Tanpa Tujuan

Tanpa Tujuan
Jalan Pintas


__ADS_3

..."Jalan merupakan suatu penghubung yang digunakan sebagai sarana transportasi yang ada. Baik berupa individu seperti manusia, maupun kendaraan seperti mobil, motor, dan lainnya. Semua komponen ini saling berpapasan dan bertemu pada sarana ini. Jalan juga menjadi sarana yang dapat menghimpun banyak komponen diatasnya. Jalan terbagi menjadi dua ; ada jalan utama dan ada jalan pintas. Jalan utama merupakan jalan umum yang biasa digunakan oleh semua orang. Sedangkan jalan pintas merupakan jalan yang digunakan oleh sebagian orang yang tahu. Jalan pintas adalah istilah sederhana yang menggambarkan suatu keadaan jalan yang tidak banyak dilewati. Namun keberadaannya yang tidak diduga-duga itu, bisa digunakan sebagai jalan cepat untuk sampai tujuan. Keselamatan mungkin tidak terlalu dijamin disini, tetapi kecepatan menjadi nilai lebih yang ada padanya"


...


Ini merupakan cerita saat kesadaran Sirlia sebelum direnggut oleh Sosok Jahat yang misterius. Pada saat itu Sirlia diubah menjadi individu bernama Sora. Tubuhnya diambil paksa oleh sosok itu disaat dirinya ingin mengungkap identitas dari sosok tersebut. Namun naas dirinya malah terkena sihir kegelapan yang membuat tubuhnya terpisah dengan jiwanya yang asli. Dan digantikan oleh kepribadian lainnya. Sehingga individu yang berada didalam tubuhnya saat ini (Sora) merupakan kepribadian baru yang muncul setelah terkena efek sihir kegelapan. Alhasil jiwa Sirlia terombang-ambing di dunia roh. Padahal dunia roh ini sempat didiami oleh Hadad sebelum dirinya merubah kepribadiannya. Akan tetapi Sirlia belum pernah bertemu langsung dengannya didalam dunia roh ini. Waktu yang ia habiskan hanyalah diam termenung tak memikirkan apapun. Dirinya merasa sendirian dan seakan dijauhi oleh sosok yang ia rindukan. Mungkin sekitar satu bulan lebih dua minggu lamanya, Sirlia menetap di dunia roh tanpa makan dan minum. Dunia ini ternyata mirip dengan tempat peristirahatan semua makhluk yang telah meninggal dunia. Hanya saja Sirlia tidak menemukan satu orang pun yang ia kenal disini. Kebetulan dirinya sempat terbebas dari kutukan ini disaat Sora dan Hadad berkunjung ke kota Yorokobi no Bunya. Tetapi keberuntungan masih jauh darinya, sebab disaat dirinya bangkit ia malah bertemu dengan sosok jahat yang hingga saat ini masih menghantuinya.


Singkat cerita Sirlia terbangun dari tidurnya dan merasakan sensasi yang biasa ia rasakan saat terbangun dari sebuah mimpi yang panjang. Kedua kelopak matanya terbuka dengan perlahan tanda bahwa dirinya baru saja sadar akan keadaannya. Tubuhnya yang lemas terbaring disebuah kasur sederhana didalam sebuah rumah biasa. Sedikit demi sedikit dirinya mencoba untuk mengumpulkan kesadarannya terlebih dahulu. Agar kesadarannya itu dapat menopang berat tubuhnya. Beberapa saat setelah kesadarannya berkumpul seutuhnya, Sirlia mulai memperhatikan keadaan sekitarnya. Tiba-tiba ia mendengar suara agak samar didekatnya.


"Hei.….…" Ucap suara itu.


"Kau sudah bangun ya….? Apakah tidurmu nyenyak….?"


"Siapa kamu.….? Dimana kamu berada…..?" Tanya Sirlia.


"Kau tidak perlu mencari ku….. Sebab itu tidak akan bisa kau lakukan….."


"Lalu.…Apa maumu….? Kenapa kamu membawaku kesini….?"


"Oh.…nampaknya kau mengerti situasimu saat ini….. Berarti aku tidak perlu memberitahumu lagi….."


"Tidak.…Aku hanya memperkirakan saja…… Tolong beritahukan ini dimana…..? Dan kau ini siapa….?"


"Sopan juga ya kamu….. Aku tidak mengira ternyata kamu adalah gadis yang seperti ini. Baiklah aku akan menjelaskan secara singkat keadaanmu saat ini….."


"Baik, akan ku dengarkan dengan baik…."


"Jadi.… Kamu sekarang berada di ujung kerajaan Yorokobi no Bunya….. Jiwamu telah dipindahkan kedalam tubuh seorang gadis bernama Nixia…."


"Nixia.…? Bagaimana bisa…… aku berada ditubuh orang tak berdosa seperti dia….?"


"Kau tidak perlu tau detailnya….. Yang penting dirimu dapat bernapas lega dengan tubuh yang ringan…."


"Lalu siapa dirimu ini sebenarnya….? Kau bukanlah seorang manusia yang aku kenal….."


"Aku adalah Kuro Sabbath. Seorang yang tidak dikenali sosoknya serta keberadaannya….. Aku mempunyai impian dimana setiap ras di dunia ini merasakan kehancuran yang sebenarnya….."


"Mengapa kamu berpikir hal kejam seperti itu….?"


"Kau tidak berhak mengetahui alasannya…. Sebab kau akan mematuhi ku untuk sementara waktu….."


"Kenapa aku harus patuh pada orang yang tidak jelas latar belakangnya sepertimu……? Jangan-jangan kamu ini berasal dari ras yang terzolimi ya….? Jadi kamu sengaja menjadikan aku sebagai alat pembalasanmu itu….?"


"Pintar sekali.…. Kau sangatlah cerdik. Tidak banyak orang yang bisa mengetahui hal sedetail itu. Bahkan aku pun terkejut dengan pernyataanmu itu. Tak kusangka ternyata ada seorang perempuan yang bisa menebak latar belakangku dalam sekali bertemu…."


"Itu hanyalah imajinasiku saja…. Dan kebetulan hal itu terucap dari lidahku…."


"Begitu ya.… Nampaknya kamu akan menjadi pion kuat bagiku…. Untuk bisa menumpas kan musuh bebuyutan ku….."


"Aku menolak ajakanmu yang sangat memaksa itu…. Sebab aku bukanlah boneka yang bisa kamu perintah dengan sesuka hatimu…."


"Benarkah.…? Apa kau yakin bisa mengelak dari perintahku ini….? Kau belum memikirkan nasibmu nanti ya….."

__ADS_1


"Apa maksudmu.…? Aku tidak mengerti……"


"Intinya kau tidak bisa lari dari kutukan yang aku berikan padamu….."


"Apa.…..!!!???"


"Jika kamu ingin hidup dengan selamat maka kamu harus menerima setiap perintahku ini…… Karena perintahku adalah mutlak di telingamu…."


"Apa maumu.….? Aku tidak mau mendengarkan perintah yang aneh darimu….."


"Apakah kamu punya hak untuk berkata demikian…..? Kau tidak sadar ya posisimu saat ini….."


"Baiklah.… Aku akan menurutimu….. (Untuk saat ini saja….)"


"Pilihan yang bijak….. Dengan ini kau telah resmi menjadi pion baruku….."


"(Pion baru.….? Jangan-jangan dia punya lebih dari satu pion selainku…..?)"


"Dan perintah pertama untukmu ialah kau harus menghabisi seorang penyihir kuat dari selatan…."


"Penyihir kuat.….? Siapa dia sebenarnya….?"


"Kau tidak perlu tau detailnya… Yang penting kamu bisa melaksanakan tugasmu dengan baik….."


"Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang…..?"


"Untuk saat ini kamu harus bersikap layaknya penduduk biasa…. Biasakanlah untuk tidak terlalu mencolok dihadapan orang lain…."


".….…"


"(Berarti aku masih punya kesempatan untuk kabur…..)"


"Camkan perkataanku ini didalam pikiranmu…. Jika kau berusaha untuk kabur dari situasi ini maka sihir pendeteksi yang telah aku tanamkan padaku akan meledak seketika……"


"(Sihir peledak.…??? Sejak kapan ia memasang sihir berbahaya itu….?)"


"Kau kira aku tidak akan melakukan hal seperti ini kan….? Nampaknya ekspresimu benar-benar menunjukkan rencanamu mulai terbongkar olehku…."


"Kenapa kau berprilaku sangat kejam kepadaku…? Aku bukanlah musuhmu…. Bahkan mengenalmu tidak pernah….."


"Musuh.…? Kejam…..? Lucu sekali dirimu ini….."


"(Kenapa ia tertawa….? Apa yang salah dengan ucapanku tadi….?)"


"Kau benar, kamu bukanlah musuhku. Namun teman berharga mu itu merupakan musuh alami ku disini….."


"Teman.….? Aku tidak tau apapun tentang itu….. Kau terlalu mengada-ada…."


"Begitu ya.… Hahahahaha nampaknya kebodohanmu ini menghalangi realita yang terjadi padamu saat ini….."


"(Realita.….? Tapi bagaimana mungkin aku mempunyai teman disini…. Aku saja baru pertama kali datang kesini….)"

__ADS_1


"Sudah kuduga.… Ternyata kamu dipindahkan secara paksa kesini ya….. Berarti kamu juga terhisap oleh portal menuju dunia ini…."


"Bagaimana kamu bisa tahu itu….?"


"Aku tahu sebab akulah yang memanipulasi waktu kedatangan kalian kesini….. Namun aku gagal saat mencoba memindahkan seorang lelaki sebelum kamu…."


"Laki-laki sebelum diriku….. Jangan-jangan itu……"


"Benar dia adalah seniormu di dunia sebelumnya….."


"Kak Hadad.…. Itu tidak mungkin……"


"Kamu sengaja masuk kedalam portal yang sebelumnya menghisap seniormu itu….. Bedanya dia terpental ke tempat para ras dan spesies yang sangat membenci manusia…. Sedangkan kamu dimanipulasi oleh sihirku saat itu…. Sehingga kamu berakhir di kerajaan ini….."


"Dasar penjahat.… Apa yang kamu lakukan terhadap Kak Hadad…..? Aku tidak akan memaafkan mu selamanya….."


"Tenang saja.… Dia cukup pintar dapat bertahan disana….."


"(Syukurlah.…Kau baik-baik saja Kak…..)"


"Kesampingkan dulu masalah tersebut, yang jelas hari ini kamu akan aku berikan sihir yang amat kuat…. Agar dirimu dpat melaksanakan tugas dengan baik……"


"Sihir apa itu….?"


"Darku Majiku : Umi no Chikara……"


"Splashhh.…."


Seketika keluarlah sebuah air pasang disebelah kiri Sirlia. Air tersebut datang seperti ombak berukuran sedang. Menerjang setiap benda dihadapannya. Namun disaat ombak itu hampir mengenai Sirlia, Sosok misterius yang jahat ini segera menyerap kekuatan besar itu untuk disalurkan kepada Sirlia. Maka Sirlia pun dapat merasakan kekuatan yang dahsyat mengalir secara luar biasa didalam tubuhnya.


"Sihirku telah aktif… Ini menandakan bahwa kamu telah sepenuhnya menjadi penyihir tingkat atas."


"Kenapa kamu repot-repot memberikan sihir sebesar ini padaku….? (Bisa saja sihir yang kau berikan ini akan menjadi bumerang bagimu…. Tetapi itu merupakan keuntunganku….)"


"Sebab aku butuh seseorang yang dapat menghabisi musuh alami ku ini…… Dan sosoknya terlihat jelas dalam bayanganmu…."


"(Siapa yang ia maksud….?)"


"Sekarang aku akan memindahkan mu ke tempat kediaman para manusia serigala…. Disana kamu harus menunggu hingga aku memberikanmu aba-aba."


"(Sepertinya dia masih punya rencana jahat yang lain…..)"


"Bersiaplah.… Darku Majiku : Black Gate Transfer……"


"Zling.….…"


Gerbang berukuran cukup besar muncul dihadapan Sirlia. Gerbang ini berwarna hitam pekat dengan aksesori ornamen yang aneh. Diantaranya merupakan ornamen berbentuk binatang sihir yang jahat. Tapi mau tidak mau Sirlia harus mengikuti perintah Sosok ini agar dapat bertahan hidup disini. Perlahan dirinya pun melangkahkan kakinya menuju gerbang tersebut.


"Tunggulah ditempat yang akan aku tunjukan nanti padamu….


"Baiklah.…."

__ADS_1


"Zappp.….."


Sirlia pun berpindah tempat sesuai dengan apa yang dibicarakan oleh Sosok misterius ini. Dia berharap dirinya dapat menemukan Hadad dengan jalan pintas yang sangat berbahaya ini. Karena ia tahu bahwa Hadad pasti akan membantunya keluar dari situasi yang mengerikan ini.


__ADS_2