
Shin dan Xiang Yang keluar melalui robekan ruang.
“Yang’er!”
“Xiao Yang!”
“Tuan Shin!”
Melihat keduanya yang terluka, Drazil, Xiao Chang dan Yun Ying segera menghampiri mereka berdua.
Mereka tau seberapa kuat Shin dan Xiang Yang. Melihat mereka terluka pastinya musuh yang dilawan tidaklah sembarangan.
“Dimana Lin’er?” Shin tidak mempedulikan kekhawatiran mereka, yang ada di pikirannya saat ini adalah keselamatan istrinya, “ceritakan semua yang terjadi! Siapa yang menyerang dan bagaimana Lin’er bisa di culik?!”
Tubuh Drazil gemetar melihat tatapan dingin Shin. Meskipun dia tau tatapan dingin itu tidak tunjukkan untuknya, namun karena tatapan dingin itu terarah padanya, membuat Drazil gemetar.
Dia tidak membuang waktu dan langsung menceritakan semua kejadian dari awal sampai akhir dimana Su Xianlin dibawa pergi oleh sosok seperti malaikat.
Shin menduga kalau itu adalah Malaikat Jiwa Abadi yang berada di bumi. Namun dia tidak mengetahui pasti tujuannya menculik Su Xianlin. Kemungkinan yang dia pikirkan adalah Malaikat Jiwa Abadi menculik Su Xianlin untuk mengambil jiwanya, karena Su Xianlin memiliki kekuatan jiwa yang sangat kuat, hampir setara dengan dirinya.
“Yang’er, tidak salah lagi, itu pasti Malaikat Jiwa Abadi yang berada di bumi! Dia sudah bangkit dan mungkin saja dia bertujuan untuk mengambil alih tubuh Su Xianlin.”
Suara Dewa Yin-Yang terdengar di kepala Xiang Yang.
“Saudara Shin, kemungkinan itu adalah perbuatan Malaikat Jiwa Abadi. Kita harus bergegas mencari Malaikat Jiwa Abadi, aku memperkirakan jika dia bertujuan untuk mengambil alih tubuh Su Xianlin karena dia tidak memiliki tubuh fisik!” Ucap Xiang Yang.
Shin mengepalkan tangannya, aura membunuhnya merembes keluar.
“Mungkin saja Malaikat Jiwa Abadi membawa Lin’erke bumi. Saudara Xiang Yang, aku membutuhkan bantuan mu agar kita bisa langsung tiba di bumi,” Shin ingin Xiang Yang merobek ruang.
“Saudara Shin, lihatlah kondisi mu dulu, setidaknya pulihkan sedikit luka dan energi mu, biar aku yang...”
“Saudara Xiang Yang,” Shin sudah memotong perkataan Xiang Yang sebelum selesai, “aku ingin menyelamatkan istri ku, aku hanya meminta kau membantu ku merobek ruang, tidak masalah jika kau tidak ingin membantu,” Shin berkata dengan serius, “kali ini aku tidak akan menahan diri!”
Xiang Yang terdiam untuk beberapa saat. Kali ini Shin tidak akan menahan diri? Apakah itu artinya saat melawan Raja Iblis Shang Fu dia masih tidak mengeluarkan kekuatan penuhnya?
Tapi sekarang Shin sedang terluka dan Qi Surgawi maupun kekuatan jiwanya hampir habis. Kekuatan seperti apa yang akan Shin tunjukkan dalam keadaannya yang sekarang?
__ADS_1
Xiang Yang menghela nafas, memilih untuk mengabaikan pikiran tersebut.
“Baiklah. Tapi tenang saja, aku akan membantu mu menghadapi makhluk itu!” Xiang Yang langsung merobek ruang, “ayo kita hajar si malaikat gadungan itu!”
“Xiao Yang, kami akan ikut membantu!” Yun Ying menawarkan diri.
Yun Ying memanggil Xiang Yang sebagaimana Yun Nuwa dan Medusa memanggilnya.
(Xiao \= Kecil)
Memang semua istri Xiang Yang memiliki usia yang jauh berada diatasnya, hanya Han Shizu saja yang usianya hanya terpaut beberapa tahun, sedangkan yang lainnya terpaut puluhan sampai ratusan tahun.
Karena itulah Yun Ying memanggil Xiang Yang dengan sebutan Xiao Yang.
“Kau sedang terluka saat ini, Yang’er. Jadi biarkan kami membantu.”
“Saya juga akan membantu, Tuan Shin.”
“Tidak, kalian tetap disini untuk menjaga benua. Mengingat kejadian ini, kita tidak tau musuh berikutnya akan datang dari arah mana!” Xiang Yang tidak menunggu jawaban ketiga orang itu dan langsung memasuki robekan ruang bersama Shin.
***
Meskipun sebelumnya iblis mulai bisa bertarung imbang melawan musuh mereka, namun mereka tidak memiliki iblis yang bisa menandingi kultivator kuat pihak musuh.
Terutama Bai Lian, Xu Lingling, Bing Qiaoyu, Han Shizu, Yun Nuwa dan Yun Ying. Keenam wanita itu benar-benar tidak terkalahkan dalam peperangan.
Bahkan iblis tingkat Immortal tahap akhir tidak mampu bertarung satu lawan satu meskipun kultivasi keenam wanita itu berada di bawahnya.
Jika saja bukan karena semua Jenderal Iblis sudah dibunuh oleh Shin dan Xiang Yang di Benua Shang Fu, pasti saat ini para iblis masih mampu mengimbangi pihak lawan.
Jumlah para iblis terus berkurang. Meskipun hal yang sama juga terjadi pada lawan mereka namun jumlah para iblis yang berkurang jauh lebih banyak.
1 banding 100, itulah perbandingan jumlah korban kedua pihak. Namun perbandingan itu hanya berlaku di awal, seiring jumlah iblis berkurang, perbandingannya menjadi 1 banding 1000, naik ke 1 banding 10 ribu dan terus meningkat.
Hingga akhirnya para iblis terus tersudutkan dan memilih mundur ke Benua Shang Fu.
Pasukan dari 4 kelompok yang tersisa tentu saja tidak membiarkan para iblis pergi begitu saja, mereka mengejar para iblis hingga ke Benua Shang Fu, mengepung mereka semua dari segala arah, tidak memberi sedikit celah yang bisa menjadi jalan untuk mereka melarikan diri.
__ADS_1
Kini hanya ada puluhan ribu iblis yang tersisa, mereka semua berada di kastil Raja Iblis.
Yang paling kuat diantara mereka berada ditingkat Immortal tahap awal saja dan jumlahnya hanya ada 3. Mereka semua saling memunggungi satu sama lain, melihat para manusia dan Spirit Beast yang kini mengepung mereka.
“Biar aku yang membunuh mereka semua, aku jamin mereka akan berteriak memohon untuk dibunuh!” Medusa adalah orang yang mengucapkan kalimat itu.
Para iblis menjadi pucat. Diantara para musuhnya, Medusa adalah yang paling mereka takuti. Mereka mengingat bagaimana rekan-rekan mereka terkena racun kemudian berteriak sampai memohon untuk dibunuh.
Namun tidak ada yang membunuh mereka, mereka terus dibiarkan hingga mati dengan sendirinya.
Para iblis itu tidak tau pasti seberapa mengerikannya racun Medusa, pun mereka tidak ingin mengetahui rasanya.
“Apakah Qi Surgawi mu akan cukup, saudari Cai’er?” Yun Nuwa bisa mengetahui kalau diantara mereka, Medusa adalah yang paling menghabiskan banyak Qi Surgawi.
“Tenang saja, meskipun Qi Surgawi ku hanya tinggal sedikit, ini sudah lebih dari cukup untuk membuat racun yang bisa menyiksa mereka semua,” Medusa membuka telapak tangannya.
Asap ungu bercampur hijau kemudian menyelimuti tangannya.
Apakah kami harus menjauh agar tidak terkena racun? Itulah yang dipikirkan para pasukan dari 4 kelompok. Mereka tidak ingin terkena dampak racun namun kalau mereka menjauh mengambil jarak, maka mungkin saja para iblis bisa melarikan diri.
Qian Xue menyadari kekhawatiran pasukannya. Dia melemparkan ratusan kertas formasi. Semua kertas formasi itu mengelilingi para iblis.
Formasi Kura-Kura Hijau!
Susunan formasi itu kemudian membentuk siluet cangkang kura-kura hijau semi transparan, mengurung para iblis di dalamnya.
“Sekarang tidak perlu khawatir racun mu memberikan dampak pada yang lain,” ucap Qian Xue.
Medusa mengangguk lalu menyalurkan racunnya kedalam Formasi Kura-Kura Hijau.
Suara teriakan para iblis langsung terdengar. Hingga seluruh area di dalam Formasi Kura-Kura Hijau dipenuhi racun, barulah Medusa berhenti menyalurkan racunnya.
Tubuh Medusa tiba-tiba menjadi lemas, dia akan jatuh karena Qi Surgawinya sudah benar-benar habis tak bersisa. Yun Nuwa dengan sigap menangkap tubuh Medusa.
“Biarkan saja para iblis itu tersiksa sampai mati, ayo kita kembali ke Benua Langit,” Yun Nuwa tidak peduli dengan bagaimana para iblis itu tersiksa.
Susunan formasi teleportasi yang mereka gunakan terhubung dengan Benua Langit. Jadi mereka semua harus ke Benua Langit terlebih dahulu sebelum kembali ke benua asal mereka masing-masing.
__ADS_1
Dengan ini, perang melawan para iblis pun telah berakhir. Dari ke-12 Dunia Mortal yang menyatu sudah tidak ada lagi iblis yang tersisa.