Tak Pantas

Tak Pantas
BAB 46


__ADS_3

1 Minggu kemudian


Febri sudah ikhlas ditinggal oleh alm ibunya, ia juga berpikir bahwa tidak ada gunanya berlarut larut dalam kesedihan.


Ia akan memulai kehidupannya yang baru dengan suami nya. Hari ini Febri kembali pulang kerumahnya bersama Dedri, karena sudah satu minggu semenjak ibunya meninggal, Ia tinggal dirumah ayahnya. Reiza dan ibunya juga tidak seperti keluarga tiri lainnya , mereka peduli terhadap Febri dan adiknya seperti keluarga kandungnya sendiri. Oleh sebab itu Febri pun tak kuasa untuk menahan rasa kebencian yang selama ini tertanam dihatinya.


Reiza mempunyai satu anak laki - laki hasil dari pernikahannya dengan Rio. Namun kini Reiza hidup bersama mamanya untuk membesarkan Anak semata wayangnya. Karena ia tak sanggup hidup bersama Rio yang hanya menumpang hidup bersama Reiza, dan pada akhirnya , Reiza memutuskan Untuk bercerai dengan Rio.


"Bang , Kamu mau makan apa bang ? Biar aku masakin ?" Tanya Febri dari dapur menuju ke ruang tengah dan mendekati suaminya.


"Terserah Feb , apapun yang kamu masak pasti akan aku makan !!" Jawab Dedri.


"Ok Bang !!" jawab Febri. Febri pun memulai aksinya didapur serasa ia sedang bertarung di Master Chef Indonesia hehehehe.


Masakan yang sudah ia masak , Kini ia hidangkan di atas meja makan. Sembari menunggu menyelesaikan permainan game di ponselnya , Febri segera mandi dan mempercantik diri untuk makan sore bersama suaminya.


"Sudah main gamenya ? Ayuk kita makan bang!!" Kata Febri yang tiba-tiba datang dan berada dihadapan Dedri. Dedri pun segera meliri kewajah Febri. Dedri pun tersentak kaget melihat tampilan Febri yang sudah berbeda.


"Aduhhh.... cantiknya istrikuh!!" Kata Dedri terpesona sambil bangkit dari duduknya.


"Harumnya pun menggoda!!" Sambung Dedri sambil mencium leher Febri.


"Bang apaan sih !!" jawab Febri yang mendorong wajah Dedri.


"Lohh apa aku salah ?" Tanya Dedri.


"Belum waktunya bang !!!" Jawab Febri.


"Nanti malam berikan aku kebahagiaan seutuhnya yaa!!" Kata Dedri sambil berjalan menuju kemeja makan.


"Maksudnya bang ??"


"Alah kamu ni sok sok polos, Aku ingin punya anak!!!" Jawab Dedri.


"Maaf bang aku belum bisa!!" Kata Febri.


"Kenapaaa ?"


"Aku belum siap bang ! disisi lain aku juga belum ada rasa apa - apa dengan mu bang!!" jawab Febri.


"Ok baik laa !!" Jawab Dedri pasrah. Dedri juga tidak bisa memaksakan kehendaknya.

__ADS_1


Namun selama makan , Dedri hanya memandangi Febri saja. Mengetahui hal itu, Membuat Febri takut untuk melirik Dedri.


"Astagfirullah, Apa aku sudah berbuat dosa ? aku yang memancing bang Dedri dengan tampilan ku seperti ini. Ya Allah maaf kan aku !! Eh tapi kan dia suami aku, aku hanya mempercantik diri untuknya, lagian wajar juga kan kalau suami ku nafsu denganku. Apa aku terima saja permintaan suami ku untuk nanti malam??" Ucap Febri dalam hati.


"Feb!!! Malam ini malam jumat, Apa tidak sebaiknya kita melakukan sunah rosul??" Tanya Dedri yang memulai permbicaraan.


"Liat nanti bang !!!" Jawab Febri.


Selesai makan , Dedri segera mandi karena waktu sudah mau magrib.


Baru melangkahkam kakinya ke kamar mandi , Ponsel Dedri berbunyi yang merupakan panggilan dari mamanya. Ia segera mengangkat teleponnya dan segera bergegas pergi menuju ke Rs sesuai permintaan mamanya.


"Feb, Abang pergi dulu yaaa. Fadly sudah sadar dari komanya. Nanti kalau abang tidak pulang abang kabari yaa !!!" Kata Dedri sambil memakai jaket. Ketika Dedri mau masuk mobil, Ia mendekati Febri dan mencium keningnya. Febri hanya terdiam pasrah sambil berbinar binar, Ia pun meraih tangan Dedri kemudian ia mencium tangannya.


"Hati - Hati ya bang !!!" Kata Febri.


Belum lama Dedri pergi, dan Febri mau menutup pintu rumahnya, Tiba - tiba datang seorang wanita. Febri sangat mengenali wanita ini karena ia pernah bertemu dengan wanita ini.


"Kamu kan yang sudah merebut calon suami aku??" Tanya Wanita itu.


"Kamu Osi kan ? Pacarnya Dedri ?" Tanya Febri.


"Sekarang mau kamu apa ?" Tanya Febri.


"Aku mau kau ceraikan Dedri. Karena aku mau menikah dengannya!!!" Jawab Osi.


"Maaf aku tidak bisa , Pernikahan kami baru , dan aku akan memulai untuk mencintainya!" Jawab Febri.


"Kau ngerti nggak aku bilang ?" Bentak Osi sambil memegang dagu Febri dengan keras. Tak hanya diam , Febri yang dikenal penyabar malah membalas perbuatan Osi dan kembali membentaknya.


"Pergi dari rumah ku SEKARANG !!!" bentak Febri.


"Dasar pelakor tak tau diri !!!" Jawab Osi pergi meninggalkan Febri.


Febri pun segera menutup pintu dan mengunci pintu rumahnya, Ia segera menuju ke ruang tengah untuk menonton Tv.


"Yaa Allah maafkan atas perbuatan ku tadi. Aku tidak terima dilakukan seperti itu. Maaf kan aku yaa Osii!!" Kata Febri dalam hati.


Jam tepat menunjukkan pulul 22.00 WIB namun sampai sekarang Dedri tidak ada sama sekali mengabari Febri. Febri hanya menunggu ponselnya berbunyi pesan dari suaminya. Namun Dedri sama sekali tak mengabari ke Febri.


Waktu terus berputar hingga menunjukan pada pukul 22.40 WIB. Dari luar rumah , terdengar suara klakson mobil. Febri segera berlari untuk membuka pintu rumahnya.

__ADS_1


"Abang, Aku rinduu!!!" Kata Febri ketika membuka pintu sudah ada Dedri dihadapannya kemudian ia langsung memeluk Dedri.


"Apaa Feb ? rindu ?" Tanya Dedri.


"Maafkan aku bang sudah lancang memelukmu !!!" Jawab Febri sambil melepas pelukkannya.


"Feb ambilkan handuk abang, Abang mau mandi!!" Pinta Dedri.


"Oke baik bang!!"


Febri segera menyiapi baju untuk dipakai suaminya setelah selesai mandi.


Dedri pun keluar dari kamar mandi dengan telanjang dada dengan handuk yang terbalut dari pinggang hingga lututnya.


"Ini Bang!!" kata Febri sambil memberikan baju yang sudah ia siapkan.


"Kenapa kamu memandangi tubuh abng ?"


"Aduhhh kenapa dia tau aku memandangi tubuhnya??" pikir Febri dalam hati.


"Tidak bang !!" Jawab Febri


"Kamu suka ?" Tanya Dedri yang mendekat dengan Febri.


"Aduhhh kenapa sekarang jantung aku sudah berdebar sekencang ini? bagaimana ini jika terdengar olehnya?" Pikir Febri dalam hati.


"Kenapa diam Feb ?" tanya Dedri.


"Tidak apa - apa bang !!!"


"Tenanglah , Abang tidak akan menyentuh tubuhmu jikan engkau tidak memintanya." Jawab Dedri sambil mengambil baju dari tangan Febri dan segera memakainya.


"Hufhhh legaa, Aku pikir bang Dedri akan menghabiskan aku malam ini!!" Kata Febri dalam hati.


"kamu tidur laa di tempat tidur empuk itu , biar abang yang di sofa!! Abang tau Feb , kamu masih belum bisa tidur dengan abang. Karena kamu belum bisa mencintai abang dan menerima abang sebagai suamimu. Abang akan menunggunya!!!" Kata Dedri.


"Apaaa ? kata siapa itu bang ? jangan ngarang deh !! aku uda mulai cinta dengan mu ! bahkan aku sudah menerima mu sebagai suami ku!! Sekarang aku hanya untuk mu bang ! aku hanya milik mu bang ! bahkan jika kamu menginginkan hal itu. Aku siap bang , aku juga siap jadi ibu dari anak anak mu !!! kenapa kamu malah berpikir lain terhadap aku ???" Kata Febri dalam hati.


"Baik bang !!!" Jawab Febri. Ia segera menuju ketempat tidur lalu mengambil selimut dan bantal kemudian ia berikan ke Dedri. Dedri Tidur di sofa yang berada didalam kamar.


Mereka tetap sekamar hanya saja mereka beda ranjang. Mereka berdua pun segera menutup matanya untuk beristirahay dari lelahnya hari ini yanh sudah mereka jalani.

__ADS_1


__ADS_2