Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.17 - Perkiraan


__ADS_3

Shin baru saja tiba di perbatasan wilayah Utara dengan wilayah barat. Dia langsung membuka pintu masuk Dimensi Shin.


Shin dan ketiga istrinya langsung masuk kedalam dan dengan cepat terbang menuju kediaman.


Saat mereka mencapai setengah jalan, mereka bisa melihat kediaman mereka yang telah hancur tidak berbentuk.


Perasaan Xiang Yang dan para istrinya menjadi tidak enak, mereka segera mempercepat laju terbang hingga mereka akhirnya tiba.


Mereka melihat Bai Lian sedang berlutut di tanah sambil menunduk. Entah apa yang terjadi padanya, Shin tidak mengetahuinya.


"Lian'er!"


Bai Lian terkejut mendengar suara Shin, wajahnya menjadi pucat, dia takut jika saja Shin mengetahui apa yang terjadi dan dia akan disalahkan karena tidak bisa melindungi saudarinya yang lain.


Shin mendarat di depan Bai Lian, dia melihat istrinya itu kembali menunduk, terlihat seperti tidak berani menatap wajahnya.


"Lian'er, apa yang terjadi?" Shin berlutut satu kaki lalu memegang kedua pundak Bai Lian.


Dia bisa merasakan tubuh Bai Lian gemetar.


Shin tidak tau kenapa Bai Lian bisa seperti ini padahal dia mengetahui mental Bai Lian adalah yang baling kuat diantara istrinya yang lain.


Pasti ada sesuatu yang buruk telah terjadi, Shin tidak ingin membuat Bai Lian terus seperti ini jadi dia tidak bertanya lagi.


"Tenanglah," Shin memeluk Bai Lian dengan lembut, "aku ada disini, kau tidak perlu takut, Lian'er!"


Tubuh Bai Lian sesaat semakin gemetar, namun merasakan kehangatan Shin, dia pun mulai tenang seiring waktu.


Su Xianlin, Xu Lingling dan Bing Qiaoyu mendarat tidak jauh di belakang Bai Lian.


Merasakan tubuh Bai Lian tidak lagi gemetar, Shin melepaskan pelukannya.

__ADS_1


"Sekarang bisakah kau menceritakan apa yang terjadi?"


Bai Lian mengangguk pelan lalu mulai menceritakan apa yang terjadi dari awal sampai akhir.


"Maafkan aku, Shin gege. Aku benar-benar tidak berguna karena tidak bisa melindungi para saudari ku!" Bai Lian menunduk.


Shin justru lebih terpukul mendengar apa yang terjadi, namun dia masih bisa bersikap tenang.


"Aku tidak akan pernah menyalahkan mu, Lian'er," Shin mengelus kepala Bai Lian, "jika ada yang harus disalahkan, maka akulah yang salah karena tidak berada di samping kalian saat kalian membutuhkan."


"Shin gege, jangan menyalahkan diri mu sendiri!" Xu Lingling berjalan mendekat lalu mengelus kepala suaminya, "tidak ada yang bisa disalahkan, ini semua murni karena sebuah musibah, jadi jangan merasa bersalah, ok!"


Shin hanya tersenyum lembut melihat para istrinya yang masih bisa tersenyum, meskipun dia tau suasana hati mereka semua sedang kacau.


Shin melambaikan tangannya, mengeluarkan 4 kristal biru sebesar jempol kaki orang dewasa.


Itu adalah Kristal Jiwa dari 4 istri Shin yang telah terhisap kedalam distorsi ruang.


Shin dan para istrinya menghela nafas saat melihat keempat Kristal Jiwa itu masih mengeluarkan cahaya, yang artinya Qin Zhiyun, Xiang Yue, Yin Yihua dan Xun masih hidup.


Namun sesaat kemudian Kristal Jiwa itu meredup membuat mereka semua terkejut, tapi dalam beberapa detik Kristal Jiwa kembali mengeluarkan cahaya terang.


Kristal Jiwa itu seperti terganggu oleh sesuatu hingga tidak bisa mendapatkan informasi dengan tepat.


"Kenapa Kristal Jiwa bereaksi seperti ini? Apakah sesuatu telah terjadi?" Shin tidak pernah melihat hal seperti ini, "Lian'er, apakah kau mengetahui kenapa Kristal Jiwa bisa seperti ini?"


Bai Lian memiliki ingatan dari kehidupan sebelumnya, jadi dia merupakan yang paling berpengetahuan diantara mereka.


"Sejauh apapun tempat pemilik Kristal Jiwa dengan Kristal Jiwanya, seharusnya tidak akan ada gangguan, kecuali.. jika pemilik Kristal Jiwa berada di dimensi yang berbeda."


"Apakah itu artinya.. Saudari Yihua dan yang lainnya berada di dimensi yang berbeda?" Tanya Su Xianlin.

__ADS_1


"Seharusnya seperti itu," Bai Lian mengangguk pelan, "lihat saja Kristal Jiwa yang mengeluarkan cahaya secara acak, seolah tidak bisa menentukan kondisi pemiliknya. Tapi jika Saudari Yihua dan yang lainnya terlempar ke Dunia Mortal lainnya, aku rasa Kristal Jiwa tidak akan bereaksi seperti ini karena batas dimensi antar Dunia Mortal tidak akan mampu mengganggu Kristal Jiwa, hanya ada satu tempat yang paling mungkin dimana memiliki batas dimensi yang kuat dengan dunia kita.."


Bai Lian tidak menuntaskan kalimatnya karena keduluan oleh Shin.


"Alam Surgawi, seharusnya mereka berada di sana bukan?"


Bai Lian mengangguk.


"Tapi bagaimana cara kita pergi ke Alam Surgawi? Shin gege sudah menelusuri semua tempat tapi tidak pernah menemukan gerbang menuju Alam Surgawi," ucap Xu Lingling.


"Ada dua cara agar kita bisa naik ke Alam Surgawi, yaitu dengan meningkatkan kultivasi sampai menembus batas tingkatan yang bisa diterima Dunia Mortal, membuat prinsip Dunia Mortal yang mengirim kita ke Alam Surgawi!..


Cara yang kedua adalah dengan menemukan gerbang yang bisa membawa kita menuju Alam Surgawi!" Jawab Bai Lian.


"Naik ketingkat Immortal tahap akhir saja aku membutuhkan waktu sampai 20 tahun, untuk mencapai tingkat kultivasi sampai prinsip Dunia Mortal tidak menerima kekuatan kita itu pasti akan membutuhkan waktu yang sangat lama, mencari gerbang menuju Alam Surgawi juga pasti tidak akan mudah! Tapi aku akan tetap berusaha untuk meningkatkan kultivasi sekaligus mencari gerbang menuju Alam Surgawi," Shin membulatkan tekadnya.


"Tapi Shin gege, sekarang situasi di dunia ini sedang kacau, ada banyak Dunia Mortal yang menyatu, kita tidak tau bahaya apa yang akan datang ke Benua Langit nantinya," Bing Qiaoyu tentu saja ingin mencari keberadaan para saudarinya di Alam Surgawi, namun di Benua Langit juga ada keluarganya.


"Banyak Dunia Mortal yang menyatu?" Bai Lian mengerutkan keningnya.


Shin pun menceritakan apa yang terjadi sebelumnya dimana dia bertarung melawan Xiang Yang dan perkiraannya mengenai banyak Dunia Mortal yang menyatu.


"Jadi begitu, pantas saja terjadi kekacauan ruang sampai seperti ini, penyatuan Dunia Mortal ini berarti menyatukan banyak dimensi yang berbeda, sudah pasti ruang akan terpengaruh," Bai Lian menghela nafas lalu berpikir, "apa yang sebenarnya dipikirkan orang-orang di Alam Surgawi hingga menyatukan Dunia Mortal? Seharusnya mereka sadar bahaya yang akan terjadi jika melakukan hal ini."


"Sekarang kekacauan ruang sudah mereda, apakah itu artinya Dunia Mortal sudah berhasil menyatu sepenuhnya?" Tanya Xu Lingling.


"Mungkin saja," Shin mengangguk pelan, "sebaiknya kita keluar dari Dimensi Shin, kita akan memperkuat pertahanan dan membuat tim untuk mencari keberadaan benua utama Dunia Mortal lainnya!"


Shin mengangkat sebelumnya jika Xiang Yang mengatakan Benua Chenwu diserang. Pastinya Benua Langit hanya tinggal menunggu waktu lagi sampai serangan akan datang dari Dunia Mortal lainnya.


Setelah itu mereka akhirnya keluar dari Dimensi Shin menuju Sekte Pedang Ilahi.

__ADS_1


__ADS_2