
5 benua awal yang diserang adalah Benua Utara, Benua Selatan, Benua Timur, Benua Barat dan Benua Tenggara.
Masing-masing kelompok yang menyerang Benua itu dipimpin oleh 3 sampai 4 kultivator tingkat Immortal.
Benua Utara
- Xu Lingling
- Medusa
- Lang Chu pemimpin Klan Fenrir
Benua Selatan
- Bai Ding pemimpin Klan Harimau Putih
- Ji Nan pemimpin Klan Banteng Salju
- Yun Nuwa
- Bing Qiaoyu
Benua Barat
- Bai Lian
- Han Shizu
- Xuan Di pemimpin Klan Griffin
Benua Timur
- Qian Xue
- Lin Qi’er
- Xie Xing pemimpin Klan Elang Petir Nirwana
- Shang Guan pemimpin Klan Burung Vermilion
Benua Tenggara
- Hong Ran pemimpin Klan Singa Raja Api
- Quan Peng pemimpin Klan Ikan Terbang
- Guan Xi Pemimpin Klan Belut Merah
- Chong Nam pemimpin Kura-Kura Perak
__ADS_1
Sementara untuk Shin dan Xiang Yang membuat kekacauan di Benua Shang Fu yang merupakan pusat dari 12 benua, membuat para iblis disana fokus pada mereka berdua hingga tidak bisa memberikan bantuan pada 5 benua yang sekarang sedang diserang oleh pasukan mereka.
***
Benua Timur
Lin Qi’er sang Qilin Petir mengganas di Benua Timur untuk melampiaskan kekesalannya pada Xiang Yang.
Sebelumnya saat Xiang Yang membawanya keluar dari Dimensi Dong Jian, pria itu telah berjanji akan membawanya berjalan-jalan melihat bagaimana dunia manusia.
Namun dia sama sekali tidak pernah bisa bergerak bebas karena segel jiwa yang tertanam di tubuhnya. Ia selalu dikendalikan oleh pria itu membuatnya sangat kesal.
Bahkan Xiang Yang tidak pernah memperhatikannya apa lagi bertanya apa keinginannya. Pria itu selalu sibuk dengan urusan lain, terlebih melihatnya bersenang-senang dengan para istrinya membuat Lin Qi’er semakin panas.
Kenapa Xiang Yang selalu memperhatikan para wanita itu sementara dirinya selalu diabaikan?
Memikirkan hal itu membuat Lin Qi’ersemakin marah hingga tanpa sadar ia berubah kedalam bentuk Qilin Petir setinggi 100 meter lebih.
Ia mulai memporak-porandakan wilayah para iblis dengan tubuh yang besar dan cakarnya yang tajam.
Lin Qi’er memang lebih bar-bar jika dibandingkan Xu Lingling. Jika saja bukan karena segel jiwa di tubuhnya, Xiang Yang pun akan kesulitan menangani sifat sembrono Lin Qi’er.
“ITU.. ITU QILIN! BAGAIMANA MUNGKIN ADA QILIN DI DUNIA MORTAL INI?!”
“LARI.. KITA TIDAK MUNGKIN BISA MENANG MELAWAN MAKHLUK MITOS ITU!”
Para iblis mulai melarikan diri melihat Lin Qi’er mulai semakin ganas.
Namun Qilin Petir lebih populer dan lebih diagungkan oleh banyak orang dibanding Burung Vermilion.
Lin Qi’er tidak berniat membiarkan satupun iblis yang melarikan diri. Ia bergerak cepat bagaikan kilatan petir, menghadang jalan kabur para iblis.
Para iblis menghentikan gerakan saat melihat sosok Qilin Petir sudah berada di hadapan mereka.
Dengan sekali kibasan cakar, gelombang elemen petir setajam bilah pedang melesat memotong tubuh semua iblis dengan mudah bagaikan tahu.
Qian Xue yang berada di sisi lain Benua Timur bisa melihat dengan jelas kilatan petir ganas ditempat Lin Qi’er bertarung.
“Wah.. Qilin Petir sepertinya memiliki kekuatan yang menyeramkan. Elemen petir itu bahkan lebih kuat dari pada milik saudari Yue,” Qian Xue bergumam pelan lalu menoleh kedepan dimana kabut ungu memenuhi area puluhan kilometer didepannya.
Kabut ungu milik Qian Xue sangat spesial, itu dihasilkan langsung oleh tubuh ilahi Kabut Ungu miliknya. Kabut ungu bisa menyebabkan ilusi, menghancurkan jiwa sampai menyerap energi kehidupan target.
Tentu saja itu sedikit dari banyaknya kemampuan kabut ungu Qian Xue.
Di dalam kabut ungu itu ada belasan ribu iblis yang sedang berteriak keras. Teriakan mereka terdengar sangat memilukan sampai orang yang mendengarnya bisa membayangkan rasa sakit seperti apa yang para iblis itu rasakan.
Jiwa mereka sedang dihancurkan secara perlahan oleh Qian Xue, membuat mereka tersiksa.
Meskipun Qian Xue bisa menyerap jiwa para iblis itu dan memperkuat jiwanya. Namun itu tidak ia lakukan karena dia tidak ingin jiwanya bercampur dengan jiwa para iblis yang menjijikan. Jadi lebih baik ia hancurkan saja jiwa mereka.
__ADS_1
Setelah beberapa saat, kabut ungu itu kembali masuk kedalam tubuh Qian Xue. Belasan ribu iblis itu masih melayang di udara sejenak sebelum akhirnya jatuh seperti hujan.
***
Kekacauan yang Shin dan Xiang Yang buat benar-benar membuat para iblis di Benua Shang Fu tidak berdaya.
Beberapa iblis tingkat Immortal sudah tewas ditangan mereka.
Shin masih berada di sisi utara Benua Shang Fu, begitu juga dengan Xiang Yang yang masih berada di sisi selatan.
Saat ini di Kastil Raja Iblis Shang Fu, 10 Jenderal Iblis yang berada di sana telah mendapatkan kabar mengenai kekacauan yang dibuat oleh Shin dan Xiang Yang.
“SIAL! SETELAH SEBELUMNYA ADA SEKELOMPOK IBLIS YANG MENGACAU DAN SEKARANG ADA DUA MANUSIA! MERWKA BENAR-BENAR MEMBUAT KU MARAH!”
Zhan Luo yang merupakan Jenderal Tertinggi diantara 10 Jenderal Iblis, dengan kultivasi tingkat Immortal Master tahap menengah, berteriak marah.
Sebelumnya dia sudah sangat marah karena mendengar sekelompok iblis yang membuat kekacauan, dan sekarang ada 2 manusia yang mengacau di sisi utara dan selatan Benua Shang Fu.
Karangannya hampir saja membuatnya hilang kendali dan membunuh iblis yang berlutut ketakutan didepannya.
“Panggil semua iblis tingkat tinggi di kastil, berpecah menjadi dua kelompok, aku akan pergi ke utara untuk mengurus manusia bia*dab itu!”
Tanpa menunda waktu, Zhan Luo terbang menembus Arab bangunan lalu melesat kearah utara dengan kecepatan hipersonik.
***
Utara Benua Shang Fu
“Manusia ini sangat kuat! Aku tidak bisa bertahan lebih lama!”
Saat ini seorang iblis tingkat Immortal tahap menengah sedang berhadapan secara langsung dengan Shin.
Puluhan ribu iblis yang menjadi pasukannya tidak ada yang bisa mendekat karena intensitas pertarungan mereka membuat gelombang kejut yang menghempaskan semua iblis yang mendekat.
Meskipun mereka bisa menahan gelombang kejut sekalipun, mereka bisa langsung dibunuh oleh Shin hanya dengan lirikan mata saja.
Mereka tidak ada yang tau bagaimana cara Shin membunuh dengan lirikan mata.
Tentunya Shin menggunakan Dao Pedangnya. Hanya dengan kehendak, Shin bisa membuat gelombang tebasan tidak terlihat, memotong tubuh para iblis.
Selama ini Shin hanya bermain-main saja, ia bisa saja membunuh iblis tingkat Immortal itu dengan sekali gerakan.
Shin saat ini menggunakan pedang Qi untuk melawan para iblis.
Ia memberikan tebasan kuat hingga membuat iblis didepan terpental ribuan meter.
“Akan ku buat ini menjadi sedikit lebih meriah!” Shin terbang keatas hingga menembus awan.
Tangan kanannya mengeluarkan aura merah menyala sedangkan tangan kanannya mengeluarkan aura coklat.
__ADS_1
Saat kedua tangannya disatukan, ribuan bola api menyala tercipta diatas awan.
“Hujan Meteror!”