Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia

Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia
episode 16.


__ADS_3

Irene yang sudah bangun lima menit yang lalu terpaksa harus menutup matanya kembali saat mendengar suara derap langkah kaki yang sangat ia kenali mengarah kedalam kamarnya.


"Jangan berpura-pura tidur lagi !,aku tau kau sudah bangun sejak tadi."Seru Brayan tegas.


"Ahh...kau ini benar-benar tidak bisa dibohongi."Decak Irene kesal melihat Brayan sudah berdiri melipat tangan dihadapannya.


"Gadis nakal."Brayan menyentil kening Irene begitu duduk disamping gadis yang sudah ia anggap sebagai adik kecilnya."Apa kau itu kucing yang memiliki sembilan nyawa?."Gemas Brayan,memeriksa bekas luka di bahu Irene.


"Sakit."Pekik Irene mengusap keningnya yang terasa panas akibat sentilan Brayan."Aku tidak akan mati secepat itu."Elak Irene sambil tertawa.


"Apa Leo yang menyuruh mu?


"Tentu saja tidak,itu kemauanku sendiri dan Leo tidak terlibat sama sekali."Irene tidak mau menyeret Leo sekalipun benar Leo lah yang memberikan ide pada Irene.Tapi Irene cukup percaya dengan kemampuan yang sudah diajarkan Leo padanya.


"Baiklah,Minggu depan akan ada konser artis besar di milan.so,kau yang akan ditugaskan untuk memimpin pengawalan disana."Seakan mencoba memberikan tantangan baru untuk Irene.


"Ok, siapa takut."Jawab Irene dengan senang hati.Ini pertama kalinya Brayan menunjuknya langsung sebagai pemimpin dalam misi,tentu saja Irene akan menerima tantangan Brayan walau ia sendiri belum tau cara memimpin pengawal keamanan untuk seorang artis.

__ADS_1


"Suster rawat gadis tengil ini dengan baik."Ucap Brayan pada suster yang bertugas merawat Irene sebelum keluar dari kamar.


Begitu Brayan keluar dari kamarnya disitu pula awal kepanikan untuk seorang Irene."Gimana nih..?."Ucap Irene mengacak-acak rambutnya penuh panik.


Tingkat percaya dirinya tadi yang begitu berapi-api di depan Brayan sirna seketika begitu Brayan menghilang dibalik pintu kamarnya.


"Nona anda kenapa?."Tanya suster panik saat melihat rambut Irene berantakan seperti habis kena setrum."Apa luka anda sakit lagi?."Tanya suster sembari memperhatikan perban yang membalut bahu Irene.


"Suster aku tidak apa-apa jangan khawatir."Jawab Irene menenangkan suster yang menjaganya dua puluh empat jam penuh."Sebaiknya suster istirahat,pasti lelah semalaman menjaga ku."Ucap Irene penuh perhatian.Irene juga kasian melihat muka lelah suster penjaganya akibat kurang tidur.


Suster akhirnya pergi kesudut kamar Irene karena disana sudah ada tempat tidur tersedia untuknya.Bebera menit saja suster itu sudah terlelap.


*


*


Lian dan j-hope sedang mengadakan meeting bersama Lian yang bertindak sebagai manajer-nya, agensi j-hope dan promotor untuk acara konser yang akan di laksanakan Minggu depan.

__ADS_1


Ini bukan konser pertama j-hope karena setahun yang lalu ia sudah melakukannya tapi di kota yang berbeda.


"Saya puas dengan konsep dan semua akomodasi nya."Tutur j-hope pada utusan promotor.


"Kalau hotel yang akan anda tempati bagaimana?."Tanya promotor yang tidak ingin membuat sang idola itu kelak merasa tidak nyaman.


"Hotel saya tidak ada masalah,saya suka."Jawab j-hope yang sudah merasa puas dengan melihat gambar beserta keterangan yang sangat detail menurut j-hope dan agensi-nya.


"Kalau ada yang kurang berkenan dari keterangan kami anda bisa menghubungi kami lagi."Ucap pihak promotor sebelum mengakhiri acara meeting dengan pihak agensi dan j-hope.


Setelah kedua pihak merasa tidak ada lagi yang perlu dipermasalahkan dan sudah menyetujui hasil meeting hari ini.Maka keduanya mengakhiri dengan saling bersalaman.


"Senang bekerja sama dengan anda."Ucap pihak promotor penuh hormat pada j-hope.


"Sama-sama,semoga kita selalu menjalin kerja sama kedepannya."Balas j-hope menundukkan kepalanya.


Sekalipun sudah menjadi idola papan atas dan terkenal di seluruh dunia.J-hope tetap rendah hati dan selalu tidak ribet untuk diajak untuk bekerja sama.Sebab hal itu pula banyak promotor penyelenggara konser yang ingin bekerja sama dengannya tapi tidak semua memiliki kesempatan itu.

__ADS_1


__ADS_2