
Dalam hidup
Kadang tidak selamanya kita bahagia
Namun, akan selalu ada satu alasan
Untuk kita tetap tersenyum.
Yudia kembali kerumah sakit dengan membawa 10 bungkus batagor yang sudah dibeli oleh Fadly.
Ia datang tidak berpenampilan seperti pergi tadi, Namun, ia datang dengan keadaan yang sangat kusut.
“Assalammualaikum, loh Febri kamu sudah bangun ? ” Tanya yudia sambil membuka pintu dan melihat Febri sudah membuka matanya. Namun Febri tak merespon dengan ucapan, ia hanya membalas dengan anggukan.
“Ini Feb, aku bawa 10 bungkus batagor untuk mu, eh nggak sepuluh deng, delapan aja yaa. Eh kayaknya aku kurang deh Cuma dua. Enam aja ya untuk kamu, eh tapi enam itu kebanyakan untuk kamu. Dah untuk kamu tiga aja dan untuk bibik 1.”ucap Yudia sambil membagi-bagi batagornya.
“Haha, uda Yud, untuk kamu saja batagornya. Untuk aku nggak usah, lagian aku nggak selera Yud !!”
“Nggak bisa Feb, tadi dogan belii kamu juga batagornya!!”
“Dogan ?? siapa itu ?" Tanya Febri heran.
“Dogan, dosen ganteng yang aku ceritai selama ini ke kamu. Tadi aku ketemu sama dia lagi Feb. mungkin kami jodoh ndakk ? soalnya kami selalu dipertemukan dalam suka maupun duka !!”
kemudian Yudia langsung menceritakan semua kejadian yang terjadi olehnya kepada Febri, Febri yang mendengar tertawa terbahak-bahak membayangkan kejadian yang dialami Yudia hari ini. Febri yang tadinya galau hilang seketika ketika mendengar cerita Yudia. Entah kenapa semua masalah yang dihadapinya tiba-tiba hilang seketika.
Byurrr terdengar suara air di dalam wc. Tak lama dari itu seorang pria keluar dari Wc dikamar Febri dan Yudia yang melihat langsung teriakk.
"Siapa kamuuuu ?" Kata Yudia sambil mendekati pria tersebut.
"Apa kamu maling ? atau kamu tukang ngintip cewek yaa??" Tanyanya sekali lagi. Pria tersebut pun terheran - heran melihatnya. Febri yang menyaksikan malah tertawa cekikikan.
Tanpa memperdulikan Yudia, Pria tersebut mendekati Febri dan kembali duduk disampingnya. Melihat ada batagor, Ia langsung mengambilnya dan mau memakannya.
"Heee itu punya akuu!!" Kata Yudia sambil berlari mengejar pria itu dan mengambil semangkok batagor yang telah ia pindahkan dari bungkusnya ke dalam mangkok dari tangan pria tersebut.
__ADS_1
"Ini ni bang masih ada 3, makan la kalau mau. Itu ada mangkok dalam lemari tu." kata Febri sambil memberi batagor miliknya ke pria tersebut dan menunjuk Sebuah lemari didekat tempat tidurnya.
"Bangg ? apa Feb ? dia siapa mu ?" Tanya Yudia kepo
"Ohh ini bang Dedri , abangnya temen aku !"
"Pacar baru mu kah ?" Tanya Yudia dengan senyum jailnya.
"Ya bukan laaa !!! kenal kan bang , Ini temen saya namanya Yudia!"
"Hay bang!!!" Sapa Yudia. Namun, Dedri hanya mengangguk dan mebalas dengan senyuman saja.
Ternyata Pria yang keluar dari Wc tadi adalah Dedri. Ketika Yudia pergi, Dedri datang menjenguk Febri lagi dan ketika Yudia datang kembali , Dedri permisi ke Wc.
Dedri dan Fadly tidak jadi kerumah nenek karena Fadly ada urusan mendadak dikampusnya.
"Kok abang mau datang kemari menjenguk Febri ? apa abang suka sama Febri ?" Tanya Yudia Sinis.
"Heee kalau ngomong jangan asal jeplak aja!!" Jawab Dedri.
"Febb kamu jangan mikir yang aneh - aneh yaa setelah mendengar perkataan temen gila mu ini!!" kata Dedri yang melihat Febri melamun.
"Eee.ee enggak kok bang!!" Jawab Febri.
"Gilaaa ?? helooowww ! mana ada orang gila secantik ini !!" sambung Yudia.
"Cantik ??? kamu punya pacar ??" Tanya Dedri.
"Enggak !!" Jawab Yudia.
"Tuh !! mana ada orang cantik masih jomblo!" Kata Dedri sambil tertawa.
"Heee enak aja ko bilang aku jomblo ! aku ini jomblo bukan karena nggak laku yaa , ini ada dosen ganteng , wangi , tajirr, lagi ngejar- ngejar aku!!"
"Terus dapat ??" kata Dedri dengan senyum menjengkelkannya itu.
__ADS_1
"Heee ko jangan urusi hidup aku yaaa , ko jangan nambah juga nama mu di daftar orang yang lagi ngejar - ngejar aku yaa !! soalnya dah panuhhh!!!" Kata Yudia.
"Apaaa?" Tanya Dedri sambil tertawa terbahak - bahak.
"Uda lah Febb !! aku mau pulang aja !!! males ngeladeni pria satu ini!!!"
"Cepat kali Yud !! nanti saja laa !!" kata Febri.
"Awass ko ya cinta sama ku!!!" Ucap Yudia sambil menunjuk Dedri dengan jari tengahnya. Tapi tetap saja Dedri tertawa terbahak - bahak melihat Yudia.
Yudia semakin kesal dengan Dedri dan ia langsung mempercepat langkah kakinya keluar kamar. Tapi Dedri tetap saja menertawai aksi Yudia.
Tak lama kemudian , Dedri membantu Febri untuk duduk di kursi roda. Dedri pun membawa Febri ke taman Rumah sakit karena ingin melihat suasans luar.
"Aku pengen pulang bang !!!" kata Febri sambil memandangi lebah yang hinggap ke bunga matahari.
"Iyaa makannya kamu kuat !! jangan lakukan hal gila seperti ini lagi!!" Jawab Dedri. karena melihat Febri masih meratapi kesedihannya, Dedri membawa Febri untuk beli es krim.
"Bagaimana abang dengan kekasih abang kemarin ??" tanya Febri sambil menjilati es krimnya.
"Abang biari saja dulu dia tenang ! malas menghubunginya kalau lagi emosi gitu Feb!!" Jawab Dedri yang juga menjilati es krimnya.
"Stopppppp !!" Kata Yudia yang tiba - tiba muncul.
"Lahh kok datang lagi ?" Tanya Dedri.
"Febb !! kau kok nggak tahan aku pergi ??" Tanya Yudia yang mendekati Febri. Febri pun hanya tersenyum saja.
"aku tadi balik kekamar melihat kalian sudah enggak ada !! aku pikir kalian mencariku. nyatanya kalian malah senang - senang ditaman!!" kata Yudia.
"Haahaha buat apa kami mencari kamu ? emang penting yaa ?" Sambung Dedri.
"Ehh.. aku nggak bicara sama mu yaaa !!!" Kata Yudia yang memandang Dedri dengan tatapan sinis.
"saya asa rencana bakal nambah nama saya ke daftar orang yang mengejar - ngejar mu !! hahahahahaha." Ucap Dedri sambil tertawa terbahak - bahak.
__ADS_1