
..."Misi merupakan suatu hal yang harus dilakukan agar dapat menyampai tujuan. Misi sendiri dilakukan oleh sebagian orang agar senantiasa mengejar suatu keinginan. Misi juga terbagi menjadi dua, yakni misi untuk kebaikan dan misi untuk keburukan. Keduanya muncul setelah adanya ide untuk mencapai keinginan tersendiri. Sebab satu misi dapat berarti dikemudian hari. Maka semakin banyak misi yang ada semakin banyak pula pekerjaan dan kemanfaatan yang diambil. Karena misi juga tergantung dari orang yang melakukannya."
...
Sudah hampir tiga minggu lamanya sejak sosok misterius berkunjung ke tempat kerajaan gurun. Di sana ia sempat berbincang dengan beberapa pihak kerajaan perihal suatu misi. Yang mana ia ditugaskan untuk berkelana dan mencari pecahan relik senjata dari tempat yang berbahaya. Bahkan dirinya juga sempat diberikan beberapa perlengkapan untuk berkelana selama satu bulan lamanya. Namun semua telah berubah semenjak dirinya berubah kepribadiannya secara acak dengan Hadad. Sehingga keduanya acapkali melupakan atau tidak mengetahui apa yang sebelumnya dilakukan oleh kepribadian yang lain. Emosi dan perasaan tercampur aduk diantara keduanya menyebabkan sosok yang sangatlah berbeda. Sehingga orang-orang disekitar mereka tidak akan percaya dengan dua sosok dalam satu tubuh yang sama.
Efek segel yang dilayangkan oleh sosok yang tidak diketahui telah membuat Sora berpindah ke tempat yang tidak asing baginya. Kerajaan gurun pasir : Yorokobi no Bunya. Tempat pertama kali dirinya diciptakan. Tempat yang menjadi titik awal pertemuan dirinya dengan sosok misterius dan Hadad. Hanya saja pertemuan yang dulu berbeda dengan pertemuannya hari ini. Sebab distorsi ruang dan waktu dari segel sebelumnya, membuat Sora terpental ke ujung kerajaan gurun tersebut. Dimana tempat yang ia tempati ini tidaklah padat akan penduduk. Sebab tempat ini sudah diasingkan oleh kerajaan pasca kerusuhan sepuluh tahun yang lalu. Entah kejadian seperti apa yang membuat tempat ini menjadi kota yang terbengkalai. Sesaat setelah dirinya dapat kembali berdiri, Sora mencoba mencari tempat untuk bernaung. Malam hari yang gelap gulita tidak membuat dirinya mengurungkan niat untuk berjalan. Namun sayangnya setiap rumah disekitarnya tidak ada penghuninya sama sekali. Dirinya terus mencari rumah yang terdapat seseorang didalamnya, karena ia tidak ingin memasuki rumah kosong yang terlihat mencurigakan baginya. Dan setelah beberapa menit ia mencari, akhirnya ia dapat menemukan salah satu rumah yang terdapat penghuninya. Dari jendela rrumah itu terlihat seorang pria paruh baya yang sedang memasak didapurnya. Mengingat perutnya yang mulai keroncongan ia pun mencoba untuk berinteraksi dengan pria yang baru ia temui.
"Tok…tok….tok……"
"Permisi.….…. Permisi……" Ucap Sora sambil mengetuk pintu, berharap ada orang yang mendengarnya.
"Kreeek.….…" Suara pintu dibuka.
"Silahkan.….." Jawab pria paruh baya yang sebelumnya Sora temui di jendela.
"Ada yang bisa saya bantu nona…..?"
"Bolehkah saya menumpang makan disini….? Saya tersesat dalam kegelapan malam diluar dan tidak menemukan tempat makan disekitar sini."
"Kebetulan sekali, saya baru saja memasak hidangan yang banyak."
"Benarkah.….? Bolehkah saya ikut menyantapnya….?"
"Iya boleh silahkan…. Saya akan menyiapkan tempat makannya. Jika nona kedinginan, anda bisa menggunakan kamar mandi sebelah kiri ruangan dekat pintu kamar."
"Bbbaaiikkkk.…terima kasih…"
"Ya.… sama-sama"
Tanpa pikir panjang Sora pun segera menerima tawaran dari pria tersebut. Ia mulai memasuki kamar mandi dalam rumah itu. Dan ternyata kamar mandinya cukup sederhana. Ada bak mandi berukuran sedang dilengkapi dengan gorden berwarna kuning dan lemari tempat peralatan mandi seperti sabun, sampo, dan yang lainnya. Toilet duduk disebelah kirinya. Keran yang berada di bak mandi ini dibuat berdasarkan sihir yang digunakan ditempat ini. Sehingga Sora harus merapalkan sihir dikdekat keran tersebut agar keran tersebut dapat memancurkan airnya. Beruntung dirinya menguasai beberapa teknik dasar api dan air. Dan dapat menciptakan air hangat. Sungguh menenangkan hati, pikiran, dan tubuhnya. Ia membasuh setiap bagian tubuhnya dengan air tersebut. Perlahan tapi pasti ia pun mengusapkan sabun yang berada didekat bak. Uniknya sabun tersebut terbuat dari tumbuhan eksotis didaerah kerajaan. Warnanya yang oren dan wanginya yang khas membuat sabun tersebut menambah kesan ketenangan baginya. Setelah membasuh tubuhnya kembali dengan air, sora langsung berendam di bak yang telah ia siapkan sebelumnya. Suhu air yang pas tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin menjadikan air hangat yang menenangkan. Mungkin ada sekitar sepuluh menit lamanya ia berendam di bak tersebut saking nyamannya bak mandi itu. Setelah berendam ia mengeringkan badannya disebuah ruang khusus dekat kamar mandi. Dimana tempat itu dapat mengeringkan seluruh badan setelah disuplai sedikit sihir angin kedalamnya. Sambil mengenakan handuk yang telah disiapkan oleh pria tersebut, dirinya segera menggunakan pakaian ditempat item box yang ia simpan. Baju beserta celana tidur yang tebal dengan jaket agak tebal ia gunakan agar dirinya tidak kedinginan. Setelah berpakaian dirinya kembali ke ruang tamu untuk menyantap makanan yang telah disediakan.
"Bagaimana…..? Apakah kamu menikmatinya….?" Tanya pria itu.
"Ya.… airnya sangatlah hangat dan membuat diriku merasa nyaman." Jawab Sora.
"Syukurlah…. Jika kamu menyukainya. Silahkan makanlah makanan yang telah aku siapkan."
"Baik aku dengan senang hati akan menyantapnya…"
"Mohon maaf ya…. Apabila masakan yang aku siapkan kurang terlalu enak. Sebab aku baru mencoba masakanku ini."
"Ttiidak apa-apa…. Yang penting aku bisa memakannya dengan lahap…"
"Baiklah jika itu maumu, jangan sungkan untuk tambah lagi ya…"
"Siap.…"
"Nyam, nyam……."
"Wah.…enak sekali ya masakan ini….."
"Hehe.…."
"Ngomong-ngomong masakan ini namanya apa….?"
"Oh itu sup khas kerajaan…. Yang dibuat menggunakan kaldu sapi dan sayur-sayuran seperti wortel, kembang kol, dan daging sapi pilihan."
__ADS_1
"Mmmmmm.…. Pantas saja rasanya begitu kental dan gurih dimulut ya."
"Iyaa.… Cara memasaknya pun cukup sederhana…. Jadi masakan ini seringkali disajikan sesaat setelah kegiatan sepanjang hari…. Dan cocok untuk tubuh yang sedang lelah."
"Oh begitu toh…. Sepertinya aku mulai menyukai masakan ini…"
"Syukurlah.… ini ambillah minuman berwarna ungu disebelahmu…."
"Minuman apa ini….?"
"Itu Jus anggur khas kerajaan juga, sangat enak untuk disantap bersama sup tadi."
"Slurpp!....."
"Bagaimana rasanya.….?"
"Enak dan menyegarkan ya….. Rasanya pun tidak terlalu manis dan cukup asam. Tetapi aromanya sungguh menggugah selera."
"Ok.…berarti masakanku ini berhasil ya….?"
"Iya kau memang chef sejati nampaknya….."
"Hehe.…"
Sora dengan lahapnya menyantap setiap masakan yang ada dihadapannya. Dirinya merasa sangat beruntung dapat memakan masakan baru dalam hidupnya. Ia merasa bahwa masakan ini dapat menjadi resep yang sempurna untuk ia sajikan bersama Hadad. Namun sesaat setelah ia teringat dengan sosok laki-laki itu, dirinya mendadak meneteskan air mata. Dengan sigapnya pria disebelahnya memberikan tisu kepadanya. Sora mengelap tisu tadi ke wajahnya. Tanpa banyak kata pria ini mencoba menenangkan Sora. Sora menahan tangisannya dan kembali menyantap masakan dihadapannya.
"Maaf aku lupa bertanya, siapa namamu nona….?"
"Namaku Sora.…. Kalau kamu…?"
"Slash, slash….."
Tiba-tiba pria itu tertusuk oleh sebuah pedang tajam dari belakang tubuhnya. Sesosok pria berjubah biru dengan topeng gagak berada tepat sedang menusukkan pedang tersebut. Sontak Sora berteriak kencang dan melarikan dirinya keluar dari rumah tersebut. Ia mencoba untuk berlari sekencang-kencangnya agar menjauh dari sosok mengerikan tadi. Namun naasnya sebelum ia sempat pergi dari rumah itu, sosok mengerikan tadi telah berada didepannya.
"Brukkk….."
"Ssiii.…siapa kamu…?" Tanya Sora dengan nada yang ketakutan.
"Hahaha.….… Sepertinya kamu bertemu kembali denganku…." Ucap sosok itu.
"Aku tidak mengenalmu….. Apa yang kamu inginkan dariku…."
"Aku hanya akan memberikan sedikit hadiah untukmu, sebagai bentuk ucapan terima kasih dariku….."
"Pembohong.… kau pasti akan merapalkan sihir aneh lagi…."
"Lihat saja nanti….."
"Maho no ugoki : Sabaku no tate…."
"Oh begitu ya….. Kau mencoba melindungi dirimu dengan sihir perisai….."
"Kau tidak akan bisa menghancurkan sihir ini….."
"Benarkah.….…. Hahahhahah……"
"Apppaaaa.….. (kenapa ia bisa berada dibelakangku….)"
__ADS_1
"Maho no ugoki : Seikaku no henka…."
"Tiiiidaaaakkk.…."
Sihir kegelapan kembali ia layangkan pada Sora. Sihir aneh berbentuk prisma berwarna hitam pekat. Mirisnya Sora terkena sihir dari sosok mengerikan itu sehingga dirinya kembali terbaring pingsan ditanah. Dan lebih parahnya Sora kembali tersegel kedalam sihir sosok tersebut. Suara ledakan dari sihir ini membuat para pasukan kerajaan mendatangi tempat kejadian perkara. Dan ternyata orang yang memimpin pasukan adalah sang pangeran.
"Berhenti…. Jangan bergerak" Ujar pasukan kepada sosok mengerikan.
".….….…."
"Apa yang terjadi disini….." Tanya pangeran.
"Ini pangeran kami mendapati seorang laki-laki yang mencurigakan"
"Siapa dia.….? Mengapa ia menutupi wajahnya dengan topeng….?"
"Entahlah pangeran, tapi sepertinya ia orang yang berbahaya."
"Pasukan jaga pangeran dari sosok ini….."
".….….…"
"Apa.….? Sepertinya ia mencoba mengucapkan sesuatu……?"
"Apa itu pangeran….? Kami tidak dapat mendengarnya….!"
".….….…"
"Kau….. Bukankah kau adalah sosok misterius……….?"
".….….…"
"Apa.….? Berarti dia baru kembali kesini….?"
"Iya kau benar, aku tidak menyangka dapat bertemu kembali denganmu…."
".….….."
Sejenak pangeran pun memerintahkan pasukannya agar tidak menodongkan senjata mereka terhadap sosok misterius. Ia menganggap bahwa sosok ini tidaklah berbahaya baginya. Pangeran mendekati sosok tersebut dengan perlahan.
"Apa yang kamu lakukan disini…..?"
".….…."
"Begitu ya.… Nampaknya kamu sudah berjalan sangat jauh sekali."
".….…."
"Baiklah, aku akan segera mengantarmu kehadapan raja…."
".….…"
"Pasukan segera kembali ke istana, kita sambut pahlawan kita ini….."
"SIAP LAKSANAKAN.….…."
Semua pasukan pun segera beriringan memandu sosok misterius ke istana. Mereka memperlakukan sosok misterius dengan sangat terhormat. Pangeran pun terlihat senang setelah mendapati dirinya kembali bertemu dengan sosok itu. Namun mereka tidak menyadari bahwa sosok ini telah menyegel Sora dan membunuh pria paruh baya sebelumnya. Belum lagi sihir kegelapan yang ia lontarkan sebelumnya merupakan sihir terlarang yang hanya beberapa orang saja yang dapat menguasainya…..
__ADS_1