
“Kalau begitu aku ingin kita memperketat penjagaan Benua Langit. Tugaskan masing-masing 10 ribu kultivator untuk berjaga dari jarak 100 ribu kilometer dari setiap arah psisir pantai. Buat juga tim pengawas yang yang mengawasi dari jarak 10 ribu lebih jauh dari tim penjaga! Itu akan mempercepat respon kita jika saja ada penyusup!” Xu Yuan mengambil keputusan.
“Meskipun kita saat ini tidak bisa memberikan serangan secara terang-terangan, namun kita masih bisa memberikan sedikit tekanan pada mereka,” lanjut Xu Yuan.
Para tetua mengerutkan kening. Mereka saat ini tidak mungkin bisa melakukan apa-apa pada para iblis itu. Jika letak Benua Langit diketahui maka mereka bisa saja melakukan serangan besar-besaran.
“Aku tau apa yang kalian pikirkan, kita memang tidak akan bergerak, namun sebelumnya Shin telah mengendalikan Raja Iblis Yang Mo dan bawahan terkuatnya. Kita bisa menggunakan mereka untuk menyerang Benua Shang Fu, setidaknya mereka harusnya bisa membunuh sampai 100 ribu lebih iblis disana. Itu akan membuat jumlah mereka sedikit berkurang.”
Dengan menggunakan para iblis itu maka Benua Langit tidak akan mengalami kerugian.
“Baiklah semuanya sudah diputuskan. Pertemuan kita akhiri disini!”
“Baik Ketua Sekte!” Para Tetua berdiri lalu menangkupkan tangan, kemudian lekas menjalankan tugas dari Ketua Sekte mereka.
Setelah pertemuan selesai, Xu Yuan langsung bergegas ke Benua Chenwu dengan menggunakan formasi teleportasi.
Beberapa Tetua mengajukan diri untuk menemani, namun Xu Yuan tolak karena cukup dirinya saja yang pergi, para Tetua lebih dibutuhkan keberadaannya di Benua Langit.
Para Tetua tidak bisa membantah dan akhirnya membiarkan sang Ketua Sekte pergi sendiri.
Setibanya di Benua Chenwu, Xu Yuan menemui siapa saja anggota Sekte Pedang Ilahi disana untuk meminta mereka memanggilkan Xiang Yang.
Namun yang menemui Xu Yuan justru adalah seorang Tetua.
“Ada apa tiba-tiba berkunjung ke Benua Chenwu, Ketua Sekte Xu Yuan? Maaf kami tidak bisa memberikan sambutan yang layak karena kedatangan mu yang tanpa pemberitahuan.” Ucap Tetua Jian Feng dengan sopan.
“Lupakan formalitas, aku membawa berita buruk . Maaf jika terkesan memerintah tapi aku ingin meminta bantuan Tetua Jian Feng untuk memanggil semua Tetua untuk melakukan pertemuan membahas berita buruk ini, jika bisa panggil juga Ketua Sekte Xiang Yang!” Xu Yuan sama sekali tidak ingin berbasa-basi, wajahnya terlihat sangat serius.
Tetua Jian Feng mengerutkan kening, ia tidak tau berita buruk macam apa yang Xu Yuan bawa namun melihat ekspresinya, ini pasti hak yang buruk bukan hanya untuk Benua Chenwu ataupun Benua Langit, tapi untuk semua Benua lainnya.
“Baiklah, kalau begitu saya antar dulu menuju Aula Utama.”
__ADS_1
***
Aula Utama Sekte Naga Emas.
Xu Yuan sedikit mengerutkan kening melihat yang duduk di kursi Ketua Sekte bukanlah Xiang Yang melainkan seorang wanita cantik.
Wanita itu adalah Xiao Chang, ibu Xiang Yang. Xiang Yang sebelumnya meminta ibunya menggantikannya mengurus sekte untuk sementara sampai dirinya keluar dari kultivasi tertutupnya.
“Dimana Ketua Xiang Yang?” tanya Xu Yuan.
Dia sudah tau kalau Xiao Chang adalah ibu Xiang Yang. Bukannya dia tidak menyukai wanita itu namun hal yang akan dia sampaikan sangat penting, Xiang Yang diperlukan keberadaannya.
“Xiang Yang sedang dalam kultivasi tertutup, dia tidak bisa keluar dalam beberapa waktu kedepan. Jadi Ketua Sekte Xu bisa langsung menyampaikan hal yang ingin disampaikan!” Xiao Chang mempersilakan Xu Yuan untuk bicara.
Xu Yuan pun menceritakan informasi yang baru dia dapatkan pada mereka semua.
“Seperti dugaan Ketua Sekte, masih ada benua lainnya yang dikuasai oleh iblis. Namun para iblis itu memiliki kualitas dan kuantitas yang jauh melebihi iblis di Dunia 3 Warna. Tapi itu wajar karena para iblis itu adalah gabungan dari 6 Dunia Mortal sekaligus,” Tetua Jian Feng terlihat tetap tenang meskipun sebenarnya dia memiliki banyak pikiran.
Mereka terus melakukan diskusi lainnya hingga dalam beberapa jam, rapat itu pun berakhir.
Xu Yuan langsung pamit kembali ke Benua Langit karena ada banyak hal yang harus dia urus di situasi seperti ini.
***
Yang Mo dan 10 iblis bawahannya sudah bergerak menuju Benua Shang Fu.
Mantan Raja Iblis Benua Biru itu hanya bisa patuh meskipun dia sebenarnya tidak ingin melakukan apapun yang diperintahkan oleh para manusia itu.
Kebencian Shang Fu pada para manusia semakin besar karena ia benar-benar diperbudak oleh mereka. Sama halnya dengan 10 bawahannya.
Jarak antara Benua Langit dan Benua Shang Fu sangat jauh, membutuhkan waktu hampir 3 bulan untuk tiba disana.
__ADS_1
Saat ini Yang Mo dan 10 bawahannya melihat Benua Shang Fu dari jarak yang cukup jauh.
“Penjagaan perairan laut Benua Shang Fu tidak ketat sama sekali. Sial, jika begini maka rencana para manusia itu akan berjalan lancar!” Yang Mo mengumpati para iblis bodoh Benua Shang Fu yang terlalu bangga pada diri mereka hingga tidak ada yang berjaga di perairan laut.
Yang Mo berharap akan ada para iblis yang berjaga hingga dia bisa melakukan pertarungan dan secepatnya terbunuh.
Ia lebih memilih mati dari pada diperbudak oleh manusia. Namun apa daya, dia sama sekali tidak bisa menunaikan niatnya, bahkan berbicara pun ia tidak bisa sembarangan.
“Ck! Ayo percepat gerakan! Semakin cepat kita tiba di Benua Shang Fu, semakin cepat pula kita terbebas dari segel formasi perbudakan terkutuk ini!” Yang Mo pun melaju lebih cepat, diikuti oleh semua bawahannya.
Yang ia maksud dengan terbebas tentu saja adalah kematian.
Mereka melesat dengan kecepatan hipersonik, melewati pesisir pantai hingga tiba di kota terdekat.
Itu hanya kota kecil namun penduduknya mencapai belasan ribu iblis.
Sama sekali tidak ada yang menghalangi mereka memasuki kota lewat jalur udara. Memang iblis berlalu lalang, keluar masuk kota seperti tidak ada aturan.
Yang Mo mendarat di tengah-tengah kota, mengeluarkan pedang hitam kelam seperti kegelapan tidak berdasar.
“Maafkan aku tapi aku terpaksa melakukannya!"
Energi kegelapan terkonsentrasi pada pedang Yang Mo. Ia dengan kuat melakukan tebasan berputar 360°, mengeluarkan cincin kegelapan yang melebar cepat menyapu habis semua bangunan beserta para iblis.
Saat cincin kegelapan mencapai jarak tertentu...
*BOOOMMM!!
Itu meledak dengan kuat membumi hanguskan kota beserta para iblis didalamnya.
Tidak semua iblis tewas dengan serangan tunggal Yang Mo, namun para bawahannya bergerak cepat membunuh semua iblis yang selamat hingga para iblis itu tidak bisa memberikan laporan mengenai aksi mereka.
__ADS_1
“Baiklah, kita langsung menuju kota selanjutnya!”