
Shang Fu melompat turun dari tubuh tak bernyawa Quan Peng, seringai lebar tidak pernah hilang dari bibirnya.
Shang Fu mengibaskan tangannya, memasukkan Quan Peng kedalam cincin penyimpanannya.
“Kalian pasti adalah pemimpin dari kelompok yang menyerang wilayah kekuasaan ku kan?” Shang Fu menatap Shin dan Xiang Yang, “ah, tidak perlu menjawabnya, aku sudah tau jawabannya. Tadi aku hanya berbasa-basi.”
Tatapan Shang Fu jatuh pada Xiang Yang yang saat ini matanya menatap dirinya dengan penuh kebencian.
“Oh, melihat ekspresi mu, kau sepertinya adalah manusia yang menjadi atasan dari ikan yang aku makan tadi,” Shang Fu tersenyum mengejek, “kenapa? Kau marah karena aku memakan bawahan mu? Sangat lucu melihat mu memasang ekspresi seperti itu disaat kau sudah membunuh banyak bawahan ku. Seharusnya kau tidak melakukan penyerangan jika kau takut bawahan mu mati.”
Shang Fu melihat beralih menatap Shin yang masih tetap tenang. Dia tau 10 juta pasukan yang dia bunuh pasti merupakan gabungan dari pasukan kedua manusia itu.
Melihat Shin yang tetap tenang, manusia itu lebih bisa mengontrol emosinya.
“Makhluk yang bisa mengontrol emosinya biasanya lebih berbahaya,” gumam Shang Fu dalam hati.
Saat tatapan Shang Fu hendak beralih menatap Xiang Yang, ia langsung bereaksi memiringkan tubuhnya.
Angin terasa lewat di samping leher Shang Fu dengan kecepatan tinggi. Suara berdebum keras kemudian terdengar di belakangnya.
Tidak perlu melihat kebelakang untuk Shang Fu mengetahui kalau sudah ada bekas tebasan yang dalam dan cukup lebar di belakangnya.
“Kau cukup cepat beraksi, aku hampir saja memotong leher mu jika kau telat bereaksi satu detik saja,” Shin masih tetap tenang.
Dia tadi menggunakan Dao Pedang untuk menciptakan gelombang tebasan, berniat memenggal leher Shang Fu. Namun hasilnya gagal.
“Seperti perkiraan ku, manusia itu lebih harus diwaspadai,” pikir Shang Fu.
“Asal kau tau saja aku sudah melalui banyak pertarungan, aku sudah sering mengalami yang namanya berada dalam situasi hidup dan mati. Jadi aku tidak pernah menurunkan kewaspadaan, apa lagi meremehkan lawan hanya karena kultivasinya lebih rendah dari ku. Ada banyak makhluk yang bisa bertarung dengan makhluk lain meskipun tingkat kultivasinya lebih rendah dan aku merasa kalian adalah dua diantaranya,” meskipun Shang Fu masih tersenyum, dia nyatanya menghela nafas lega.
Hampir saja lehernya terpenggal. Untung dia selalu waspada setiap saat.
“Begitukah? Lalu apa kau yakin dapat mengalahkan kami berdua?”
__ADS_1
Shin dan Xiang Yang perlahan melayang turun.
“Apakah itu perlu dipertanyakan untuk ku? Seharusnya aku yang bertanya apakah kalian yakin bisa melawan ku dengan hanya kalian berdua? Kalian yakin tidak ingin memanggil para manusia lainnya yang sedang berada di benua lain?”
Bersamaan dengan kata-kata Shang Fu, Shin dan Xiang Yang sudah menapak tanah yang berjarak 30 meter dari Shang Fu.
“Tentu saja kau akan mati!” kali ini Xiang Yang yang menjawab ia sudah kehabisan kesabaran.
Xiang Yang menghentakkan kakinya, tiba-tiba tanah bergetar.
Dua gundukan tanah terangkat di samping kiri dan kanan Shang Fu kemudian menghimpit sang Raja Iblis dari dua arah.
Xiang Yang menguasai energi Yin dan Yang, dimana kedua energi itu merupakan energi awal yang membentuk suatu elemen.
Jadi Xiang Yang bisa mengubah energi Yin dan Yang menjadi elemen. Sekarang saja Xiang Yang sudah menguasai lebih banyak elemen dari pada Shin.
Itu memang merupakan keunikan energi Yin-Yang.
Xiang Yang paham serangannya tadi tidak akan berdampak apa-apa, terbukti saat Shang Fu dengan mudah menghancurkan tanah yang menghimpitnya.
Shin mengeluarkan Pedang Bintang Emas lelu menebaskan pedangnya secara vertikal dari atas kebawah. Gelombang energi berbentuk bulan sabit melesat cepat, membuat garis seperti sungai di tanah.
Shang Fu yang baru saja keluar dari himpitan tanah, langsung disambut oleh serangan Shin.
Ia tidak sempat menghindar jadi dia melapisi kedua tangannya dengan energi kegelapan, menangkap bagian samping energi bulan sabit dengan kedua tangannya.
Shang Fu terdorong mundur hingga ratusan meter sebelum melempar energi tebasan itu keatas.
*BOOOMMM!!
Energi tebasan itu baru meledak setelah dilempar keatas. Namun kali ini Shang Fu disambut oleh Shin dan Xiang Yang yang berada tepat didepannya.
Sebelum Shang Fu bisa bereaksi, kaki mereka berdua sudah menghantam wajahnya dengan keras.
__ADS_1
Shang Fu terpental jauh, mantul di tanah beberapa kali sebelum berguling lalu dengan cepat mengambil kembali momentumnya.
Shang Fu tidak terlihat terluka sama sekali, menunjukkan seberapa tangguh kekuatan tubuhnya sebagai iblis.
Shang Fu mengeluarkan senjatanya yang berupa gada yang dipenuhi duri tajam.
Shang Fu pun berlari, setiap langkahnya membuat retakan di tanah. Disisi lain, Shin berlari kearah Shang Fu.
Jarak diantara mereka dalam sekejap menipis hingga akhirnya senjata pedang dan gada berbenturan, membuat gelombang kejut hingga menciptakan kawah besar di bawah mereka.
Shin terpental mundur puluhan meter, Shang Fu berniat mengejar Shin namun instingnya berteriak untuk tidak melesat maju.
Shang Fu langsung memposisikan senjatanya diatas kepala. Secara bersamaan sebuah robekan ruang tercipta diatasnya dan sosok Xiang Yang keluar dari robekan ruang sambil menebaskan Pedang Naganya.
Gelombang kejut keras kembali tercipta akibat benturan antara dua senjata. Shang Fu terpaksa turun hanya 1 meter saja.
Dengan gerakan tertentu, Shang Fu membuat tubuh Xiang Yang menyamping, membuatnya bisa melihat banyak celah.
Sebuah tendangan pun meluncur kearah Xiang Yang. Namun sebuah perisai Yin-Yang muncul melindunginya.
Perisai Yin-Yang hancur bagaikan kaca pecah dan Xiang Yang terpental kesamping meskipun dia tidak terkena tendangan sama sekali.
Shang Fu tidak mengejar Xiang Yang, Xiang Yang pun melayang ditempat setelah mendapatkan kembali momentumnya, begitu juga dengan Shin.
Mereka berada di tiga titik yang berbeda dalam jarak yang sama, membentuk segitiga sama sisi.
Tampak ketiganya sedang menganalisis kekuatan lawan masing-masing.
“Hahaha, sudah ku duga kalian mampu menghibur ku. Aku sudah cukup bosan selama 200 tahun ini karena tidak ada yang bisa menandingi kekuatan ku. Tapi siapa sangka akan ada dua manusia tinggal Immortal Master tahap awal yang bisa membuat darah ku mendidih!” Shang Fu menyeringai lebar, “aku yakin kekuatan kalian tidak sebatas ini saja kan? Keluarkan semua yang kalian miliki!”
Energi kuat meledak menyelimuti tubuh Shang Fu, bersamaan dengan itu, tubuhnya mulai sedikit membesar, ototnya semakin padat dan sisik bagaikan armor hitam legam menyelimuti seluruh tubuhnya dengan satu tanduknya seperti cula badak dan dua sayap di belakang punggungnya tumbuh.
Shang Fu terlihat seperti naga.
__ADS_1
“Jika kalian masih mengeluarkan kekuatan setengah-setengah maka jangan harap bisa melihat matahari besok pagi!”