Takdir Cinta Ceo Psyco

Takdir Cinta Ceo Psyco
Diam


__ADS_3

Rencana pernikahan yang akan terjadi diantara Rindu dan Arga telah disetujui oleh kedua belah pihak keluarga. Rindu bahkan tak tahu bahwa ia adalah wanita yang selama ini Arga cari terlebih lagi ia tahu tentang Kanaya dan masa lalunya.


"Jadi selama ini penculikan yang ayah Kanaya lakukan untukku telah direncakan dengan matang"


"ya Rin, aku bahkan tahu saat wanita itu mulai mau membuka mulutnya. Dan mungkin dia juga merasa telah ditipu oleh ayahnya sendiri, sebab ayahnya bahkan tak mau membebaskan Kanaya disituasi seperti ini" ucap Dion dengan pelan.


Rindu terdiam seraya mulai berfikir tentang masa lalunya. Ia tak tahu siapa ayah Kanaya dan kenapa ia melakukan ini padanya. Jika memang ayah dari wanita itu ingin Arga menikahi putrinya demi harta dan perusahaan. Rindu bahkan berfikir jika saja ayah Kanaya tak menculiknya, mungkin saja Arga bisa menikah dengan Kanaya tanpa menggunakan identitasnya. Semua kejadian ini masih membuatnya bingung .


"lalu tentang pernikahanmu dengan Arga gimana Liy? emh maksudku Rin?" tanya Dion dengan ragu.

__ADS_1


Rindu sempat terdiam hingga beberapa detik kemudian ia sadar bahwa keputusannya menerima lamaran Arga sedikit terburu buru. Apalagi jika mengingat dirinya bahkan tak tahu seperti apa Arga dan ia pun tahu bahwa Arga seorang pembunuh berdarah dingin.


" Aku merasa Arga salah pria yang baik, Di. Tapi aku masih ragu tentang seperti apa dia yang sebenarnya mengingat beberapa kali aku pun tahu bahwa ia telah melakukan pembunuhan"


Dion terkejut mendengar ucapan Rindu. Dion tak tahu bahwa Rindu mengetahui kelakuan Arga yang seorang psycopath ketika dia marah. ia bahkan tak tahu bahwa Arga mengatakan dirinya sebenarnya pada gadis yang baru saja Arga temui.


Rindu tersenyum dan mulai memainkan jarinya.


"Aku tak sengaja melihatnya saat membunuh preman di jalanan. Kebetulan aku pernah tertinggal saat Arga dan Kanaya sedang berada di mall. Aku diganggu oleh beberapa preman dan Arga yang melihatnya langsung membunuh pria itu dengan tangannya sendiri. Beberapa preman yang sedang bersamanya pun tampak lari terbirit birit kala tahu Arga telah membunuh bosnya. Dan aku juga tahu bawa Arga telah membunuh seorang wanita"

__ADS_1


Dion terkesima hingga tak mampu berkata apapun. Sahabatnya yang ia kira adalah pria angkuh dan keras kepala ternyata bisa seakrab itu dan terang terangan mengatakan semua kejahatan pada orang yang baru ia kenal.


"Jadi Arga sudah mengatakan semuanya padamu Rin? kau tak bohongkan?" Dion menatap tak percaya pada gadis disampingnya.


Kebetulan kali ini mereka bertemu di halaman rumah Arga, saat Arga sedang membeli sarapan untuk mereka.


"Sekarang jangan beritahu Arga bahwa aku mengatakan identitas Kanaya. Aku akan memberitahunya secara langsung agar dia tak membunuh gadis itu. Ku tahu kau orang yang bisa dipercaya, aku tak ingin gadis itu dibunuh karena kesalahannya menuruti rencana ayahnya sendiri. Aku bahkan tahu bahwa gadis itu mencintai Arga namun ia pun tak akan mampu merebutnya sebab kini Arga pun pasti sangat membencinya. Ayah Kanaya dalang dari pembantaian ayah Arga tapi Kanaya sejak kecil bahkan sudah diperalat oleh ayahnya sendiri untuk menikahi Arga dan merebut perusahaannya."


Rindu menganggukkan kepala dan ia pun segera mengunci rapat rapat mulutnya agar tak memberitahu calon suaminya tentang Kanaya. Walau bagaimanapun, Kanaya adalah sahabatnya saat kecil dan wanita itu pun telah banyak membantunya saat di kampung dulu.

__ADS_1


__ADS_2