
Irene dan kedua rekanya berhasil menjalankan misi sesuai dengan keinginan klien mereka.Seprti biasa mereka akan mendapatkan hasil begitu misi berhasil.
Setelah pembagian hasil misi, Irene masuk kedalam kamarnya.Irene memandangi uang digenggamnya dengan jumlah yang sangat banyak.Hati kecil Irene juga membenarkan ucapan Brayan.Semakin lama identitasnya sebagai cat women di death blood akan terbongkar dan tidak selamanya juga Brayan dan Leo bisa melindunginya.
Akan tetapi balas dendam dengan kelompok the Tiger belum juga ia lakukan.Itu pula yang menjadi kendala untuk Irene menerima tawaran pekerjaan dari berbagai perusahaan yang menawarinya.
Irene terbilang mahasiswa yang sangat pintar dan berprestasi.Maka tidak heran banyak perusahaan bahkan perusahaan raksasa yang memberikan kesempatan padanya.Tapi sampai detik ini Irene tidak pernah menanggapi salah satunya karena tujuan utamanya bertahan hidup sampai detik ini hanyalah untuk menghancurkan the Tiger.
*
*
J-hope yang duduk bersantai diruangan latihan dance di kejutkan dengan kedatangan Emily.
"Emily."Gumam j-hope menaikkan alisnya sebelah menatap kearah lian.J-hope tidak tau angin apa yang membawa kekasih gelapnya itu berada di tempat latihan dancenya.
__ADS_1
Semua mata tertuju dengan kedatangan model cantik papan atas yang terkenal dengan scandal dengan beberapa produser ternama di kalangan para artis dan model.
"Sayang."Emily memeluk tubuh j-hope yang masih berpeluh akibat habis latihan."Kenapa tidak pernah menemui ku?."Tanyanya dengan nada manja seperti biasanya.
"Apa kabar tentang scandal mu dengan pria tua itu sudah reda."Sindir j-hope menaikkan sebelah alisnya.
"Kau juga percaya gosip itu?."Tanyanya lagi memanyunkan bibir seksinya pada j-hope.
Sementara Lian terlihat gerah dengan sikap keduanya.Lian tidak ingin scandal yang di ciptakan Emily berdampak buruk pada karir j-hope.
"Sayang,,aku sangat merindukanmu."Mencoba merayu j-hope yang hanya diam tanpa memberikan pembelaan padanya atas ucapan Lian.
"Sebaiknya kau pulang saja,aku masih ada latihan."
Emily kesal dengan sikap dingin j-hope padanya,di tambah lagi j-hope memilih pergi melanjutkan latihan ketimbang menemaninya sebentar saja.
__ADS_1
Dengan muka yang ditekuk Emily pergi meninggalkan tempat latihan j-hope."Awas saja."Ancamannya dalam hati.
*
*
"Aku sudah memikirkan ucapan mu,dan aku akan bekerja setelah dendam ku pada the Tiger sudah terbalas."Seru Irene dengan tegas.
Ya,setelah menyelesaikan misi rahasianya bersama zac dan gio, Irene memutuskan untuk membuat kesepakatan dengan Brayan.Bagaimanapun Irene tidak bisa terus menerus mengandalkan Brayan,ia juga harus bisa mandiri.
"Baik,kalau itu keinginan mu.Dua hari lagi kita akan Serang markas the Tiger dan menghabisi mereka sampai tak tersisa."Jawab Brayan dengan santai.Brayan juga Ingin menumpas kelompok the Tiger hingga tumpas,kelompok mafia itu sudah sangat meresahkan di kota Milan dan bukannya Death blood tidak bisa menumpas mereka dengan satu hantaman.Semau Brayan lakukan agar Irene sendiri yang melakukan sekaligus membiarkan Irene membalaskan dendamnya.
"Benarkah?."Irene terkesiap seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar."Waktunya akan segera tiba,aku tidak akan memberi ampun pada para bajingan itu."Seru Irene dengan mengepalkan kedua tangannya.
Dendam yang selama ini sudah mengakar dalam hatinya membuatnya menjadi gadis yang harus bisa berperang layaknya seperti pria.
__ADS_1
"Sekarang latihan yang keras dan persiapkan dirimu."Bryan menepuk bahu Irene sebelum meninggalkannya.Brayan tidak tahan bila harus melihat tetesan air mata gadis itu dihadapannya.Sejak tadi Brayan sudah melihat bola mata Irene berkaca-kaca dan sebelum air mata itu jatuh Brayan memilih pergi.