Tanpa Tujuan

Tanpa Tujuan
Reinkarnasi Kedua


__ADS_3

..."Reinkarnasi merupakan suatu kepercayaan bahwa seseorang akan mati dan dilahirkan kembali dalam bentuk kehidupan lain. Kepribadian yang didapat pun berbeda dengan kepribadian sebelumnya. Karena sosok yang dihadirkan merupakan sosok baru dari kehidupan setelah kematian. Sehingga reinkarnasi juga sering disebut perpindahan suatu sosok ke sosok yang lain dan didunia lain pula. Kesadaran dari roh pun dapat berpengaruh kebentuk kehidupan yang baru sesuai dengan proses reinkarnasi. Seseorang yang mengalami hal ini dapat merubah kehidupan keduanya dengan lebih baik atau lebih buruk keberadaannya."


...


Yorokobi no Bunya. Kerajaan yang masih belum berubah keberadaannya semenjak kehadiran sosok misterius ditempat ini untuk pertama kalinya. Semua arsitektur bangunan yang khas bagaikan pahatan daerah timur tengah. Kaligrafi menjadi pusat perhatian yang dijadikan patokan dari seni arsitekturnya. Bak air dalam kehidupan seni kaligrafi menjadi jantung dari ukiran-ukiran yang indah. Seniman-seniman disini sangatlah percaya diri akan hasil pekerjaan mereka. Namun semua ini berbanding terbalik dengan keadaan politik kerajaan. Kekacauan demi kekacauan terjadi disekitaran istana. Masalah internal nampak menjadi sarapan sehari-hari bagi mereka. Ketakutan sangat berdampak pada nasib kerajaan untuk kedepannya. Entah apa yang akan terjadi jika masalah ini tidak segera diatasi.


Beberapa saat setelah kejadian pembunuhan tersebut, sosok misterius dibawa oleh pangeran untuk bertemu dengan raja. Setiap mata memandang kearahnya. Para pasukan kerajaan begitu bahagia melihat sosok misterius telah kembali dari misinya. Namun tatapan menusuk justru berasal dari para menteri yang berada dipusat istana. Mereka seperti membenci kedatangan ini. Tetapi jamuan kerajaan tetap diadakan demi kehadiran sosok misterius. Hingga akhirnya Raja pun mulai memfokuskan acara ini kearah yang lebih baik.


"Yang mulia, kami telah berhasil menemukan sosok misterius." Ujar Pangeran.


"Kerja bagus, para pelayan cepat berikan jamuan terbaik kita." Ucap Raja.


"Hari ini kita akan merayakan pesta yang besar……"


"Baik yang mulia." Jawab para pelayan kerajaan.


"Suna tolong ambilkan kursi untuk tamu kita ini…."


"Baik.…Yang mulia"


Sejenak Pangeran Suna pun menyiapkan kursi jamuan disebelah raja agar dapat diduduki oleh sosok misterius.


".….….….."


"Yang mulia, ia sangat berterima kasih atas jamuan yang anda siapkan baginya."


"Iya sama-sama. Saya juga sangat senang dapat kembali bertemu dengan anda."


".….….….."


"Mohon maaf apabila kedatangannya cukup lama dari yang dijanjikan."


"Tidak apa-apa, aku juga mengerti bahwa anda pasti mempunyai alasan yang tidak bisa ditinggalkan. Lalu bagaimana dengan misi anda kali ini….?"


"……….."


"Berita baiknya, pecahan dari pedang legendaris telah ia dapatkan. Semoga dengan relik tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan kerajaan."


"Memang seperti apa wujud pecahan relik tersebut serta apa kegunaan darinya….?"


".….….…"


"Relik ini dapat digunakan sebagai senjata, ramuan obat, serta pelengkap untuk unit pasukan kerajaan."


".….….…"


"Pecahan relik ini cukup unik, sebab keberadaannya hanya dapat digunakan sekali dalam setiap kepingnya."


"Apa yang membuat pecahan relik ini begitu berharga….?"

__ADS_1


".….….…"


"Relik ini didapatkan setelah sosok misterius mengalahkan salah satu sosok penjaga pedang tersebut."


".….….…"


"Penjaga ini cukuplah kuat sehingga membuat sosok misterius kewalahan untuk menghadapinya."


".….….…."


"Beruntungnya ia dapat mengalahkan penjaga tersebut sebelum ia menebas nyawa sosok misterius."


"Nampaknya petualangan anda ini sangatlah berbahaya ya…… Saya minta maaf apabila pihak kerajaan tidak bisa membantu anda dalam perburuan relik ini."


".….….….."


"Itu tidak perlu dipermasalahkan, karena ini juga merupakan kewajiban baginya. Karena dapat berguna untuk kerajaan."


"Lalu apa yang dapat saya berikan kepada anda atas jasa dalam misi ini……? Apakah anda perlu jabatan……? Atau mungkin harta yang melimpah……? Atau sebagainya…….. Anda tinggal bilang saja. Saya dengan senang hati akan mengabulkannya."


".….….….."


"Ia sangat berterima kasih karena telah ditawari setiap hal yang mulia tawarkan, namun untuk saat ini ia hanya memerlukan tempat untuk menginap disini. Karena perjalanannya yang cukup jauh membuat dirinya kelelahan."


"Baiklah jika itu memang maunya, maka akan aku berikan kamar terbaik untuk anda tempati."


"Nampaknya kau sudah sadar ya……" Ujar Sosok Misterius.


".….….…"


Sosok ini belum berbicara sama sekali. Ia adalah sosok wanita yang cantik jelita. Sosoknya yang tidak terlalu tinggi dengan tubuh yang langsing. Rambut berwarna blonde dengan telinga agak memanjang seperti elf. Mata berwarna hijau dengan aksesoris bunga berwarna putih. Ia mengenakan pakaian petualang.


"Sepertinya sihirku sudah tidak bekerja padamu ya….." Ucap sosok misterius.


"Ini semua karena ulahmu……" Jawab Gadis ini.


"Jika saja kau lebih berhati-hati maka aku akan lebih memanfaatkan mu."


"Tapi kali ini aku terlalu lengah untuk menjaga dirimu."


"Cukup basa-basi nya, kau bukanlah penyelamatku…… Kau hanyalah iblis yang tidak berperasaan."


"Heehehee.…. Maaf apabila aku tidak sempat menyapamu. Tapi nampaknya kau akan kembali berakhir disini….."


"Coba saja kalau bisa……."


"Maho no ugoki : Mugen no yami…."


"Harakat sihriatun : Nurul 'adli…."

__ADS_1


Kedua sihir itupun saling bertabrakan satu sama lain. Sihir kegelapan melawan sihir cahaya. Akibatnya distorsi ruang dimensi pun terjadi.


Ada satu kejadian yang tidak disengaja. Kejadian ini berawal saat kehidupan masih berada dikehidupan masa lalu. Ada seorang gadis ceria bernama Sirlia Ajram. Sirlia adalah salah satu anggota suatu organisasi yang mana ia menjabat sebagai wakil ketua. Bersama dengan sang ketua yang bijak namun tidak banyak bicara. Pria tersebut bernama Hadad Romli. Saat itu mereka berdua telah menjadi tumpuan dari pemuda didaerah mereka. Setiap adanya kegiatan acara seringkali mereka urus dengan sungguh-sungguh. Sehingga masyarakat pun sangatlah mempercayai setiap hal yang telah menjadi tanggung jawab keduanya. Hanya saja seniornya ini kuranglah peka akan keadaan sekitar. Maka kehadiran Sirlia didekatnya menjadi lengan kanan yang siap membantunya kapan saja. Dan suatu hari keduanya sedang mengerjakan beberapa tugas sebelum acara besar yang akan diadakan didaerah keduanya. Mereka mengerjakan setiap dokumen yang memerlukan tanda tangan dari ketua.


"Kak Hadad ini semua berkas dokumen yang harus diselesaikan sebelum esok hari." Ucap Sirlia


"Bbbbaiklah, tolong pindahkan setiap dokumen yang sudah dan belum ditanda tangani." Ujar Hadad.


"Kebanyakan dari dokumen ini menjelaskan tentang proposal dan teknisi acara yang akan dilaksanakan."


"Berarti kita hanya memilah setiap dokumen yang ada, karena surat pemberitahuan dan surat undangan acara"


"Baik.…mohon bantuannya ya kak…"


"Ya, dengan senang hati…."


Keduanya pun dengan sigap menyelesaikan beberapa dokumen yang ada dihadapannya. Mungkin sekitar belasan dokumen yang harus diselesaikan. Tugas yang dibagikan berupa pembacaan dokumen oleh Sirlia dan pengambilan keputusan serta penandatanganan oleh Hadad. Setiap dokumen mereka koreksi dengan seksama tanpa ada kekurangan sama sekali. Dan sekitar satu jam lamanya, tugas tersebut dapat mereka selesaikan.


"Kak Hadad jangan lupa untuk mengikuti rapat koordinasi setelah ini ya." Kata Sirlia.


"Iiiyaaa.…akan kuusahakan untuk hadir disana."


"Baiklah, kalau begitu aku duluan ya…."


"Ya, terima kasih banyak ya Sirlia telah membantuku menyelesaikan tugas ini."


"Sama-sama kak, ini juga merupakan kewajibanku untuk bisa bermanfaat bagi sekitar."


Sirlia pun bergegas menuju ruangan yang akan diadakan rapat yang berada tepat disebelah kanan ruangan tempat ia mengurus dokumen tadi. Ia berbincang dengan beberapa anggota pemuda yang telah hadir ditempat tersebut. Nampaknya acara ini akan lebih meriah dibandingkan acara-acara sebelumnya. Ini dikarenakan antusias pemuda dan masyarakat yang begitu tinggi menimbulkan acara ini dapat segera terjadi. Hanya saja ada satu kejanggalan yang membuat Sirlia kebingungan. Yakni ia masih belum melihat sosok ketua yang sebelumnya bekerja bersamanya. Alhasil dirinya meminta izin kepada pemuda yang lain untuk menjemput ketua diruangan sebelumnya. Akan tetapi sebelum ia sampai diruangan tersebut, dirinya tiba-tiba mendengar suara seseorang yang sedang kesakitan. Sontak dirinya pun mempercepat langkahnya agar dapat membantu sosok yang berada diruangan tersebut.


"Kak Hadad.….. ! Kak Hadad…… ! Kak Hadad ………!" Teriaknya.


"Buka pintunya kak….! Apa yang terjadi didalam…..?"


"Sirlia.….…" Ujar Hadad dengan suara yang tidak begitu keras.


"Brak.…..Brak…… Brak…."


Akhirnya Sirlia mendobrak pintu didepanya agar dapat memasuki tempat tersebut. Namun anehnya ia tidak menemukan seorangpun yang berada disana. Padahal ia meyakini bahwa sebelumnya ia mendengar suara seniornya disini. Tak lama Sirlia mencari keberadaan Hadad disetiap sudut ruangan. Tetapi ia tidak dapat menemukan seniornya sama sekali. Tetapi ia melihat kejanggalan dari satu pintu disebelah kirinya. Karena penasaran Sirlia pun memutuskan untuk membuka pintu tersebut.


"Kreeek.….." Suara pintu dibuka.


Naas dirinya menemukan suatu lubang cacing didalam pintu tersebut. Dan lubang itu mempunyai daya gravitasi yang kuat sehingga dapat membuat tubuhnya tertarik kedalamnya. Sirlia pun tiba-tiba pingsan dan tidak sadarkan diri. Ini akibat dari kadar oksigen yang mendadak menipis. Membuat tubuhnya tidak dapat menopang kesadarannya. Tak lama dirinya pun terbangun dengan keadaan yang tidak dapat ia jelaskan. Kepalanya seperti terbentur sesuatu sehingga membuat dirinya merasakan rasa pusing yang tidak karuan.


"Aduh.….… sakit sekali….." Ujar Sirlia.


"Lah.… dimana ini….? Kok aku bisa berada disini…..? Iiii….iniiiii kan bukan ruangan kerja tadi….!"


Ia kaget terheran-heran sebab dirinya tidak mengetahui tempatnya berada. Ia terbangun ditempat yang sangat berbeda dari tempat sebelumnya. Yakni tempat dimana ia dapat melihat ladang yang luas dan hewan liar yang bentuknya aneh. Sirlia kebingungan dan tak dapat berkata apapun. Ia merasa bahwa dirinya seakan telah direinkarnasi kedalam dunia baru yang belum ia ketahui dengan pasti.

__ADS_1


__ADS_2