar situasinya saat ini sangat tidak baik.


Sebelum Xiang Yang berhasil meledakkan kubus ruang, Malaikat Jiwa Abadi mengeluarkan 5 jenis api dengan warna yang berbeda, api kuning, api merah, api hijau, api biru dan api hitam.


Semua api itu bisa Malaikat Jiwa Abadi ciptakan dari Api Surgawi yang merupakan raja dari semua Inti Api.


“Turn Null!”


Susunan ruang yang mengurungnya pun hancur kemudian Malaikat Jiwa Abadi bisa berteleportasi menjauh terlebih dahulu.


Meskipun Malaikat Jiwa Abadi hanya memiliki setengah dari Api Surgawi, namun pengendaliannya terhadap Api Surgawi sangatlah tinggi, jauh lebih tinggi dari kemampuan Shin dan Xiang Yang mengendalikan Twillight Orb.


“Dia bisa menghancurkan susunan ruang!” Xiang Yang cukup terkejut melihat bagaimana kubus ruangnya hancur begitu saja.


Shin muncul di samping Xiang Yang dengan robekan ruang.


“Sayangnya kekuatan jiwa ku telah habis. Jika tidak maka aku pasti bisa menyingkirkan teknik teleportasinya dengan mudah!” Shin saat ini hanya bisa mengandalkan energi alam untuk menarik energi dari Twillight Orb, jadi kekuatan yang bisa di keluarkan sangat terbatas.


“Aku memiliki banyak kekuatan jiwa tapi sayangnya kemampuan ku dalam hal formasi sangat minim dan aku juga tidak terlalu ahli dalam mengendalikan kekuatan jiwa,” balas Xiang Yang.


“Meskipun begitu, teleportasi tidak akan berguna jika susunan tuang menjadi kacau.”

__ADS_1


“Ya, kau benar Saudara Shin.”


Shin dan Xiang Yang pun menyebarkan energi hukum ruang ke segala arah, membuat susunan ruang di dalam Domain menjadi kacau.


“Mereka benar-benar menyebalkan!” Malaikat Jiwa Abadi hanya bisa mengutuk Shin dan Xiang Yang karena sadar setelah ini dia tidak bisa sembarangan menggunakan teleportasi karena dia tidak akan tau berteleportasi kemana dalam situasi ruang yang kacau ini.


Malaikat Jiwa Abadi mengeluarkan Pedang Sumber Jiwa kemudian melapisinya dengan Api Surgawi.


Puluhan simbol mulai muncul di tubuh Malaikat Jiwa Abadi kemudian menghilang setelah beberapa saat.


Dia membuat susunan formasi yang dapat memperkuat tubuh, menambah kecepatannya dan memperkuat semua statistiknya.


Malaikat Jiwa Abadi akan kesulitan mengendalikan susunan formasi dalam jarak jauh, jadi dia harus bisa melawan mereka dalam pertarungan jarak dekat. Namun tubuh yang dia kendalikan saat ini tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk menghadapi kedua manusia naga itu, karena itulah dia menggunakan susunan formasi yang dapat meningkatkan statistiknya.


Shin menyerang lebih dulu, melesat dengan kecepatan tinggi sambil sesekali menebaskan pedang, mengeluarkan gelombang berbagai macam elemen.


Semua serangan itu bisa dihindari oleh Malaikat Jiwa Abadi.


Pertarungan mereka pun kembali berlanjut. Setiap serangan mereka mengeluarkan intensitas energi yang sangat kuat hingga sesekali menyebabkan retakan pada ruang.


Dengan statistiknya yang sudah di tingkatan, Malaikat Jiwa Abadi mampu menyaingi Shin dalam beradu serangan pedang.


Namun dia hanya bisa menandingi Shin saja, saat Xiang Yang sudah turun tangan maka situasinya jelas berbeda, Malaikat Jiwa Abadi tidak mampu menandingi keduanya.


Banyak sekali teknik rahasia Malaikat Jiwa Abadi tidak berpengaruh pada Shin dan Xiang Yang. Jelas penyebabnya adalah benda yang senantiasa melayang dibelakang punggung mereka.


Jika bukan karena benda itu, Malaikat Jiwa Abadi yakin dapat mengalahkan keduanya bahkan jika mereka berada dalam kondisi prima tanpa luka ataupun kekurangan energi.


Sudah tidak terhitung berapa kali Malaikat Jiwa Abadi mencoba menempelkan simbol formasi pada tubuh Shin maupun Xiang Qin.


Namun saat simbol formasi sudah menyentuh tubuh Shin, simbol itu terbakar, ataupun hancur seperti tersambar petir, luntur seperti menjadi tanah, dinetralkan seperti kotoran pada pakaian yang direndam air, ataupun terpotong-potong oleh angin.


5 Twillight Orb itu benar-benar melindungi Shin dari dampak negatif.


Sedangkan untuk Xiang Yang, bahkan simbol formasi tidak dapat menyentuhnya. Setiap kali simbol formasi mendekat maka itu akan hancur karena energi kekacauan Yin-Yang sangat pekat menyelimuti tubuh Xiang Yang.

__ADS_1


Malaikat Jiwa Abadi benar-benar merasa frustasi. Padahal dia sudah bisa bertahan melawan zaman hingga bisa hidup di zaman ini, bahkan ia sudah menghabiskan banyak waktu untuk memulai kebangkitannya.


Apakah semua usahanya akan berakhir disini setelah baru saja dia mendapat tubuh baru dan baru akan memulai kebebasan?


__ADS_2