Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia

Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia
episode 53.


__ADS_3

Tanpa harus menunggu seminggu pun Lian sudah berhasil mendapatkan info tentang keduanya.Dan betapa terkejutnya Lian saat mengetahui kalau wanita yang dicari J-hope selama ini ternyata ibunya Eunsang.Sigadis kecil bermata bulat,berambut hitam lurus lebar dan berkulit putih itu.


"Jadi dia orangnya?Sigadis bertopeng yang selalu mengikuti mu?."


"Jadi namanya Irene."J-hope membaca laporan dari Lian,ia bahkan tidak menjawab pertanyaan asistennya itu.Selama ini ia bahkan tidak tau nama gadis itu.Ada rasa sedikit lega dalam hatinya setelah sekian lama akhirnya bisa bertemu."Itu artinya,selama ini kau tidak benar-benar mencarinya."Kini tatapan tajam J-hope terarah pada Lian.


Ya,selama ini Lian lah yang ditugaskan untuk mencari keberadaan gadis bertopeng itu,tapi Lian selalu gagal mendapatkannya.


"Maaf,aku pikir itu tidak penting."Sahut Lian penuh penyesalan.


"Sudahlah,apa lagi informasi kau dapat tentang ibunya Eunsang?."Tanyanya kembali tidak ingin membahas kegagalan asistennya itu.


"Irene tidak memiliki suami dan juga keluarga."


"Lalu siapa pria yang memeluknya waktu itu?."Tanya J-hope penasaran.Seingatnya pria itu sangat dekat dengan Irene dan juga eunsang.Irene bahkan memeluk pria itu.

__ADS_1


"Aku tidak tau,tapi yang pasti Irene tidak pernah menikah dengan siapapun."


Deg....


"Mungkinkah Eunsang...."Pikir J-hope dalam hati,tapi seketika di tepisnya."Tidak pernah menikah bukan berarti tidak bisa hidup bersama dengan seorang pria kan?."Tanya J-hope pada dirinya sendiri.Lagi pula hal seperti itu tidak menjadi masalah di negara mereka.Yang penting keduanya sama-sama suka dan mau menjalaninya meski Tanpa adanya pernikahan.


"Dari pada kau berasumsi sendiri,kenapa tidak bertanya pada nenek Paul tentang ibu gadis kecil itu."


"Namanya Eunsang."Ralat J-hope seolah tidak suka jika asistennya itu menyebut Eunsang dengan sebutan gadis kecil.


"Ya,itu maksudku.Pasti nenek Paul tau kisah gadis bertopeng yang selalu mengganggumu dulu."


Lian menghela napas panjang karena J-hope selalu menyela ucapanya.Bukankah dulu pria itu juga menggunakan sebutan yang sama?ke Napa baru sekarang pria itu selalu mengkritik ucapanya,pikir lian.


Irene sudah kembali melakukan tugasnya diresto seolah tidak terjadi apa-apa,sambil mengawasi Eunsang yang tengah bermain di temani nenek Paul.

__ADS_1


"Mom,look at this."Gadis kecil itu menunjukkan gambar hewan buatannya pada Irene dengan antusias.


"Wow..so beautiful."Jawab Irene,datang melihat hasil gambaran putri kecilnya dari dekat.Irane tidak mau menunjukan kesedihan dan kelemahannya di depan putri kesayangannya.


"Teruskan lukisanmu,mom akan menyiapkan makan sian untuk mu."Irene mentoel hidung putri cantiknya dengan senyum mengembang.


"Apa ada masalah?."Tanya nenek Paul yang ternyata mengikuti Irene ke dapur resto.


"Ahhh...nenek.menganggetkan saja."Seru Irene kaget sembari memegangi dadanya.


"Kau bisa membohongi Eunsang,tapi tidak dengan ku."Nenek Paul tau kalau Irene sedang memikirkan sesuatu dan sepertinya Irene juga terlihat seperti habis menangis.


"Sungguh nek,aku tidak apa-apa."Jawab Irene masih berbohong.


Nenek Paul hanya menghela napas melihat sikap keras kepala Irene yang tidak mau menyusahkan orang lain dalam masalahnya.

__ADS_1


"Ceritakan pada nenek dan kakek kalau kau sudah siap."Ucap nenek Paul dengan mengusap punggung Irene,lalu membiarkan Irene sendirian untuk menenangkan pikirannya.


Nenek Paul tidak ingin menekan Irene dan memilih memberikan pada Irene waktu.


__ADS_2