Tanpa Tujuan

Tanpa Tujuan
Merenovasi Ulang


__ADS_3

"Setiap benda mati tidak dapat hidup kembali. Tetapi dengan adanya kenangan didalamnya dapat membuat benda itu serasa hidup kembali. Seperti halnya manusia, benda-benda mati membutuhkan perawatan dan pengecekan pada setiap sudut dan bagian tubuhnya agar tidak menjadi rusak. Sebab apabila salah satu komponen itu rusak atau cacat maka benda itu bisa saja dipastikan tidak dapat digunakan. Hingga akhirnya salah satu solusi terbaik untuk merawat keelokan serta bentuknya adalah dengan merenovasi atau memperbaiki ulang. Dan dapat dibenarkan adanya jika benda tersebut direnovasi maka benda itu akan lebih baik bagi keberadaannya."


"Kenapa kamu bisa tahu kalau salah satu dari kami ini adalah spesies dari Elf?" Tanya Eraseru.


"Ya bagaimana aku enggak tau akan hal tersebut." Jawab Hikari.


"Sebab di kampung halamanku dulu ras Elf seringkali beberapa kali lewat disana. Entah itu untuk beristirahat atau bisnis antar spesies."


"Memangnya kamu itu dari spesies apa…?"


"Iya nih aku penasaran…" Ujar Sora.


"Aku itu spesies Tenko (Gadis Cuaca)."


"Tenko.…??? Belum pernah aku mendengarnya."


"Berarti kamu bisa mengendalikan cuaca secara cuma-cuma ya…?"


"Enggak juga kok, semua perubahan iklim di alamaa itu murni dari karunia tuhan. Tetapi ada saja waktu dimana aku dapat mengubahnya."


"Benarkah.….?" Tanya Hadad.


"Kok aku belum pernah melihat kamu memakai sihirmu itu ya…?"


"Itu karena aku tidak mau terlihat mencolok dihadapan orang lain."


"Mmmmmmm berarti kamu itu anti sosial ya….?" Cetus Arkhan.


"Ya enggak lah….. Kalau aku seorang Anti sosial tidaklah mungkin diriku ini berbaur dengan kalian disini."


"Ya kan maksudku kamu itu anti so sial, jadi kalau lagi sial ya sial aja."


"Gimana kamu aja deh….."


"Hahahahahahaha.….."


Semua orang tertawa karena lawakan Arkhan itu, tetapi ada satu hal yang masih menjadi pertanyaan. Yakni mengapa Hikari tidak dapat mengeluarkan sihirnya secara biasa saja. Tetapi mereka tidak ingin memperpanjang hal tersebut, dan memulai percakapan yang baru dan lebih bisa dicerna oleh semuanya.


Akan tetapi suasana yang tenang itu tiba-tiba menjadi tegang disebabkan percakapan yang dimulai oleh Hikari.

__ADS_1


"Kembali lagi ke topik awal…." Ujar Hikari.


"Apa hubungan kalian dengan Hadad…..???"


"Ehh.…." Ucap Eraseru dengan nada terkejut.


"Anu.… sebenarnya…." Ucap Sora.


"Kami ini teman satu grupnya Hadad. Dan jujur sebenarnya kami ini tidak ada hubungan yang khusus dengan Hadad."


"I.…itu benar…."


"Lalu bagaimana kalian bisa bertemu dengan Hadad?"


"Aku bertemu Hadad dan Sora saat sedang berada di dungeon dekat kerajaan Yorokobi no Bunya. Disana mereka datang sebagai petualang demi membantuku keluar dari situasi yang kurang mengenakkan."


"Begitu ya.… Aku cukup mengerti dengan situasi mu… Pasti berat sekali mendapatkan kesulitan seperti itu…. Maafkan aku agak lancang bertanya seperti itu."


"Tidak apa-apa, sekali lagi aku perkenalkan diriku kembali. Namaku adalah Eraseru aku merupakan ras Elf."


"Ya salam kenal Eraseru. Lalu bagaimana denganmu Sora….? Bagaimana kamu bisa bertemu dengan Hadad…?"


"Kalau aku.…. Itu…. Dimulai dari…."


"Anu…. Sebenarnya….."


"Sora itu bertemu denganku saat aku bertualang didaerah dekat ibukota." Ucap Hadad.


"Waktu itu aku sedang pergi untuk sebuah quest di guild. Tepatnya di suatu hutan dekat ibukota. Awalnya aku berniat untuk berburu monster tingkat D sesuai dengan quest pada guild. Tetapi kenyataannya tidak seperti itu. Monster yang aku temui saat itu merupakan monster tingkat A yang bernama Cerberussian. Sejenis monster dengan kekuatan sihir penguat yang sangat keras. Mungkin sekitar belasan menit lamanya aku bertarung dengan monster itu. Beruntungnya ada seorang wanita misterius yang datang memberikan bantuannya dengan sihir angin yang cukup kuat."


"Wah berarti Sora dari dulu juga sudah bisa sihir angin ya….?"


"Iya.. Begitulah hehe…."


"Lalu, apa yang terjadi disana kak Hadad…..?" Tanya Layyin.


"Monster itu berhasil kami kalahkan. Bahkan kabar baiknya monster itu mengeluarkan beberapa item drop yang cukup berguna. Dan akhirnya aku pun dapat berkenalan dan mulai bertualang dengan Sora. Tetapi ada satu hal yang masih mengganjal dalam pikiranku hingga saat ini….."


"Apa itu.…?"

__ADS_1


"Jangan-jangan ada sesuatu dibalik pertemuan itu ya….?"


"Tidak bukan itu juga. Akan tetapi aku masih belum mengerti dengan tujuan dari petualanganku hingga saat ini. Seakan aku hanya mengikuti perintah yang tidak dapat aku mengerti darimana asalnya."


"Nah iya.… aku juga masih merasa ada beberapa ingatan yang sepertinya belum bisa aku dapatkan keberadaannya."


"Kenapa ya.…? Dan darimana penyebabnya….? Jangan-jangan itu kutukan lagi….?"


"Sudahlah kesampingkan urusan itu terlebih dahulu. Yang penting kita masih bisa bertemu kembali dengan Hadad." Ujar Arkhan.


"Iya kau benar kak….""


"Wah tumben kamu agak bijak saat ini…."


"Ya Iyalah bijak, kapan lagi kan bisa bijak dihadapan para wanita cantik ini hehe…."


"Mmmmmm sa ae kamu Khan."


"Kalau begitu mari kita rayakan malam ini dengan makanan spesialku ya…."


"Yessssss"


Suasana yang tadinya tegang pun kembali menjadi ceria. Kehangatan dan kelembutan dari Hikari & Layyin telah membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Semua masakan yang keduanya buat dapat meluluhkan hati para pencicip nya. Kebahagian demi kebahagian mulai bermunculan didalam hati mereka. Seakan malam kali ini merupakan malam terpanjang dalam hidupnya.


Sekitar pukul dua malam Hadad merasakan mimpi yang kembali menghantuinya seperti dahulu. Namun kali ini mimpi itu hadir dengan sebuah pesan yang kurang ia mengerti.


"Bergegaslah.….." Ucap suara aneh yang terdengar di telinganya.


"Sudah waktunya untuk merenovasi ulang…..


Sedikit demi sedikit.….


Sebab nanti bisa saja tempat ini menjadi tempat yang berharga….


Dan ingatlah ketika kau datang kedunia ini…..


Bukankah kamu hadir disini saat menderita…..


Maka jangan sampai hadirmu disini….

__ADS_1


Menjadi penderitaanmu yang kedua….."


Sontak perkataan misterius itu membuat Hadad terbangun dari tidurnya. Ia merasa bimbang tak karuan. Entah harus bagaimana dirinya menanggapi suara tersebut. Sebab dirinya juga masih tidak percaya bahwa suara itu berasal dari kepribadiannya yang lain. Sebab Hadad belum pernah bertemu sosok tersebut secara langsung melainkan dalam mimpi. Kepalanya mulai pening dan sakit sehingga ia pututskan untuk menyeduh secangkir susu panas agar ia dapat kembali tidur dengan nyenyak. Ia seduh susu tersebut dengan perlahan tapi pasti. Memutar dengan irama santai memutar dari arah kanan ke kiri. Sambil ia tuangkan air panas kedalam cangkir itu. Setelah jadi ia bawa cangkir itu dengan tangannya menuju meja makan didekat dapur. Hadad pun menyeruput susu itu sedikit demi sedikit agar dapat merasakan sensasi hangat kedalam tubuhnya. Pikiran yang tadinya kacau mulai mereda dan semakin membaik. Rasa relaksasi telah ia dapatkan. Sejenak Hadad menyandarkan kepalanya kearah belakang kursi yang sedang ia duduki. Helaan nafasnya sangat baik karena efek dari relaksasi ini. Akan tetapi disaat dirinya akan menuju ke tempat tidurnya, tiba-tiba ia melihat sesosok bayangan wanita dari arah jendela. Bayangan itu seperti menunjukkan bahwa ada seseorang yang sedang menunggu tepat didepan rumahnya. Hadad yang melihat kejadian itu pun mencoba untuk memastikan keadaan rumahnya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak ia inginkan. Setelah mengecek ke setiap tempat dirumahnya ia menyadari bahwa ternyata tidak ada satupun penghuni rumah yang terbangun seperti dirinya. Lantas Hadad dengan keberaniannya mencoba untuk mendekati bayangan tersebut. Namun naas saat dirinya pergi membuka pintu bayangan tersebut sudah hilang tanpa jejak. Suasana hening diluar rumah semakin terasa saat dirinya berada ditempat itu. Ini menandakan bahwa bayangan tersebut bisa saja muncul karena refleksi suatu benda atau tumbuhan. Hanya saja pemikiran naif itu seakan terbantahkan. Karena tak lama setelah ia melihat kesetiap arah, ternyata ada sepucuk surat yang tergeletak tepat dibawah tempat bayangan tadi. Hadad pun mencoba untuk menelaah dan membaca isi dari surat itu, dan ternyata……..


__ADS_2