Supreme God Kultivasi

Supreme God Kultivasi
Ch.60 - Perang di Benua Merah


__ADS_3

Bing Qiaoyu mengangguk paham mendengar penjelasan Shin. Tentu saja dia tidak keberatan karena memang kedua pihak sama-sama mendapatkan keuntungan.


“Tidak masalah jika begitu, tapi jika Shin gege akan membuat susunan formasi raksasa di Benua Chenwu, pasti itu akan membutuhkan waktu lama, aku ataupun saudari ku yang lain tidak mungkin bisa menemani mu karena kami semua tidak mungkin meninggalkan Benua Langit disaat situasi seperti ini. Jadi jika Shin gege ingin pergi, setidaknya Shin gege harus membawa aku atau salah satu dari saudari ku untuk menemani mu,” Bing Qiaoyu tersenyum manis, senyum manis yang penuh dengan makna.


Shin memahami arti senyuman itu. Meskipun Bing Qiaoyu berkata dirinya harus membawa salah satu istrinya untuk menemani, namun nyatanya itu untuk mengawasinya.


Pergi ke benua lain dalam waktu yang lama, jika tanpa pengawasan salah satu istrinya, entah berapa banyak nanti wanita yang akan Shin bawa pulang.


Memamg Bing Qiaoyu tidak mempermasalahkan jika Shin menambahkan saudari lagi untuknya, namun tidak dengan para saudarinya.


Xu Lingling, Su Xianlin dan Bai Lian pasti akan menyalahkan dirinya jika membiarkan Shin pergi tanpa ada salah satu dari mereka yang mengawasi.


Meskipun begitu Shin tidak akan menolak jika salah satu istrinya akan menemani. Selain bisa membantunya nanti disana, istrinya juga bisa memenuhi kebutuhannya, entah itu kebutuhan perut ataupun kebutuhan yang ada di bawah perut.


“Baiklah, karena disana aku nanti akan belajar banyak tentang resep pil, jadi Lin’er akan sangat membantu.”


Diantara semua istri Shin, Su Xianlin adalah satu-satunya yang ahli dalam Alkimia.


Setelah api putih di dalam tubuhnya bangkit puluhan tahun lalu, kemampuan Alkimia Su Xianlin melonjak hingga setara dengan dirinya.


Shin yakin dalam beberapa tahun lagi Su Xianlin akan melampauinya dalam Alkimia, apa lagi jika Su Xianlin bisa mendapatkan ingatan masa lalunya sebagai Alkemis terbaik di Alam Surgawi pada masanya, Shin tidak akan mampu menyaingi istrinya itu dalam Alkimia.


“Saudara Shin, kalau begitu aku akan pergi dulu, aku akan menunggu mu di Benua Chenwu,” Xiang Yang mengeluarkan dua buah token “gunakan token teleportasi ini agar kau bisa langsung tiba di Benua Chenwu. Satunya lagi adalah Token Sekte Naga Emas, tidak akan ada yang mampersulit mu di Benua Chenwu jika memperlihatkan token itu.”


Shin menerima kedua token itu, kemudian Xiang Yang menghilang begitu saja dengan berteleportasi.


“Kalau begitu kita juga harus kembali Yu’er. Aku akan menjemput Lin’er sekaligus berpamitan dengan yang lainnya.”


Bing Qiaoyu mengangguk kemudian Shin melakukan segel tangan, membuat susunan formasi teleportasi kembali ke Benua Langit.


***


Sementara peperangan di Benua Kuning sudah berakhir, perang di Benua Merah masih berlanjut.


Pertempuran terjadi dimana-mana, ledakan demi ledakan tanpa henti terdengar disegala penjuru, getaran terus terjadi akibat intensitas pertarungan.

__ADS_1


Satu hal yang paling para iblis itu hindari yaitu bertarung melawan wanita bar-bar yang tidak lain adalah Xu Lingling.


Tidak ada yang berani mendekati wanita itu setelah melihat bagaimana para iblis yang berani melawannya selalu berakhir menjadi kabut darah.


Jika saja mereka terkena pukulannya maka entah seberapa tinggi kultivasi para iblis, pasti tubuh mereka akan langsung hancur.


Jadi mereka selalu menjauhinya. Meskipun begitu tidak ada yang bisa melarikan diri jika sudah menjadi target Xu Lingling.


Xu Lingling tidak hanya kuat melainkan cepat. Secepat apapun para iblis itu, tidak mungkin bisa menandingi kecepatan Xu Lingling.


Sementara Xu Lingling hanya menghadapi para kroco, 5 Monster Tua saat ini bertarung dengan para iblis tingkat Half Immortal.


Xu Lingling mengerti mereka berlima ingin melakukan pertarungan serius setelah sekian lama hanya melakukan kultivasi. Karena itulah Xu Lingling sama sekali tidak menggangu pertarungan mereka.


Meskipun mereka berlima memiliki kultivasi yang sama, Xu Heng merupakan yang paling lemah diantara mereka.


Xu Heng mengakui hal itu, karena itulah dia mengalah pada yang lainnya untuk melawan Jenderal Iblis.


Awalnya ada 5 Jenderal Iblis namun salah satunya terbunuh oleh Xu Lingling, hingga saat hanya hanya tersisa 4, tidak cukup untuk menjadi lawan mereka berlima.


Karena itulah Xu Heng mengalah. Meskipun begitu dia sekarang melawan beberapa iblis tingkat Half Immortal tahap awal sampai tahap menengah.


Yah.. tujuan kelima Mosnter Tua itu datang ke Benua Merah karena ingin melakukan pertarungan dengan iblis kuat, bukan membasmi para iblis.


Meskipun pasukan Benua Langit hanya sekitar 100 ribu lebih sedangkan para iblis berjumlah jutaan, dengan adanya Xu Lingling, keadaan jumlah yang kalah jauh itu bisa teratasi.


Terlebih 100 ribu pasukan itu merupakan kultivator terbaik di Benua Langit, jadi tidak heran mereka bisa lebih mendominasi perang meskipun kalah jumlah.


Pertarungan antara para Jenderal Iblis melawan para Mosnter Tua terpisah satu sama lain, intensitas pertarungan mereka begitu mengerikan membuat para iblis tidak ada yang berani mendekat.


Meskipun begitu masih saja ada serangan nyasar yang mengenai mereka meskipun sudah mengambil jarak sangat jauh.


Meskipun kultivasi para Jenderal Iblis sama dengan kultivasi para Moster Tua, namun para iblis terus dipaksa dalam kondisi bertahan.


Awalnya para iblis sangat arogan dan mereka bisa bertarung setara, namun seiring waktu mereka mulai ditekan seiring para Moster Tua serius.

__ADS_1


Yang paling memperihatinkan kondisinya adalah Jenderal Wang Xi yang bertarung melawan Xu Huang.


Jenderal Wang Xi merupakan yang paling lah diantara para Jenderal Iblis namun dia malah melawan Moster Tua yang paling kuat.


Xu Huang bahkan tidak menggunakan Mata Pedang untuk membuat salah satu lengan Jenderal Wang Xi terpotong.


“Menusia ini sangat merepotkan!” Wang Xi berdecak kesal, terus mengayunkan tombaknya menangkis serangan Xu Huang, “aku tidak memiliki kesempatan untuk menang. Tidak ada pilihan lain!”


Wang Xi mengalirkan hampir setengah energi Qi pada tombaknya lalu menebaskan tombak tersebut, mengeluarkan aliran gelombang kegelapan yang begitu intens.


Xu Huang bisa saja menghindar namun dibelakangnya ada pasukannya yang sedang bertarung melawan para iblis.


Pasukannya bisa terkena serangan itu jika dia menghindar. Dia tidak memiliki pilihan lain selain menyambut serangan tersebut.


“Teknik Pedang Dewa Halilintar Timur!”


Energi petir meledak menyelimuti tubuh Xu Huang, ia langsung melesat kedepan dalam garis lurus, menebas energi kegelapan itu menjadi dua.


Kilatan petir menjalar pada kedua bagian energi kegelapan yang terbelah, kemudian menghancurkannya hingga tidak bersisa.


Pandangan Xu Huang langsung disambut oleh tubuh Wang Xi yang mengembung seolah balon kelebihan udara yang akan meledak kapan saja.


Xu Huang sadar tidak memiliki waktu untuk menghentikan Wang Xi dari meledakkan diri. Jika dia membiarkannya meledak begitu saja maka seluruh benua ini akan hancur, menewaskan semua pasukannya.


“Domain Petir!”


Domain seluas berkilo-kilo meter langsung terbentuk dengan Xu Huang sebagai pusatnya.


“Sangkar Petir!”


Energi petir berbentuk bola mengurung Wang Xi didalamnya. Xu Huang memperkuat Sangkar Petir itu dengan seluruh kekuatannya.


*BOOOMMM!!


Sangkar Petir yang awalnya memiliki diameter beberapa meter, langsung mengembang hingga beberapa kilometer.

__ADS_1


Sangkar Petir kemudian mengembang secara perlahan, menambah diameter Sangkar Petir sebanyak beberapa meter setiap detiknya.


Hingga setelah 5 menit, Sangkar Petir berhenti mengembang, menunjukkan jika ledakan didalamnya sudah mereda.


__ADS_2