Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia

Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia
episode 58.


__ADS_3

Benar saja,begitu sampai Irene langsung berlari masuk mendengar suara tangis Eunsang dari dalam rumah.


"Sayang."Panggil Irene dan langsung membawa Eunsang kedalam pelukannya.


"Mommy."Teriak Eunsang kegirangan melihat Irene.


Kakek dan nenek Paul menarik napas lega karena Irene sudah pulang dan Eunsang juga sudah diam dalam pelukan ibunya.


"Jangan menangis lagi sayang,Mommy sudah disini."Irene mengusap lembut kepala putrinya dan mencium pipi Eunsang bergantian.


"where is Mom going?why don't you go home?am looking for you."


Celoteh Eunsang dengan mengajukan banyak pertanyaan pada Momnya.


"Can Mom answer one by one."Ucap Irene sembari tertawa melihat gaya bicara putrinya yang menggemaskan.Irene membawa Eunsang duduk disofa dengan tetap mendudukkan putri kecilnya di atas pangkuannya."First time Mom_____."


"Uncle handsome."Seru Eunsang senang mengabaikan jawaban Irene saat melihat J-hope masuk .Eunsang turun dari pangkuan Momnya dan berlari kearah J-hope yang baru masuk."I Miss you uncle handsome."Eunsang memeluk J-hope yang sudah berjongkok didepanya.


"I Miss you too my little princess."Jawab J-hope memeluk tubuh kecil Eunsang dengan hangat.

__ADS_1


Deg...


Melihat pemandangan di hadapannya hati Irene berdesir hebat.Kedekatan putrinya dan J-hope membuat rasa takut muncul seketika dalam hatinya.Ia tidak bisa membayangkan akan semurka apa J-hope jika mengetahui kalau gadis kecil yang sedang dipeluknya adalah hasil malam panas yang mereka lalui tiga tahun silam.


Sejak awal pria itu sudah memperingatkannya kalau semua itu terjadi karena keinginan Irene atau lebih tepatnya karena kegilaan wanita itu pada sosok J-hope sang superstar papan atas.


"Tidak...tidak..."Irene menggelengkan kepalanya.Tidak dapat dibayangkan kalau sampai J-hope menuntutnya dengan berbagai ancaman karena berani mengandung benihnya.


"Kau kenapa?."Tanya nenek Paul saat melihat Irene yang tiba-tiba berbicara sendiri."Kemana kau semalaman tidak pulang dan tidak memberi kabar,Nenek dan kakek menghubungi ponsel mu tapi tidak kau jawab?."Cerca nenek Paul setelah Eunsang tenang dan sedang bermain bersama J-hope.


"Nek,kek semalam_____."Irene tidak dapat meneruskan ucapannya,ia juga tidak tau harus mengatakan apa pada kakek dan nenek Paul.Tidak mungkin ia mengatakan kalau pria itu menyekap dan menikmati tubuhnya semalaman.


"Irene semalam ada bersama ku."Potong J-hope."Maaf, tengah malam rekanku dari LA datang kepenginapan jadi aku menyuruh pihak penginapan untuk memesan makanan dari resto dan menyuruh Irene menghidangkannya langsung,terus aku lihat jam sudah tengah malam jadi aku menyuruh Irene untuk menginap satu malam di penginapan."Jelas J-hope dengan berbohong.


Irene hanya bisa mengangguk membenarkan semua ucapan J-hope.Walau dalam hatinya, Irene merasa sangat bersalah karena secara tidak langsung ia sudah ikut membohongi kakek dan nenek Paul yang selama ini menampungnya bahkan memperlakukannya seperti cucu sendiri.


"Apa kalian sudah sarapan?."Tanya nenek kemudian.


"Sepertinya tuan J harus kembali nek,aku juga harus keresto sebentar lagi."Irene langsung menarik tangan J-hope dari duduknya menuju pintu."Sebaiknya anda pergi sejauh mungkin dan jangan dekati Eunsang lagi."Ucap Irene penuh tekanan setelah sampai di depan pintu dan langsung menutup pintu depan keras.Ia tidak ingin melihat pria itu berlama-lama di rumahnya apalagi dekat dengan putri kecilnya.

__ADS_1


Sungguh Irene tidak ingin berurusan dengan pria itu lagi.Bahkan kalau bisa Irene ingin pergi sejauh mungkin agar tidak bertemu dengan sang superstar itu.


"Tap_____."Kata-kata J-hope terputus kala pintu rumah dibanting keras.J-hope hanya bisa menghela napas dengan berat lalu pergi dari kediaman Irene.


*


*


"Ada apa denganmu?."Tanya Lian melihat wajah lesu sang superstar itu setibanya di penginapan.


"Apa benar dia tidak pernah berhubungan dengan pria manapun?Lalu Eunsang?."


"Kau masih ingin menggali lebih dalam lagi kisah hidup Mommy Eunsang?."Tanya Lian tak percaya.""Apa wanita itu begitu menarik?,atau kau sudah terterik dengan ibunya Eunsang?."Tanya Lian beruntun.


Lian masih tak percaya kalau J-hope masih saja terus menyuruhnya menggali informasi tentang Irene.Padahal gadis yang memujanya banyak dan tak terhitung jumlahnya baik dalam dan luar negri, J-hope tinggal tunjuk saja gadis mana yang ingin di kencani tapi anehnya sang superstar itu malah lebih tertarik dengan singel Mom yang bekerja diresto pulau kecil itu.


"Aku tidak mungkin tertarik dengan wanita itu,apa lagi dia selalu menggangguku dulu."Jawab J-hope namun tidak yang yakin dengan ucapannya sendiri.Jujur ia tidak tau apa yang membuatnya selalu ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang ibu satu anak itu."Mungkin karena dia dulu seorang fans fanatik ku."Pikirnya dalam hati.


"Baguslah kalau kau masih normal."

__ADS_1


"Tapi aku ingin melakukan satu hal lagi sebelum kembali ke LA."Ujar J-hope sembari membisikkan sesuatu ketelinga lian.


"Apa kau sudah gila."Sentak Lian sambil melotot.


__ADS_2