
Qi Chong pergi menuju Benua Langit seperti yang diperintahkan oleh Yang Mo.
Saat ini kondisinya benar-benar terlihat buruk. Wajahnya bengkak dengan sebelah matanya membiru, pakaiannya compang-camping seperti pengemis, banyak luka menganga di sekujur tubuhnya.
"Sial! Tidak ku sangka mereka akan benar-benar membuat ku sampai harus dalam keadaan seperti ini!" Qi Chong mengumpat kesal.
Dia dibuat sampai seperti ini karena rencana yang telah Raja Iblis Yang Mo susun.
Qi Chong dibuat terluka agar terlihat seperti dia telah melarikan diri dari para iblis yang mengejarnya, berpura-pura datang meminta bantuan pada para kultivator Benua Langit agar dirinya bisa menyusup dan mengumpulkan informasi.
"Huh! Lihat saja, jika kultivasi ku sudah mencapai tingkat Immortal, aku akan membunuh kalian dan menjadi penguasa Benua Biru!" Qi Chong terus menggerutu selama perjalanan.
Setelah terbang selama satu minggu, Qi Chong akhirnya bisa melihat daratan dari kejauhan.
Dia mempercepat laju terbangnya hingga dia bisa tiba dalam beberapa jam.
Qi Chong sudah pasti memasuki area deteksi Benua Langit, jadi sekte-sekte terdekat segera bergerak menuju kearahnya.
__ADS_1
Situasi Benua Langit yang sedang bersiap siaga dari serangan membuat sekte terdengar bergerak dengan cepat.
Qi Chong sedikit terkejut melihat ada ribuan kultivator dari tingkat Nirwana kebawah.
"Berhenti!" Seorang kultivator tingkat Nirwana tahap awal yang memimpin pasukan itu langsung menghentikan Qi Chong.
Dia bernama Dan Jin.
"Maaf saudara karena telah masuk ke area benua kalian tanpa ijin.. tapi aku terpaksa, aku harus meminta bantuan saudara sekaligus memperingatkan para saudara tentang bahaya yang akan datang," Qi Chong menangkupkan tangannya, aktingnya sangat bagus karena dia benar-benar terlihat lesu dan ekspresi memelas.
Dan Jin mengerutkan keningnya, dia melihat kondisi Qi Chong yang benar-benar terluka parah.
"Sebelumnya perkenalkan aku bernama Qi Chong dari Benua Biru.. uhuk! Uhuk!" Qi Chong batuk darah.
Ini bukan pura-pura tapi dia benar-benar batuk darah karena luka yang dia alami adalah luka nyata.
Dan Jin segera mendekati Qi Chong lalu memberikan sebuah pil.
__ADS_1
"Makan ini dulu, jika kau sudah merasa sedikit lebih baik maka kau bisa menceritakan semuanya!"
"Terima kasih Saudara," Qi Chong langsung menekan pil itu.
Selang beberapa menit, kondisi Qi Chong akhirnya membaik.
"Baiklah, sekarang apakah kau bisa menceritakan apa yang terjadi pada mu?"
Qi Chong mengangguk dan akhirnya mulai menceritakan bagaimana kekejaman para iblis di Benua Biru dan bagaimana Benua Biru dikalahkan.
Dia dikejar oleh para iblis dan berhasil melarikan diri. Ia terbang tanpa arah dan akhirnya menemukan daratan ini.
"Aku rasa para iblis itu sudah mengetahui keberadaan benua ini, aku ingin memperingati kalian untuk waspada terhadap mereka!"
Dan Jin dan semua pasukan yang dibawanya mengerutkan kening, mereka sebelumnya telah mendapatkan informasi kalau 1 minggu lalu iblis datang menyerang namun semuanya di bantai habis oleh Shin.
"Saudara Qi Chong, 1 minggu yang lalu memang ada ribuan iblis yang datang menyerang, bisakah aku meminta kerja sama mu untuk memberikan informasi mengenai para iblis ini?" Tanya Dan Jin.
__ADS_1
"Tentu saja saudara," Qi Chong memasang ekspresi marah sambil mengepalkan tangannya, "para iblis itu sudah menghancurkan kampung halaman ku, aku ingin membalas dendam pada mereka!"
"Kalau begitu mari ikuti aku, aku akan membawa mu menuju Sekte Pedang Ilahi," Dan Jin ingin langsung menyerahkan Qi Chong kepada petinggi Sekte Pedang Ilahi karena ini sangatlah penting.