Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia

Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia
episode 17.


__ADS_3

Gedung konser di kota Milan sudah dipenuhi lautan manusia.Tidak hanya muda-mudi saja tapi kalangan anak-anak sampai orang tua juga turut antusias ingin melihat secara langsung konser yang banyak di impikan semua orang terutama penggemar j-hope sendiri.


"Apa kau butuh bantuan cat women?."Tanya Brayan dengan nada mengejek pada Irene yang terlihat kewalahan mengatur anak buahnya.


Sesuai janji Brayan pada Irene bahwa hari ini dialah yang bertanggung jawab penuh atas keamanan konser yang berlangsung hari ini.Itu merupakan bentuk hukuman yang diberikan Brayan sendiri karena Irene bersekongkol dengan Leo mengubah formasi yang sudah di bentuknya sewaktu penyergapan dua Minggu yang lalu.


"Tidak perlu."Sahut Irene dengan ketus.


"Really?Ayolah jangan sungkan."Ledek Brayan melirik pada Leo yang berdiri disebelahnya.Seringai bibirnya nampak jelas sedang meremehkan Irene dan itu sangat menjengkelkan.


Irene memberi tatapan tajam pada Brayan tapi pria itu hanya membalas dengan tatapan dingin seolah tidak perduli dengan rasa kesal Irene akibat ucapanya.


Segera Irene berlari kearah panggung karena sebentar lagi konser akan dimulai.


"Kau yakin tidak mau membantu Irene kali ini?."Tanya Leo menatap Brayan penuh selidik.

__ADS_1


"Tidak, biarkan cat women yang bekerja keras kali ini."Jawab Brayan melipat kedua tangannya didepan dada."Lebih baik kita menikmati konsernya."Brayan berjalan kearah tempat duduk VVIP yang sudah disediakan,lalu duduk dengan menyilangkan kakinya.


Apa benar Brayan tega membiarkan Irene bekerja sendirian?,maka jawabannya tidak.Brayan sudah menempatkan anak buahnya secara khusus tanpa sepengetahuan Irene bahkan Leo sendiri.


*


*


Konser pun berlangsung dengan sangat meriah.Penampilan j-hope yang selalu memukau membuat para penonton bersorak sembari menyebut namanya.


Nama itu sampai menempel ditelinga Irene yang tanpa sadar mengikuti para penonton menyerukan namanya.


"Kenapa aku ikut-ikutan."Seru Irene menutup mulutnya,lalu kembali fokus pada tugasnya.


Konser berakhir dengan ucapan Trimakasih dari sang idola.Para penggemar yang beruntung mendapat kesempatan untuk berfoto bersama sang idola.

__ADS_1


Irene yang bersiap mengamankan idola begitu turun dari panggung dengan sigap menahan para penggemar yang ingin mendekati j-hope menuju mobil.


"Buka jalan."Perintah Irene dengan tegas kepada para anak buahnya.Irene yang berjalan dihadapan j-hope meningkatkan kewaspadaannya dan menjadi pelindung bagi j-hope.


"Buka pintu mobil."Teriak Irene dengan sangat keras karena sorakan para penggemar semakin tak terkendali.Tapi semaunya berjalan dengan lancar begitu j-hope berhasil masuk kedalam mobil dengan aman,sedangkan Irene dan anak buahnya mengawal mobil yang di naiki j-hope dari depan dan dari belakang.


Sesampainya di hotel Irene dan anak buahnya berjaga didepan lobi hotel dan Irene sendiri berjaga di dekat kamar yang ditempati j-hope.


Dari awal konser hingga selesai Irene hanya fokus pada tugasnya,namun saat j-hope melewatinya dengan sorot mata lelahnya entah kenapa jantung Irene tiba-tiba berdetak kencang.


"Kenapa sorot matanya membuat jantungku tidak tenang."Gumam Irene menekan dadanya.


Tak hanya sampai disitu,rasa suka Irene semakin menjadi saat j-hope melepas jaket yang dikenakannya begitu keluar dari mobil setibanya di hotel dan memperlihatkan otot-otot tubuh pria itu terekspos.


"Tubuhnya menggoda sekali".Ucap Irene dalam hati,mengagumi dada bidang dan perut sixpack j-hope yang sangat sexsi di mata Irene.

__ADS_1


__ADS_2