Tanpa Tujuan

Tanpa Tujuan
Monster Mengerikan


__ADS_3

...


"Beberapa makhluk didunia ini tercipta berkat kuasa Tuhan yang maha Esa. Baik makhluk yang diberi akal atau insting maupun keduanya. Semua berada dalam satu lingkup ketuhanan. Hanya saja ada beberapa makhluk yang mungkin ditakuti oleh sebagian makhluk lainnya. Yakni sesosok Monster. Istilah ini didapatkan sebab makhluk ini senantiasa menganggu ekosistem alam disekitarnya. Bahkan ia dapat menghancurkan kota beserta penduduk didalamnya. Oleh karenanya, makhluk mengerikan ini sangatlah ditakuti keberadaannya."


...


"Suara apa itu Suna………???" Tanyaku sambil gemetar.


"Entahlah.….. Aku belum pernah mendengar suara seperti ini selam hidupku….." Ujar Suna.


"Tap.…..tap……tap……tap……."


Suara langkah kaki yang besar semakin lama semakin mendekati tempat kedua anak ini. Belum lagi suasana mencekam terus terasa seakan sebentar lagi mendekati mereka.


"Sebaiknya kita bersembunyi terlebih dahulu……"


"Iiiyaaa.… kau benar….. Tapi disebalah mana kita dapat bersembunyi……?"


"Disebelah sana dekat tiang besar itu….."


"Bbbaiklah.…"


Keduanya segera bergegas bersembunyi didekat tiang besar didekatnya. Dan benar saja sesaat sebelum mereka bersembunyi, sosok makhluk besar tiba-tiba muncul dihadapan mereka.


"Hahahahahahahaa.….….…!!!!!" Suara teriakan yang keluar dari makhluk besar itu.


"Akhirnya aku bebas juga……!!!!!!!!"


"Sekarang waktunya mencari santapan hari ini……."


Sesaat monster itu pergi meninggalkan tempat itu. Beruntungnya kedua anak tersebut tidak dapat disadari keberadaannya. Sehingga mereka selamat dari kejadian yang mungkin mengerikan bagi mereka. Lalu keduanya pun keluar dari tempat persembunyian mereka.


"Bagaimana ini Suna…………!!!!!" Ujarku.


"Tenanglah.….. Kecilkan suaramu…." Ucap Suna.


"Jika monster itu mendengar suaramu, maka kita akan tamat disini….."


"Tttapi.… kita tidak tetap bisa pergi dari sini….."


"Iya aku tau itu…… Tapi setidaknya kita harus lebih berhati-hati dalam bertindak……"


"Bbaiklah.…. Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang…..?"


"Aku rasa kita harus berjalan kearah yang berlawanan dari makhluk besar itu…… Sebab makhluk itu juga pastinya mempunyai beberapa kelebihan atau sihir yang belum kita ketahui….. Belum lagi dilihat dari sosoknya tadi, aku rasa monster itu merupakan salah satu monster langka yang pernah aku lihat posternya di guild petualang…."


"Berarti.….. Makhluk itu sangatlah berbahaya…… Kita tidak mempunyai kesempatan sama sekali…."


".….…. Psssttt.…kita akan mulai melangkah secara perlahan….. Aku mohon agar kamu tidak melantangkan suaramu terlebih dahulu….."


"Baiklah.….…"


Secara perlahan namun pasti, keduanya pun pergi kearah berlawanan dari monster itu. Awalnya mereka tidak merasakan kejanggalan, sebab langkah kaki mereka yang benar-benar perlahan agar tidak terdengar mencurigakan. Hanya saja salah satu dari keduanya tidak sengaja menginjak suatu batu yang ternyata tersambung dengan jebakan di labirin itu.


"Krek.….. Krek……."


"Awassssss.….…!!!!!" Ujar Suna.


"Suna.….…"

__ADS_1


"Maho no Ugoki : Suna no Tate……"


Suna segera merapalkan sihir pelindung didekat temannya itu, namun naasnya mereka berada dalam bahaya yang mengancam nyawa. Sebab setelah kejadian itu Suna terjerumus kedalam lubang jebakan besar tadi, sedangkan temannya terpental sangat keras hingga membentur tiang didepannya hingga ia pun tidak dapat mempertahankan kesadarannya.


......................


"Itulah salah satu kejadian yang aku alami dan hanya itu saja yang aku ingat." Ujarnya.


"Benarkah.….…!!!!! Berarti labirin ini ternyata sangatlah berbahaya…..!!!" Ucap Sora.


"Tenanglah Sora.…." Ujar Hadad.


"Jika memang labirin ini masih sama dengan apa yang ia katakan dalam ceritanya itu, maka kita bisa sedikit menetralisir beberapa perangkap yang nantinya nampak dihadapan kita."


"Iya sih.… Tapi kan kita masih belum tau secara pasti letak sebenarnya dari setiap perangkap itu kan….?"


"Benar, tapi aku yakin kita masih bisa melewati labirin ini. Sebentar aku akan mencoba merapalkan sihir pelacak disini….."


"Sihir apa itu….?"


"Maho no Ugoki : Trap Detective……."


Tiba-tiba keluar cahaya agak terang dari tangan Hadad. Yang ternyata cahaya itu sengaja ia buat untuk petunjuk jalan didepannnya. Awalnya ia merasa bahwa pelacak tersebut tidak dapat membantu perjalanannya, sebab sihirnya ini barulah ia pikirkan. Namun ternyata sihir itu cukup efektif dan terbukti dapat melacak semua perangkap yang berada didepan mereka. Sihir itupun perlahan berubah menjadi peta digital yang berada tepat didepan wajahnya.


"Wah.….…Sangat detail sekali ya….." Ujar Sora.


"Entahlah.… " Ucap Hadad.


"Bagaimana bisa.…..?" Tanya gadis disebelahnya.


"Padahal aku saja belum pernah melihat peta labirin sedetail ini."


"Benarkah.…? Berarti Hadad adalah seorang jenius….!"


"Iya deh iya…… tuan jenius…"


"Hei.….Berhentilah memanggilku dengan panggilan tersebut."


"Hehe.….. Okok."


"(Sepertinya orang ini bukanlah orang biasa….. Aku dapat meminta bantuannya untuk keluar dari labirin yang mengerikan ini….) Aanu…. Bolehkah aku ikut dengan kalian…..?"


"Iya tentu saja….."


"Iya Hadad benar, mungkin berjalan dengan kami dapat membuatmu keluar dari tempat ini…"


"Begitu ya, baiklah aku akan mengikuti kalian."


"Okok, tetap berada disebelahku ya… Agar nanti kamu tidak tersesat."


"Iya terima kasih."


Akhirnya ketiga orang ini dapat melanjutkan perjalanan mereka menuju lorong gelap yang belum pasti keamanannya. Namun mereka yakin bahwa diujung lorong tersebut terdapat pintu menuju tempat yang mereka cari selama ini. Akan tetapi mereka tidak menyadari bahwa ada sesosok makhluk yang sedang membuntuti mereka dari belakang.


Singkat cerita Hadad dan teman-temannya telah hampir sampai diujung lorong labirin bawah tanah ini. Disana mereka melihat secercah cahaya yang terdapat persis didepan mata mereka. Lalu ketiganya pun bergegas mempercepat langkah mereka menuju cahaya itu.


"Akhirnya kita bisa sampai diujung lorong ini…." Ujar Hadad.


"Ya kau benar….." Timpal Sora.

__ADS_1


"Aku khawatir kita akan terjebak disini selamanya…."


"Beruntung kita bisa selamat ya….." Ucap gadis disebelah Sora.


"Tunggu sebentar.….." Ujar suara lelaki yang terdengar dari belakang mereka.


"Hadad, apakah kamu mendengar sesuatu….?"


"Iya, aku mendengarnya."


"Benar, aku juga. Sepertinya suara itu berasal dari arah belakang kita."


"Sebenarnya itu suara siapa ya…..?"


"Entahlah, tapi aku rasa kita tidak perlu mendekati asal suara itu. Sebab firasatku merasakan sesuatu yang janggal disana."


"Baiklah.…. Kalau begitu kita harus segera bergegas keluar dari sini…"


"Iya.…."


Sontak ketiganya berlari dengan kecepatan yang cukup tinggi agar dapat segera keluar dari labirin. Dan alhasil mereka pun sudah berada dipintu keluar dari labirin ini. Yang ternyata mereka berada tepat didekat dungeon kota disebelah labirin itu.


"Syukurlah, kita berhasil keluar dengan selamat…." Kata Hadad.


"Iya, kau benar." Jawab Sora sambil ngos-ngosan.


"Kau baik-baik saja….?" Tanya gadis disebelahnya.


"Iya.…Aku tidak apa-apa. Aku hanya kecapaen sedikit akibat pelarian tadi."


"Minumlah ini.….. Air ini dapat membantu menghilangkan dehidrasi."


"Baiklah, terima kasih banyak ya…"


"Iya, sama-sama."


"Oh iya aku baru ingat."


"Ingat apa.…?"


"Tadi kan waktu kita masih berada didalam labirin, kamu cerita bahwasanya disana terdapat makhluk yang besar ya…. Tapi kenapa kita tidak bertemu dengannya ya…?"


"Iya kau benar, tadi aku memang menceritakan hal yang benar adanya. Namun sepertinya makhluk tersebut telah lama menghilang dari labirin ini."


"Begitu ya.… Syukurlah. Berarti kita tidak dalam masalah ya…."


"Tunggu sebentar.….."


"Ada apa lagi Hadad…?"


"Jika monster itu sudah lama tidak berada dilabirin tadi…. Berarti sosok suara yang tadi kita dengar itu berasal dari mana….? Dan siapa sosok tersebut…..?"


"Eh.….. iiiIya bener juga. Aku masih merasakan kejanggalan dari suara itu."


"Apa jangan-jangan itu adalah suara……"


Tak berselang lama, tiba-tiba muncul seekor monster besar didekat ketiganya. Monster itu keluar tepat dari dungeon disebelah mereka.


"Hahahahahahahahahahah.….…" Ucap monster itu.

__ADS_1


"Akhirnya, setelah sekian lama aku menunggu. Aku bisa mendapatkan santapan yang aku tunggu-tunggu….."


"LARIIIIIIIII!!!!!!!"


__ADS_2